BeritaArrow iconKriptoArrow iconArtikel

Apa Itu Blockchain? Pengertian, Cara Kerja, Manfaat, dan Bedanya dengan Kripto

18 Juli 2026
Tags:
Apa Itu Blockchain? Pengertian, Cara Kerja, Manfaat, dan Bedanya dengan Kripto
Ilustrasi investor sedang memantau perkembangan pasar kripto. (Shutterstock)

Apa itu blockchain? Pelajari pengertian, cara kerja, manfaat, perbedaannya dengan kripto, regulasi OJK, hingga peluang tokenisasi aset dan Real World Asset (RWA).

Bareksa - Blockchain adalah teknologi pencatatan digital yang menjadi fondasi berbagai inovasi aset keuangan digital, termasuk aset kripto.

Namun blockchain tidak sama dengan kripto. Teknologi ini kini digunakan dalam pembayaran digital, logistik, identitas digital, hingga tokenisasi aset seperti obligasi, emas, dan properti.

Di Indonesia, pengaturan aset keuangan digital dan aset kripto berada di bawah OJK sesuai amanat UU P2SK.

Promo Terbaru di Bareksa


Key Takeaways

  • Blockchain adalah teknologi, bukan produk investasi.

  • Kripto hanyalah salah satu aplikasi blockchain.

  • Blockchain digunakan di banyak industri, bukan hanya keuangan.

  • OJK mengawasi aset keuangan digital dan aset kripto.

  • Blockchain menjadi fondasi tokenisasi aset (RWA).

Apa Itu Blockchain?

Blockchain merupakan sistem pencatatan digital yang menyimpan data dalam blok-blok yang saling terhubung menggunakan kriptografi.

Berbeda dengan database konvensional yang dikelola satu pihak, blockchain didistribusikan ke banyak komputer (node), sehingga data lebih transparan dan sulit dimanipulasi.

Blockchain vs Database Tradisional

Aspek

Blockchain

Database Tradisional

Pengelola

Terdesentralisasi

Terpusat

Penyimpanan

Banyak node

Satu server

Transparansi

Tinggi

Terbatas

Perubahan Data

Sangat sulit

Dapat diubah admin

Contoh

Ethereum

Core Banking

Sumber: berbagai sumber, diolah

Bagaimana Blockchain Bekerja?

Secara sederhana prosesnya sebagai berikut.

  1. Pengguna melakukan transaksi.

  2. Transaksi diverifikasi jaringan.

  3. Data dimasukkan ke blok baru.

  4. Blok dikaitkan dengan blok sebelumnya.

  5. Seluruh jaringan memperbarui data.

Cara Kerja Blockchain

Tahap

Penjelasan

1

Pengguna mengirim transaksi

2

Jaringan melakukan verifikasi

3

Transaksi masuk ke blok

4

Blok ditambahkan ke blockchain

5

Seluruh node memperbarui data

Sumber: berbagai sumber, diolah

Blockchain Tidak Sama dengan Kripto

Kesalahan paling umum adalah menganggap blockchain dan kripto merupakan hal yang sama.

Padahal blockchain adalah teknologi, sedangkan aset kripto merupakan salah satu aplikasi yang dibangun di atas teknologi tersebut.

Blockchain vs Kripto

Blockchain

Kripto

Teknologi

Aset digital

Infrastruktur

Produk

Digunakan berbagai industri

Digunakan sebagai aset

Tidak selalu memiliki token

Memiliki token

Sumber: berbagai sumber, diolah

Blockchain Digunakan untuk Apa?

Pemanfaatan blockchain berkembang jauh melampaui Bitcoin.

Contoh Pemanfaatan Blockchain

Industri

Contoh

Perbankan

Pembayaran lintas negara

Pasar Modal

Tokenisasi obligasi

Emas

Token emas digital

Properti

Tokenisasi properti

Supply Chain

Pelacakan barang

Pemerintah

Identitas digital

Sumber: berbagai sumber, diolah

Mengapa Blockchain Penting bagi Investor?

Investor tidak harus membeli aset kripto untuk mendapatkan manfaat dari perkembangan blockchain.

Teknologi ini diperkirakan menjadi fondasi berbagai inovasi investasi digital, termasuk tokenisasi aset seperti:

  • obligasi,

  • emas,

  • properti,

  • reksa dana,

  • surat utang pemerintah.

Evolusi Blockchain

Generasi

Fokus

Blockchain 1.0

Bitcoin

Blockchain 2.0

Smart Contract

Blockchain 3.0

DeFi

Blockchain 4.0

Tokenisasi Aset (RWA)

Sumber: berbagai sumber, diolah

Bagaimana Regulasi Blockchain dan Kripto di Indonesia?

Peralihan kewenangan pengaturan aset keuangan digital kepada OJK merupakan amanat UU P2SK.

OJK telah menerbitkan berbagai regulasi, antara lain:

Regulasi Utama

Regulasi

Fungsi

UU P2SK

Dasar hukum

POJK 27/2024

Pengaturan AKD & Kripto

SEOJK 20/2024

Pedoman penyelenggara

Sumber: OJK, diolah

Kesimpulan

Blockchain bukan sekadar teknologi di balik Bitcoin, tetapi fondasi transformasi sektor keuangan digital. Memahami blockchain akan memudahkan investor mengenal inovasi berikutnya, seperti stablecoin, tokenisasi aset, hingga Real World Asset (RWA).

Super App Investasi Terbaik - Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Selain itu, Bareksa juga menyediakan transaksi saham, SBN, emas digital fisik secara terintegrasi. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.

Daftar untuk Mulai Investasi di Bareksa

Disclaimer

Artikel ini bersifat edukatif dan tidak merupakan rekomendasi investasi. Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi, termasuk potensi kehilangan seluruh modal. Pastikan kamu memahami risiko sebelum berinvestasi.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.225,99

Up0,98%
Up1,30%
Up1,62%
Up6,28%
Up20,47%
Up14,56%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.182,87

Up0,97%
Up1,92%
Up2,39%
Up6,44%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.028,42

Up0,97%
Down-2,34%
Down-1,83%
---

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.201,67

Up0,50%
Up1,08%
Up1,42%
Up5,32%
--

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua