Ketegangan Politik AS - Rusia di Ukraina Mencuat, Saatnya Investasi Emas

Risiko politik global diproyeksikan mendorong harga emas karena investor mencari aset safe haven
Hanum Kusuma Dewi • 04 Jan 2022
cover

Ilustrasi investasi emas logam mulia batangan di saat terjadi krisis dan ketidakpastian global yang digambarkan dengan grafik harga saham berfluktuasi. (shutterstock)

Bareksa.com - Pada penghujung 2021, Rusia dilaporkan kembali mengirimkan tentaranya di perbatasan dekat Ukraina, dan memicu ketegangan dengan Amerika Serikat. Kondisi ini menjadi risiko ketidakpastian ekonomi dan mempengaruhi investasi pasar modal, sehingga mendorong investor mencari aset aman (safe haven) seperti logam mulia emas

Seperti diberitakan Kompas, 30 Desember 2021, Rusia memberikan sinyal akan meluncurkan nuklir jarak menengah di Eropa. Hal tersebut dikarenakan adanya intervensi Amerika Serika dan NATO yang menekan negara tersebut, sementara masih menunggu diskusi perjanjian damai pada 10 Januari 2022. 

Ketegangan ini berawal dari sebuah area bernama Crimea di Ukraina, yang mengalami konflik politik pada 2013. Politikus Crimea meminta bantuan Rusia untuk menyelesaikan konflik dalam negeri Ukraina dengan cara mengirim pasukan Rusia menduduki wilayah tersebut. 

Terbaru, Presiden Joe Biden juga berkoordinasi dengan kelompok Sembilan Bucharest NATO untuk membahas potensi eskalasi militer setelah Moskow. Hal tersebut dikarenakan Rusia telah mengirim lebih dari 100 ribu militernya ke daerah Crimea milik Ukraina. Amerika mengancam mengenakan sanksi ekonomi apabila Rusia berani menyerang Ukraina. 

Mempertimbangkan risiko global yang timbul karena ketegangan di Ukraina ini, harga emas diproyeksikan akan terdorong karena investor biasanya mencari safe haven ketika risiko di pasar global meningkat, terutama dari Amerika.

Baca juga ​Empat Tips Investasi Emas Bagi Pemula di 2022

Berdasarkan data yang dikompilasi Bareksa, sejumlah peristiwa yang memicu ketidakpastian ekonomi dalam 20 tahun terakhir telah mendorong harga emas global. Contohnya pada saat krisis keuangan global pada 2008, harga emas global melonjak tinggi dengan selisih yang jauh dari harga tembaga (gold to copper price). 

Grafik Ketidakpastian Global Mendorong Kenaikan Harga Emas

Sumber: ECB, Bareksa Research Team

Apa yang harus dilakukan investor?

Opsi yang dapat dilakukan oleh investor jika ingin berinvestasi di emas saat ini adalah:

Mempertimbangkan penjelasan terkait ketegangan di Ukraina tersebut, sehingga investasi emas saat ini bisa menjadi kesempatan yang baik melihat potensi kenaikan harga emas di kuartal I 2022.

Selain itu, logam mulia merupakan instrumen investasi yang biasanya digunakan untuk tujuan jangka panjang dan sebagai alat lindung nilai dari inflasi. Sehingga, jika harga emas turun dalam waktu dekat juga dapat menjadi kesempatan yang baik untuk investasi. 

Tabel Harga Emas di Bareksa Emas

Sumber: Bareksa Research Team, data per 29 Desember 2021

Untuk investasi logam mulia emas di Bareksa melalui fitur Bareksa Emas, saat ini sedang ada Promo Gajian Emas dengan hadiah voucher emas senilai Rp500 ribu. Masih ada waktu hingga 7 Januari 2022 untuk menikmati kesempatan promo emas ini. 

Smart investor Bareksa juga bisa berinvestasi emas online sembari donasi, dengan program ThREEforGood yang diadakan oleh Grab - Bareksa - OVO. Setiap pembelian emas di Bareksa Emas dengan metode pembayaran OVO, Grab - Bareksa - OVO akan menyumbangkan 0,5 persen dari nilai transaksi. 

Baca juga ​Awal Tahun 2022 Yuk Investasi Sekaligus Donasi Bareng Grab - Bareksa - OVO.

(Ariyanto Dipo Sucahyo/hm) 

***

Ingin berinvestasi aman di emas logam mulia yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerjasama dengan Mitra Emas berizin.