Grab Akuisisi Saham Elang Mahkota, Harga Emas Naik 1,86 Persen Sepekan

Imbal hasil obligasi Indonesia tenor 10 tahun naik ke 6,5 persen dari pekan sebelumnya 6,45 persen
Abdul Malik • 19 Apr 2021
cover

Ilustrasi investor yang sedang memantau perkembangan pasar saham atau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), SBN, harga minyak hingga emas, yang berpengaruh terhadap investasinya di reksadana dan SBN. (Shutterstock)

Bareksa.com -  Indeks saham (IHSG) selama sepekan periode 12-16 April 2021 naik 0.26 persen ke level 6,086.26. Kenaikan itu ditopang sektor pertambangan dan perkebunan yang masing-masing meningkat 1,99 persen dan 2,03 persen pada akhir pekan. Investor asing melakukan aksi jual di pasar saham sekitar Rp141.63 miliar.

Imbal hasil obligasi Indonesia tenor 10 tahun naik ke level 6,5 persen dari pekan sebelumnya di 6,45 persen. Investor asing mencatatkan penjualan pada SBN sekitar Rp3.59 triliun pada pekan lalu (14/04).

Grab dikabarkan telah membeli saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) sekitar 4 persen senilai lebih dari Rp4 triliun atau setara SGD366 juta dalam penjualan private placement EMTK pada 5 April 2021.

Hal ini diperkirakan membuat valuasi harga saham EMTK menjadi lebih murah dan menyebabkan harga sahamnya naik cukup signifikan pada 15 April 2021 sekitar 7,14 persen di harga Rp2,550 per saham. Sejak awal tahun, saham EMTK sudah meroket 82 persen.

Pergerakan Saham EMTK YtD (30 Dec 2020 – 16 April 2021)

Sumber: Bareksa

Harga Emas dan Minyak

Harga emas spot telah naik 0,3 persen menjadi US$1,776.37 per ons troi pada Jumat (16/04), setelah mencapai level tertinggi sejak 26 Februari di US$1,769.37 pada Kamis (15/04). Harga emas sudah naik 1.86 persen sepanjang pekan lalu. 

Sedangkan harga minyak mentah dunia melemah pada Jumat (16/04). Sentimen positif meningkatnya permintaan minyak yang ditopang pemulihan ekonomi Tiongkok tertahan oleh kekhawatiran akan meningkatnya kasus Covid-19 di penjuru dunia. Harga minyak mentah Brent turun 0,24 persen ke US$66.77 per barel. Dalam sepekan, harga minyak Brent menguat 6,2 persen.

Adapun Jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai 17 April 2021 sebanyak 398,125 kasus. Dari jumlah kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 384,652 dengan tingkat kesembuhan 96.6 persen, dan total 6,520 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2.7 persen.

(Sigma Kinasih/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS

DISCLAIMER​
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.