Harga Batu Bara Menguat, Saham Adaro Melonjak 3,4 Persen Pimpin Sektor Tambang
Indeks sektor pertambangan naik 0,87 persen atau 11,98 poin menjadi 1.392,48.

Indeks sektor pertambangan naik 0,87 persen atau 11,98 poin menjadi 1.392,48.
Bareksa.com - Saham-saham perusahaan yang bergerak di sektor tambang bergerak positif pada perdagangan hari ini (5 Juni 2017), sehingga menopang peningkatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Harga batu bara di pasar global yang meningkat menjadi sentimen pendorong saham para produsen komoditas ini di Bursa Efek Indonesia.
Hingga pukul 10:59 WIB, indeks sektor pertambangan (mining) tercatat naik 0,87 persen atau 11,98 poin menjadi 1.392,48. Sektor ini menjadi pendorong terbesar peningkatan IHSG yang naik 0,27 persen atau 15,40 poin ke 5.757,85.
Grafik: Pergerakan Indeks Sektor Pertambangan Intraday
Promo Terbaru di Bareksa

Sumber: Bareksa.com
Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencatat peningkatan 3,4 persen menjadi Rp 1.520. Tidak berbeda saham PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) naik 3,36 persen menjadi Rp123. Saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) menguat 1,44 persen ke Rp 2.120 dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 1,39 persen menjadi Rp 10.950.
Pada saat yang sama, harga saham PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), yang merupakan kontraktor pertambangan juga terkena dampak positif. Saham DOID menguat 6,16 persen menjadi Rp 865 dan sempat menyentuh level tertinggi intraday di level Rp 875.
Peningkatan harga saham-saham terkait batu bara ini seiring dengan lonjakan di harga batu bara global. Berdasarkan data Barchart.com, harga batu bara NewCastle untuk pengiriman Juni 2017 di ICE Futures tercatat naik 2,01 persen menjadi US$ 76 per metrik ton, pada penutupan pasar Jumat, 2 Juni 2017.
Grafik: Pergerakan Harga Batu Bara Bulanan

Sumber: indexmundi.com
Harga batu bara thermal bulanan di Australia memang terpantau mengalami pembalikan arah. Per April 2017, harganya sudah naik menjadi US$ 90,69 per metrik ton dibandingkan US$ 86,3 per metrik ton pada Maret 2017. Namun, harga komoditas ini masih lebih rendah 15,36 persen dibandingkan 6 bulan lalu yang berada di level US$107,15 per metrik ton.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.201,21 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.163,13 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.195,69 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.041,83 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
