BeritaArrow iconEmasArrow iconArtikel

Bareksa Insight : Prospek Emas Mencorong Pasca Bank Sentral AS Hentikan Kenaikan Suku Bunga

Abdul Malik08 Juni 2023
Tags:
Bareksa Insight : Prospek Emas Mencorong Pasca Bank Sentral AS Hentikan Kenaikan Suku Bunga
Ilustrasi investasi emas batangan dan reksadana yang digambarkan dengan tumpukan emas dan koin. (Shutterstock)

Target harga emas yang cukup konservatif untuk tahun ini direntang Rp1,05 juta hingga Rp1,15 juta per gram

Bareksa.com - Harga emas dalam beberapa pekan terakhir cukup landai di tengah ketidakpastian yang seharusnya bisa mendorong logam mulia. Ketidakpastian itu di antaranya risiko gagal bayar Amerika Serikat (AS) yang akhirnya bisa diselesaikan melalui kesepakatan kenaikan batas atas utang.


Illustration


Sumber : World Gold Council

Promo Terbaru di Bareksa

Tim Analis Bareksa memprediksi emas masih akan solid dalam beberapa bulan ke depan. Prediksi itu seiring 7 dari 10 bank sentral dunia masih menunjukkan minatnya untuk memborong logam kuning dalam 12 bulan ke depan, berdasarkan survei World Gold Council.

Apalagi, beberapa bank sentral juga memprediksi dolar AS akan melemah tahun ini akibat potensi resesi ringan di Negara Paman Sam dalam 6 bulan-12 bulan mendatang.

Masih kuatnya pasar tenaga kerja Negara Adidaya membuat harga emas kembali terpuruk akibat kembali menguatnya dolar AS saat ini. Namun Tim Analis Bareksa menilai hal itu bersifat sementara.

Penurunan harga emas justru bisa jadi peluang positif bagi investor untuk mengakumulasi logam mulia. Sebab target harga emas yang cukup konservatif untuk tahun ini di rentang Rp1,05 juta hingga Rp1,15 juta per gram, dari level saat ini di kisaran Rp960.000 - Rp980.000 per gram (per 8/6/2023).

Beli Emas di Sini

Manfaat Investasi Emas

Emas telah lama dijadikan salah satu instrumen investasi. Alasannya antara lain emas mampu mempertahankan nilainya yang tidak pernah menjadi nol serta kebal terhadap inflasi. Tapi apa saja sebenarnya manfaat dari investasi emas? Berikut 9 keuntungan investasi logam mulia :

1. Emas Pelindung dari Inflasi

Waktu telah membuktikan bahwa emas satu-satunya komoditas yang dapat mempertahankan nilainya dalam jangka panjang dan mampu menaklukkan inflasi. Dengan nilai yang meningkat seiring dengan biaya hidup, seringkali emas mencapai nilai tertingginya selama periode inflasi tinggi.

Ketika ada kenaikan inflasi, nilai uang itu sendiri menjadi rendah. Sebaliknya, harga emas logam mulia justru naik lebih tinggi harganya sehingga membuat emas semakin berharga.

2. Emas Instrumen Diversifikasi Aset

Investasi emas termasuk jenis investasi yang sangat baik untuk diversifikasi. Logam mulia ini memiliki risiko yang sangat rendah tetapi nilainya terus mengalami kenaikan.

Selain itu, pergerakan harga emas biasanya berlawanan dengan pasar saham. Saat pasar saham mengalami penurunan, pemilik emas tidak akan terlalu rugi karena harga emas akan meningkat.

Manfaat diversifikasi adalah dapat menjaga aset dari peristiwa ekonomi yang tidak terduga. Emas logam mulia atau emas batangan termasuk investasi yang dapat menawarkan jenis diversifikasi dan perlindungan untuk portofolio dan tidak ada aset dengan keistimewaan seperti yang dimiliki emas.

3. Nilai Emas Selalu Meningkat

Investasi emas termasuk instrumen yang sangat minim risiko soal nilainya. Salah satu alasannya keberadaan emas saat ini sangat diminati masyarakat. Misalnya di India, emas dianggap menguntungkan dan tidak ada perayaan yang lengkap tanpa hadirnya emas.

Selain itu, keterbatasan pasokan emas juga memastikan bahwa harga emas akan selalu mengalami kenaikan signifikan serta memiliki permintaan sangat tinggi.

Sebagai gambaran, harga emas Antam di situs logammulia.com hari ini 13 Mei 2022 terpantau Rp969.000 per gram. Harga emas Antam hari ini sudah naik sekitar 60 persen dibandingkan Rp606.000 pada lima tahun lalu.

4. Likuid

Permintaan emas yang tinggi memastikan bahwa emas mudah dijual. Kondisi itu membuat emas jadi aset sangat likuid atau mudah dicairkan jadi uang. Keberadaan emas sangat dihargai di manapun sehingga sangat mudah untuk menjual emas dan menerima uang tunai saat sedang mengalami krisis.

Beli Emas di Sini

5. Emas Jadi Penyeimbang Devaluasi Mata Uang

Ketidakpastian keuangan dapat mengakibatkan mata uang terkuat kehilangan nilainya. Saat mata uang ini dapat dicetak 'sesuka hati', sebaliknya emas sebagai aset berwujud tidak dapat direproduksi dengan mesin makanya diyakini dapat melindungi para investor dari devaluasi mata uang.

6. Emas Mudah Diperjualbelikan

Emas sebagai barang yang sangat mudah diperjualbelikan berkat kemampuan untuk mempertahankan nilainya dalam jangka panjang. Emas logam mulia dapat bertahan dari ketidakpastian finansial yang turun naik. Makanya tak heran kalau sebagian besar negara percaya memiliki cadangan emas sangat besar yang dapat digunakan untuk memerangi berbagai situasi. Makanya, emas sering disebut sebagai aset safe haven (aset aman).

7. Emas Mudah Dimiliki

Seiring perkembangan teknologi, sekarang ini untuk memiliki investasi emas tidak butuh proses panjang. Seperti fitur Bareksa Emas di super app investasi Bareksa. Dengan pemanfaatan teknologi digital, setiap individu bisa berinvestasi emas baik itu bentuk perhiasan, kepingan bahkan batangan dengan fasilitas titipan di Bareksa Emas.

8. Emas Bisa Menjadi Dana Darurat

Emas termasuk investasi jangka panjang karena keuntungan tidak bisa kita dapatkan dengan cepat. Investasi emas memang sangat menjanjikan, dan pada kondisi ekonomi yang stabil harga emas cenderung stabil.

Fluktuasi harga emas tergantung pada nilai mata uang nasional terhadap mata uang asing. Walaupun kenaikan harga emas bisa terjadi beberapa tahun sekali, logam mulia emas memiliki harga yang cenderung naik daripada turun.

Untuk itu, investasi emas mampu memberi keuntungan dalam jangka panjang dan bisa menjadi dana darurat di masa depan.

9. Risiko Emas Terbilang Minim

Memilih emas sebagai investasi menjadi solusi terbaik untuk pemula, karena selain memiliki berbagai keuntungan, investasi ini juga minim risiko. Emas bisa disimpan dalam jangka waktu lama, bahkan tidak akan mengalami perubahan pada fisiknya.

Selain itu, keuntungan investasi emas dari segi penyimpanan yang lama tidak menurunkan kualitasnya tersebut. Risiko investasi emas ini terbilang sangat minim karena harganya yang cenderung stabil bahkan naik menjadikannya lebih aman.

Tak hanya itu saja, investasi emas terbilang aman karena tidak akan terdampak inflasi. Justru nilai harganya yang semakin meroket akan investasi emas ini mampu memberikan keuntungan maksimal.

Beli Emas di Sini

Bareksa Emas

Jika tidak ingin repot membeli emas di toko, kamu bisa memanfaatkan fitur jual beli emas online yang kini sudah tersedia di BareksaEmas, yang bisa diakses melalui aplikasi Bareksa yang tersedia untuk ponsel (handset) berbasis iOS dan Android.

Di BareksaEmas, Bareksa telah bermitra dengan pedagang emas online yang menyediakan fasilitas titipan atau gadai, yaitu Pegadaian dan Indogold. Mitra pengelola emas ini sudah mendapat izin OJK sebagai salah satu usaha pergadaian (untuk penitipan emas).

Selain itu, emas yang diperjualbelikan Bareksa melalui fitur Bareksa Emas adalah logam mulia dengan kadar 99,99 persen yang diproduksi oleh ANTAM dan UBS. Emas batangan produksi ANTAM dan UBS sudah sering dijadikan alat investasi sehingga tidak perlu diragukan lagi keasliannya.

​Beli Emas di Sini​​

Promo Investasi Emas

Buat Kamu yang konsisten investasi emas, ada Promo Top Investment Emas berhadiah voucher Bareksa Emas Treasury. Tersedia hadiah voucher reksadana senilai Rp50.000 untuk 50 investor pembeli tercepat dan hadiah 25 voucher reksadana senilai Rp100.000 untuk investor dengan pembelian terbesar. Catat kode promo dan minimal pembeliannya berikut ini.

Hadiah 50 Voucher Emas Treasury @ Rp50.000

  • Minimal pembelian Bareksa Emas Rp2 juta

  • Kode promo: GOLDJUN23

  • Untuk pembeli tercepat

Hadiah 25 Voucher Emas Treasury @ Rp100.000

  • Minimal pembelian Bareksa Emas Rp2 juta

  • Kode promo: GOLDJUN23

  • Untuk pembeli terbesar

Baca juga syarat dan ketentuan promonya berikut ini.

Syarat dan Ketentuan Promo Top Investment Emas Juni 2023

1. Periode promo berlaku dari tanggal 5 Juni pukul 09.00 WIB - 22 Juni 2023 pukul 23.59 WIB
2. Promo berlaku untuk pembelian produk Bareksa Emas dengan metode pembayaran apa saja dan memasukkan kode promo GOLDJUN23
3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa
4. Investor dengan nominal pembelian terbesar atau tercepat berhak mendapatkan hadiah
5. Hadiah promo akan diberikan sesuai dengan level yang tercatat saat ini
6. Satu investor hanya berhak memenangkan 1 (satu) jenis hadiah pada program promo dalam satu periode selama kuota tersedia
7. Pengumuman pemenang pada tanggal 13 Juli 2023 melalui media sosial Bareksa dan email kepada para pemenang tersebut
8. Hadiah atas promo ini tidak dapat diuangkan dan dipindahtangankan
9. Keputusan Bareksa menentukan pemenang atas promo ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat

Ayo terus konsisten investasi emas di Bareksa dan raih hadiahnya.​

Beli Emas Treasury di Sini

​Beli Emas Pegadaian di Sini

(Ariyanto Dipo Sucahyo/Martina Priyanti/AM)

***

Ingin investasi emas dan reksadana di Bareksa?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.339,12

Up0,60%
Up3,78%
Up0,04%
Up4,68%
Up18,62%
-

Capital Fixed Income Fund

1.793,7

Up0,62%
Up3,35%
Up0,04%
Up6,94%
Up16,60%
Up40,04%

I-Hajj Syariah Fund

4.874,07

Up0,65%
Up3,20%
Up0,04%
Up6,14%
Up22,06%
Up40,69%

STAR Stable Amanah Sukuk

Produk baru

1.048,25

Up0,58%
Up3,62%
Up0,04%
---

Reksa Dana Syariah Syailendra Tunai Likuid Syariah

1.147,14

Up0,32%
Up2,61%
Up0,03%
Up4,96%
Up14,27%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua