BeritaArrow iconKategoriArrow iconArtikel

TEKNIKAL HARI INI: Potensi Penguatan BBCA & TMAS; Waspadai MAIN & BWPT

08 Juni 2015
Tags:
TEKNIKAL HARI INI: Potensi Penguatan BBCA & TMAS; Waspadai MAIN & BWPT
Peternak memberi pakan ayam potong di Desa Bladu Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan, Probolinggo. (ANTARA FOTO/Adhitya Hendra)

Saham MAIN dan BWPT masih berada pada area jenuh beli (oversold)

Bareksa.com - Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) diperkirakan akan menguat pada perdagangan hari ini, Senin 8 Juni 2015. Keduanya berhasil bertahan di level support masing-masing dan indikator Relative Strength Index (RSI) keduanya juga telah sinyal pembalikan arah.

Sementara itu, pelaku pasar perlu mewaspadai pergerakan saham PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) dan PT Eagle High Plantation Tbk (BWPT) karena diperkirakan aksi jual pada kedua saham ini masih akan sangat besar. Indikator RSI keduanya juga telah berada pada area jenuh beli (overbought). Jadi, potensi pelemahan masih lebih besar dibandingkan penguatan pada kedua saham tersebut.

RSI adalah indikator momentum yang membandingkan besaran kenaikan dan penurunan harga saham dalam rentang nilai 0 sampai 100. Harga saham cenderung turun apabila telah memasuki area overbought dan cenderung naik apabila telah memasuki area oversold. Saham bisa dikatakan overbought bila mempunyai nilai RSI di atas 70 dan oversold jika berada di bawah 30.

Promo Terbaru di Bareksa

RSI merupakan tolak ukur sederhana dalam melihat kurva teknikal yang dapat digunakan sebagai penyaring (screening) awal dalam pemilihan saham-saham yang bisa dicermati untuk melakukan pembelian dan juga yang perlu diwaspadai untuk melakukan penjualan. Namun, RSI hanya menunjukkan kecenderungan, bukan kepastian arah gerakan harga saham ke depan. Pasalnya masih ada faktor lain yang mempengaruhi dari pergerakan harga saham.

Potensi Penguatan BBCA dan TMAS

Harga saham BBCA diperkirakan akan menunjukkan pembalikan arah dan mulai menguat pada perdagangan hari ini setelah terus mengalami tekanan jual sejak dua bulan lalu. Meski indikator RSI belum menyentuh area oversold, tapi indikasi pembalikan arah sudah tampak pada indikator ini setelah berhasil bertahan ditutup di atas level support-nya pada perdagangan jum'at lalu.

Pada perdagangan hari ini, pergerakan saham BBCA diperkirakan akan menguat menuju harga Rp13.975 yang merupakan level resisten pertamanya. Jika level ini berhasil dilewati, maka potensi penguatan akan terus berlanjut dalam jangka menengah.

Saham TMAS juga berhasil bertahan di dekat level support-nya pada perdagangan jum'at lalu. Indikator RSI yang berada di dekat area jenuh jual (oversold) menunjukkan tekanan jual saham TMAS sudah mulai berkurang.

Selain itu, indikator RSI pun telah menunjukkan tren pembalikan arah (reversal).

Illustration

Illustration

Sumber: Bareksa.com

Waspadai MAIN dan BWPT

Berbeda dengan saham BBCA dan TMAS, potensi pelemahan sangat besar terjadi pada saham MAIN. Indikator RSI pun masih menunjukkan tren menurun dan belum memperlihatkan tanda-tanda adanya pembalikan arah.

Saham MAIN diperkirakan masih akan melemah menuju level support Rp1.780. Jika level support ini berhasil dilewati, maka pelemahan masih akan berlanjut menuju level support berikutnya Rp1.700.

Selain saham MAIN, saham lainnya yang patut diwaspadai adalah saham BWPT. Meski pada perdagangan jum'at kemarin sempat menguat, tapi potensi turunnya harga saham masih lebih besar dibanding kenaikan harga sahamnya. Hal ini ditunjukkan oleh indikator RSI yang masih bertahan di area jenuh beli (overbought).

Harga saham BWPT diperkirakan masih mencoba bertahan di level Rp400, tapi besar kemungkinan akan terkoreksi turun menuju level support Rp365.

Illustration

Illustration

Sumber: Bareksa.com

Disclaimer: Publikasi ini hanya berasal dari satu metode analisa teknikal dan tidak dimaksudkan untuk menjadi dasar keputusan investasi apapun. Investor harus menetapkan sendiri keputusan investasi sesuai dengan strategi dan tujuan investasi.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.205,01

Down- 0,89%
Up1,74%
Down- 0,12%
Up7,82%
Up19,69%
Up15,87%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.164,3

Down- 0,41%
Up2,34%
Up0,79%
Up7,74%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.195,82

Up0,05%
Up2,44%
Up0,93%
Up8,12%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.045,49

Down- 1,51%
Up2,95%
Down- 0,20%
---
Tags:

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua