Hasilkan Kinerja Optimum, Reksa Dana Campuran Semesta Ini Pantas Dilirik

Meski memiliki porsi saham yang besar, reksa dana ini bisa menghasilkan risiko yang relatif rendah dengan return optimum
Bareksa • 31 May 2017
cover

Ilustrasi kinerja investasi reksa dana. Copyright: sifotography / 123RF Stock

Bareksa.com –  Dalam memilih reksa dana sebagai pilihan produk investasi, tentunya potensi risiko dan keutungan (return) menjadi pertimbangan yang utama bagi investor. Sebab, pada dasarnya imbal hasil dari setiap jenis investasi akan berbanding lurus dengan risikonya. Jika semakin tinggi tingkat keuntungan yang berpotensi didapatkan, maka risikonya akan semakin besar (high risk high return)

Meski begitu, bukan berarti tidak ada produk reksa dana yang memiliki risiko relatif rendah dengan hasil keuntungan yang optimum. Contohnya, kinerja Semesta Dana Maxima yang tersedia di Marketplace Reksa Dana Bareksa ini tergolong baik dengan risiko yang rendah.

Risiko dari reksa dana yang berjenis campuran ini relatif lebih rendah apabila dibandingkan dengan produk sejenis yang ada di Marketplace Bareksa. Hal ini dapat terlihat dengan nilai standar deviasi yang mencerminkan risiko hanya sekitar 0,0262. Sementara itu, dengan keuntungan (return) 1,35 persen dalam sebulan terakhir ini, reksa dana ini juga masuk dalam lima besar urutan return tertinggi. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada tabel berikut ini. 

Tabel: Daftar Reksa Dana Campuran di Marketplace Bareksa

Sumber: Bareksa.com

Reksa dana yang dikelola oleh PT Semesta Aset Manajemen ini memiliki catatan rekam jejak yang cukup baik dalam mencetak keuntungan pada periode tertentu. Seperti yang tampak pada tabel di atas, reksa dana ini mampu menghasilkan return 15,59 persen dalam setahun dan 26,27 persen dalam tiga tahun terakhir. 

Pertumbuhan return reksa dana ini cenderung stabil dan berkali lipat lebih besar daripada acuannya (benchmark). Return indeks reksa dana campuran sendiri pada periode setahun terakhir hanya sebesar 4,96 persen dan pada periode tiga tahun hanya 7,88 persen. 

Maka dari itu, pantas saja jika produk ini mendapat nilai yang bagus menurut Barometer Bareksa untuk ukuran dana kelolaan (asset under management/AUM) di bawah Rp100 miliar. Semesta Dana Maxima mendapatkan nilai 4,5 dari skala 5 yang artinya nyaris sempurna, baik dalam kinerja maupun risiko yang terukur.

Grafik: Perbandingan Return Semesta Dana Maxima dengan Benchmark, Periode 1 Tahun

Sumber: Bareksa.com

Berdasarkan fund fact sheet, reksa dana ini menempatkan isi portofolionya pada saham dan aset pasar uang dengan porsi masing-masing sebesar 61 persen dan 33,2 persen dari asetnya. Sementara itu, sisanya sekitar 5,8 persen ditempatkan pada obligasi. Dengan porsi yang besar pada pasar keuangan, kinerja reksa dana ini cenderung lebih stabil. 

Adapun porsi saham yang sebesar 61 persen dari portofolio reksa dana yang diluncurkan sejak tahun 2004 ini mayoritas dialokasikan pada saham-saham di sektor industri dasar, keuangan, dan infrastruktur. Berdasarkan data Bareksa, sektor keuangan dan industri dasar sendiri tercatat meningkat hingga mencapai 50,83 persen dan 37,05 persen dalam setahun terakhir ini. 

Reksa dana ini dapat menjadi pilihan alternatif investor untuk berinvestasi dalam jangka menengah hingga panjang dengan risiko yang moderat (sedang). Oleh karena itu, setiap investor sebelum berinvestasi dapat mengetahui tujuan dan profil risiko masing-masing terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar dapat menentukan pilihan produk reksa dana yang tepat untuk berinvestasi. (hm)

**

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksa dana, klik tautan ini
- Pilih reksa dana, klik tautan ini
- Belajar reksa dana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana..