Investasi Emas Secara Tunai atau Cicilan, Mana Lebih Cuan?

Membeli emas sesuai dengan kemampuan finansial dan sebaiknya untuk investasi jangka panjang
Bareksa • 17 Dec 2021
cover

Ilustrasi perempuan investor yang berinvestasi emas baik emas perhiasan, batangan atau logam mulia. (shutterstock)

Bareksa.com - Emas sudah sejak lama menjadi salah satu instrumen investasi. Memiliki nilai tinggi dan dipercaya kebal terhadap inflasi adalah beberapa alasan investor berinvestasi emas.

Seiring perkembangan zaman, untuk bisa investasi emas, tidak perlu harus datang ke toko emas maupun pusat penjualan emas baik emas perhiasan maupun emas batangan atau logam mulia.

Pembelian emas untuk investasi pun berubah dari sebelumnya beli tunai, kini bisa dilakukan dengan cara mencicil baik untuk satuan terkecil hingga ratusan gram.

Soal beli emas dengan cara mencicil, langkah ini juga kerap disebut menabung yakni investor mengangsur emas sesuai dengan kemampuan finansialnya.

Jelas, terobosan investasi emas ini sangat membantu sebagian investor. Meski begitu, sebagian investor lebih memilih untuk membeli emas secara tunai.

Kira-kira mana yang lebih baik dan cuan, antara investasi emas dengan membeli tunai atau dicicil?

Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi, Mike Rini Sutikno mengatakan pembelian emas lebih baik dilakukan secara tunai. Sebab membeli emas dengan mencicil akan lebih mahal ketimbang dibeli secara tunai.Tapi, ia mengatakan membeli emas dengan cara mencicil juga memiliki kelebihan tersendiri.

Menurutnya, emas yang dibeli dengan dicicil cocok untuk Anda yang ingin berinvestasi dalam jangka panjang. Makanya, ada baiknya membandingkan terlebih dahulu antara nilai total pembelian emas dengan cara dicicil dan cara tunai.

Tujuannya tak lain agar Anda dapat mengetahui berapa besaran dana yang harus dikeluarkan untuk membeli emas.

"Terlebih dahulu hitung total nilai pembelian emas secara dicicil, jadi berapa jika dibandingkan kita membeli secara tunai. Kemudian, kalau kita simpan berapa lama, sehingga proyeksi dari keuntungan itu sudah jauh lebih tinggi dari pembeliannya ditambah bunga cicilan," kata Mike dilansir CNN Indonesia.

Menurut dia, semakin kecil satuan emas yang dibeli terlebih dengan cara mencicil, maka akan semakin mahal harganya. Sementara, semakin besar satuan emas yang dibeli, maka akan semakin kompetitif harganya. Meski begitu ia menyarankan agar membeli emas sesuai dengan kemampuan finansial.

Yang Perlu Diperhatikan

Sebelum berinvestasi emas dengan cara mencicil, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

Pertama, perhatikan biaya dan bunga cicilan pembelian yang bisa saja membesar di mana ini bisa mengurangi keuntungan Anda.

"Harus dipastikan tingkat suku bunganya fix atau tidak akan berubah-ubah. Kalau berubah bisa saja membuat Anda tidak nyaman, karena bisa jadi suku bunganya naik, bisa saja cicilannya melonjak. Jadi harus dipastikan dulu di awal," katanya.

Kedua, Anda harus memperhatikan jangka waktu mencicil emas. Mike menyarankan untuk tidak mencicil emas dalam jangka waktu yang terlalu panjang agar biaya cicilannya tidak membengkak.Ketiga, melihat ketentuan biaya keterlambatan yang harus dibayarkan apabila Anda telat mencicil emas.

"Bagaimanapun emas yang Anda cicil itu belum menjadi milik Anda, kalau telat bayar bagaimana mekanismenya," imbuhnya.

Mike menyarankan agar masyarakat mencari tahu lebih dalam mengenai mekanisme telat bayar hingga gagal bayar, agar apabila potensi gagal bayar terjadi karena alasan tertentu, seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) Anda bisa memanfaatkan investasi tersebut untuk ditarik secara tunai maupun dalam bentuk emas.

Tabungan Emas, Solusi Antara Beli Tunai dan Mencicil

Mau mulai investasi emas atau ingin melakukan diversifikasi investasi dengan berinvestasi logam mulia atau emas batangan?

Jika tidak ingin repot membelinya, maka kamu bisa memanfaatkan fitur jual beli emas online kini sudah tersedia di BareksaEmas.

Dalam fitur BareksaEmas, Bareksa telah bermitra dengan Indogold dan Pegadaian, yang merupakan penyedia emas fisik dengan layanan gadai emas sesuai izin OJK.

Emas yang dibeli investor di BareksaEmas ada fisiknya dan disimpan di brankas aman, yang bisa dijual atau diambil fisiknya bila diperlukan.

Emas yang diperjualbelikan Bareksa melalui fitur BareksaEmas adalah logam mulia dengan kadar 99,99 persen yang diproduksi oleh ANTAM dan UBS. Emas batangan produksi ANTAM dan UBS sudah sering dijadikan alat investasi sehingga tidak perlu diragukan lagi keasliannya.

Investasi emas di BareksaEmas bisa mulai dengan nominal Rp50 ribu atau ukuran minimal 0,1 gram.

Promo Investasi Emas untuk Donasi

Seiring dengan peluncuran Tabungan Emas Pegadaian di BareksaEmas, Bareksa dan Pegadaian mengadakan program promosi untuk 500 transaksi tercepat untuk pembelian pertama Tabungan Emas Pegadaian di Bareksa dengan nilai minimum Rp500.000 berkesempatan meraih hadiah voucher emas Rp50.000.

BareksaEmas juga menjadi salah satu produk investasi utama untuk menunjang sinergi Bareksa - Grab - OVO dalam program #ThREEforGood, yang akan memberikan donasi kepada 30.912 anak yatim piatu korban Covid-19 melalui platform crowdfunding BenihBaik pimpinan Andy F. Noya.

Untuk setiap transaksi pembelian emas Pegadaian menggunakan OVO di BareksaEmas, maka Bareksa - Grab - OVO akan menyumbangkan 0,5 persen dari nilai transaksi, tanpa mengurangi nilai investasi nasabah.

Di samping itu, nasabah juga berkesempatan mendapatkan total hadiah senilai Rp500 juta dalam bentuk voucher GrabFood hingga Rp100.000 dan OVO Points hingga Rp100.000 untuk setiap pembelian produk BareksaEmas di aplikasi Bareksa menggunakan metode pembayaran OVO minimal Rp1 juta dan memasukkan kode promo.

Investasi Sekarang

(Martina Priyanti/AM)

​***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerjasama dengan Mitra Emas berizin.