Harga Emas Pasca Imlek Kinclong, Ini Prospek Cuan Investasi Logam Mulia di Tahun Kelinci Air

Logam mulia kembali sumringah memasuki Tahun Kelinci Air, karena dinilai sebagai instrumen yang aman di tengah ancaman resesi
Abdul Malik • 24 Jan 2023
cover

Ilustrasi investasi emas batangan atau logam mulia. (Shutterstock)

Bareksa.com - Harga emas hari ini, Selasa (24/1/2022) baik di pasar global maupun dalam negeri pasca libur Imlek, tercatat kembali naik meski geraknya terbatas. Logam mulia kembali sumringah memasuki Tahun Kelinci Air, karena dinilai banyak kalangan sebagai instrumen yang aman di tengah ancaman resesi. 

Harga Emas Hari ini, Selasa (24/1/2022) : 

Emas​​

Harga Beli

Emas pasar spot 

US$1.931,25 per troy ounce

Emas Treasury

Rp960.786  per gram

Emas Pegadaian

Rp967.000 per gram

Emas Antam

Rp1.037.000 per gram

*Data emas spot per pukul 06.18 WIB, Sumber : Logam Mulia, CNBC Indonesia, Bareksa

Investasi Emas Aman dan Mudah, Klik di Sini

Melansir laman Treasury, harga emas berbalik menguat menjelang rapat Federal Reseve/Fed atau Bank Sentral Amerika Serikat (AS) pekan depan. Hal ini disebabkan oleh investor yang melihat data-data ekonomi yang bisa mengarah ke perlambatan kenaikan suku bunga The Fed.

Harga emas dunia di pasar spot hari ini naik 0,24% ke US$1.931,19 per troy ounce. Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures, Bob Haberkorn mengatakan emas bergerak terbatas karena hasil obligasi dan dolar AS sedikit naik. 

Investor mulai masuk ke emas karena melihat level support untuk logam mulia ini di harga US$1.950 per troy ounce, sehingga bisa bergerak ke US$2.000 per troy ounce. Menurut analis senior di Kitco Metals, Jim Wyckoff, aksi jual ringan turut membatasi gerak emas setelah logam mulia itu menembus level tertinggi selama delapan bulan. 

Saat ini, indeks dolar AS stabil di 102,05 dan kenaikan emas dibatasi oleh imbal hasil benchmark Obligasi Pemerintah AS yang mendekati level tertinggi. Pedagang emas menilai ada 98% peluang bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga acuannya 25 basis poin pada bulan depan atau Februari 2023.

Sementara itu Analis CMC Markets, Michael Hewson optimistis harga emas masih berpotensi menguat. Selama 2022, logam mulia itu bergerak sangat volatil menjelang Federal Open Market Committee. Pengecualian ini berlangsung pada Desember 2022 yang harga logam mulia itu justru naik menjelang rapat Bank Sentral AS. Sebab saat itu pasar optimistis The Fed akan menurunkan laju kenaikan suku bunganya jadi 50 basis poin.

Hewson mengatakan momentum terbesar akan terjadi saat pertemuan bank sentral. Emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil memang cenderung lebih baik di lingkungan suku bunga yang lebih rendah. Tak hanya itu, India diperkirakan akan memangkas bea masuk emas. Kebijakan ini bisa menaikkan penjualan ritel dengan harga logam lebih murah menjelang musim puncak permintaan emas. 

Pada saat ini pelaku pasar menanti data-data ekonomi AS, seperti klaim pengangguran, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB) AS diperkirakan akan tumbuh melambat dari 3,2% pada kuartal III 2022 jadi 2,6% di kuartal IV 2022. Analis berpendapat dampak kebijakan moneter sudah terasa. 

Sementara Indeks Utama Ekonomi AS dari The Conference Board, turun 1% menjadi 110,5 pada Desember 2022, mengekor penurunan November yang sebesar 1,1%. Penurunan indeks utama ini juga ikut mendukung emas. 

Kekuatan Emas

Penurunan pertumbuhan ekonomi bisa memperbesar kecemasan terhadap resesi dan membuat investor beralih ke instrumen yang lebih aman seperti emas. Logam mulia ini memang punya kelebihan-kelebihan dibandingkan dengan instrumen lainnya.

Emas terkenal sebagai instumen investasi yang tahan terhadap inflasi dan harganya cenderung stabil ketika ekonomi memburuk. Harganya pun naik setiap tahun.

