IHSG Menghijau, 5 Saham Ini Paling Banyak Diburu Investor Asing
Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) sebanyak Rp559 miliar di Bursa Efek Indonesia

Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) sebanyak Rp559 miliar di Bursa Efek Indonesia
Bareksa.com- Hingga pukul 15.35 WIB hari ini, 13 Desember 2018, Indeks Harga Sahaam Gabungan (IHSG) bergerak menghijau 0,98 persen ke level 6.175,36, dibandingkan penutupan sebelumnya 6.115,58. Seiring dengan naiknya IHSG, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) sebanyak Rp559 miliar.
IHSG menguat terdorong pergerakan saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang senada dengan bursa saham utama kawasan Asia, yang kompak ditutup di zona hijau pada perdagangan kemarin. Beberapa peristiwa global menjadi sentimen positif untuk pergerakan IHSG hari ini.
Perkembangan terkait dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China yang positif mengangkat kinerja bursa saham benua kuning. Selasa (11 Desember 2018), Wakil Perdana Menteri China Liu He telah berbicara melalui telepon dengan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer. AS dan China tengah menyusun rencana kerja sebagai tindak lanjut kesepakatan yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Argentina awal bulan ini.
Promo Terbaru di Bareksa
Lebih lanjut, China dikabarkan siap memangkas bea masuk bagi impor mobil asal AS dari 40 persen menjadi 15 persen, seperti dikutip dari Reuters. Sebelumnya, sebagai bagian dari balasan atas bea masuk yang dikenakan oleh AS, China membebankan bea masuk ekstra sebesar 25 persen bagi mobil-mobil pabrikan AS yang masuk ke negaranya sehingga total tarifnya menjadi 40 persen.
Sementara itu, pada perdagangan hari ini, saham yang paling diborong asing di BEI adalah saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang diborong hingga Rp128 miliar.
Selain itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dibeli asing hingga Rp93 miliar. Di urutan ketiga dan keempat adalah saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang dibeli asing Rp54 miliar dan Rp40 miliar.
Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) juga tak luput dari incaran asing sebesar Rp29,6 miliar.

Pada transaksi saham PTBA, tercatat Credit Suisse Securities (CS) sebagai pembeli terbesar. Broker ini membeli 74.500 lot saham PTBA pada harga rata-rata Rp4.453,6 per saham senilai Rp33,1 miliar.
Selanjutnya, Merrill Lynch Securities (ML) juga ikut memborong saham PTBA sebanyak 69.000 lot, pada harga rata-rata Rp4.462,1 per saham senilai Rp30,8 miliar. Pembelian terbesar berikutnya dilakukan oleh Macquarie Securities (RX) yang membeli saham 55,4 ribu lot saham senilai Rp25 miliar.
Grafik Pergerakan harga Saham PTBA Intraday

Sumber: Bareksa.com
Seiring dengan pembelian bersih investor asing, harga saham PTBA juga terdorong naik. Hari ini, harga saham PTBA naik 4,2 persen ke level Rp4.490 jika dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. (hm)
DISCLAIMER
Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui saham mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami kinerja keuangan saham tersebut.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.210,58 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.190,48 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.162,65 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.048,49 | - | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
