Harga Emas Logam Mulia Naik Turun, Jangan Jual Terburu-Buru

Dalam jual beli emas logam mulia, terdapat dua harga yaitu harga beli dan harga jual kembali (buyback)
Bareksa • 02 Sep 2020
cover

Ilustrasi emas batangan logam mulia 24 karat dengan latar belakang grafik pergerakan harga emas.

Bareksa.com - Emas dianggap sebagai instrumen investasi aman (safe haven), sehingga banyak diburu orang di masa pandemi. Dalam dua bulan terakhir, harga beli logam mulia emas 24 karat terus melambung akibat meningkatnya permintaan.

Berdasarkan data logammulia.com, harga emas Antam hari ini Rp1.022.000 per gram, dengan perubahan terakhir pada 2 September 2020 pukul 8:39 WIB.

Bila dilihat dalam dua bulan terakhir, harga beli emas Antam hari ini sudah naik Rp109.000, atau 11,93 persen dibandingkan Rp913.000 per gram pada 2 Juli 2020.

Akan tetapi, bila kita membeli dua bulan yang lalu dan menjualnya pada hari ini, apakah kita sudah untung sebanyak itu?

Jawabannya tentu tidak. Sebab, dalam jual beli emas logam mulia, terdapat dua harga yaitu harga beli dan harga jual kembali (buyback).

Harga beli emas adalah harga untuk pembeli ketika membeli dari toko emas atau pedangang emas. Sementara itu, harga buyback adalah harga ketika pemilik emas menjual emas tersebut kepada toko atau pedagang emas.

Adapun menurut situs logammulia hari ini, harga buyback emas Antam Rp923.000 per gram. Artinya, bila kita membeli emas dua bulan lalu di harga beli Rp913.000 dan menjualnya hari ini di harga buyback Rp923.000, maka kita baru mendapat keuntungan sebesar Rp10.000, atau hanya naik 1,09 persen.

Grafik Pergerakan Harga Beli Emas Antam

Sumber: Logammulia.com

Namun, kalau kita menyimpan emas dalam jangka waktu yang lebih panjang, misal dua tahun, kita bisa merasakan peningkatan harga emas yang lebih tinggi. Misal kita beli emas pada 3 September 2018 di harga beli Rp652.000 per gram, lalu menjualnya dengan harga buyback hari ini, maka kita mendapat keuntungan Rp261.000 atau 28,59 persen.

Dalam jangka waktu yang panjang, harga emas 24 karat memang memiliki tren untuk terus meningkat. Dengan alasan itu, emas sebaiknya untuk investasi jangka panjang sekaligus menyimpan harta kekayaan kita.

Tidak ingin repot investasi emas? Fitur jual beli emas secara online kini sudah tersedia di BareksaEmas, yang bisa diakses melalui aplikasi Bareksa yang tersedia untuk ponsel (handset) berbasis iOS dan Android.

Pembentukan harga di BareksaEmas juga memudahkan. Sebab, meskipun harga emas di pasar bisa berfluktuasi (naik-turun) cepat dalam sehari, perubahan harga di BareksaEmas hanya terjadi sekali dalam sehari dan diambil menurut harga terbaik bagi pembeli.

Selain itu, nilai portofolio emas kita terlihat berdasarkan harga jual. Jadi, kita tidak perlu repot-repot lagi menghitung berapa keuntungan yang telah kita miliki dana portofolio emas kita.

Dalam fitur BareksaEmas, Bareksa telah bermitra dengan Indogold, yaitu pedagang emas online yang menyediakan fasilitas titipan. Indogold sudah mendapat izin OJK sebagai salah satu usaha pergadaian (untuk penitipan emas).

Selain itu, emas yang diperjualbelikan Bareksa melalui fitur BareksaEmas adalah logam mulia 24 karat berkadar 99,99 persen dengan wujud fisik yang diproduksi oleh ANTAM dan UBS. Emas batangan produksi ANTAM dan UBS sudah sering dijadikan alat investasi sehingga tidak perlu diragukan lagi keasliannya.

Sebagai tambahan informasi, BareksaEmas hadir bagi investor yang sudah terdaftar di Bareksa yang bisa membeli emas mulai dari ukuran 0,1 gram. Wujud fisik emas di BareksaEmas juga bisa diambil atau ditarik dengan ukuran minimal 0,5 gram dan diantarkan ke alamat pemilik.