Untuk harga emas di dalam negeri, antara lain dipengaruhi oleh harga emas di pasar dunia. Karena itu, naik turunnya harga emas di pasar dunia, akan mempengaruhi harga emas di dalam negeri. Harga emas dalam negeri juga dipengaruhi permintaan dan penawaran, serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Untuk berinvestasi emas logam mulia atau emas batangan, saat ini juga tidak susah. Kamu bisa membelinya secara online melalui smartphone melalui aplikasi emas digital seperti Bareksa Emas yang menyediakan emas Treasury dan Pegadaian.

Selain itu, emas juga merupakan instrumen investasi yang mudah sekali dijual alias cair banget. Tidak heran kalau banyak orang menjadikan emas sebagai instrumen dana darurat.

Investasi Emas Aman dan Mudah, Klik di Sini

Promo Investasi Emas di Bareksa

Smart investor yang merupakan investor pemula sekalipun bisa dengan mudah berinvestasi emas. Hanya dengan menggunakan smartphone, Kamu bisa membelinya secara online seperti lewat fitur Bareksa Emas di Bareksa.​

Kamu bisa berinvestasi emas dari manapun dan kapanpun. Dalam menyediakan fitur Bareksa Emas,  Bareksa bekerja sama dengan Pegadaian, Treasury, dan Indogold. Bareksa Emas sebagai alternatif pilihan investor untuk memiliki emas fisik yang bisa dibeli secara digital atau emas online. 

Mitra pengelolaan emas di Bareksa Emas, berlisensi sebagai pedagang emas digital dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan.

Menyambut tahun baru 2023, Smart Investor tentu punya resolusi keuangan yang ingin dicapai. Sebelumnya, pengalaman investasi emas di tahun 2022 bisa menjadi pelajaran berharga untuk melanjutkan meraih financial freedom di masa depan. 

Bareksa hadir menemani perjalanan investasi Smart Investor, sekaligus memberikan promo yang membuat makin semangat. Untuk pembelian emas logam mulia di Bareksa, Smart Investor bisa meraih reksadana hingga Rp150.000 sesuai dengan level investor saat ini. 

Catat kode promonya sesuai level investasi berikut ini :

Rookie

  • Minimal pembelian emas Rp500.000
  • Hadiah voucher reksadana @ Rp25.000 untuk 50 investor pembeli tercepat
  • Hadiah voucher reksadana @ Rp25.000 untuk 50 investor pembeli terbesar
  • Kode promo: SGOLD25

Secure & Wealthy

  • Minimal pembelian emas Rp1 juta
  • Hadiah voucher reksadana @ Rp75.000 untuk 50 investor pembeli tercepat
  • Hadiah voucher reksadana @ Rp75.000 untuk 50 investor pembeli terbesar
  • Kode promo: SGOLD75

Rich & Freedom

  • Minimal pembelian Rp2,5 juta
  • Hadiah voucher reksadana @ Rp150.000 untuk 25 investor pembeli tercepat
  • Hadiah voucher reksadana @ Rp150.000 untuk 25 investor pembeli terbesar
  • Kode promo: SGOLD150

Kalau sudah catat kode promonya, simak syarat dan ketentuan promo berikut ini :

Syarat dan Ketentuan Promo Cerita Investasi Emas 

1. Periode promo berlaku dari tanggal 11 Januari 2023 pukul 00.01 WIB - 31 Januari 2023 pukul 23.59 WIB
2. Promo berlaku untuk pembelian produk emas di Bareksa dengan metode pembayaran apa saja dan memasukkan kode promo yang dipilih sesuai dengan level investasi dari investor
3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa
4. Investor dengan nominal pembelian tercepat atau terbesar berhak mendapatkan hadiah5. Satu investor hanya berhak memenangkan 1 (satu) jenis hadiah pada program promo dalam satu periode selama kuota tersedia
6. Pengumuman pemenang pada tanggal 17 Februari 2023 melalui media sosial Bareksa dan email kepada para pemenang tersebut
7. Hadiah atas promo ini tidak dapat diuangkan dan dipindah tangankan
8. Keputusan Bareksa menentukan pemenang atas promo ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
9. Seluruh pajak hadiah atas promo ini akan ditanggung Bareksa
10. Bareksa memiliki hak untuk dapat membatalkan pemenang atas hadiah dari promo ini jika pemenang terbukti melakukan kecurangan, pelanggaran terhadap hukum sehubungan dengan keikutsertaannya dalam promo ini atau tidak dapat dihubungi

Ayo lanjutkan perjalanan investasi emas dan raih financial freedom bersama Bareksa.

Investasi Emas Aman dan Mudah, Klik di Sini

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin investasi emas dan reksadana di Bareksa? 

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.