Khawatir Hasil Pemilu 2019? Ini Rekomendasi Investasi dari Schroders Indonesia

Schroder Dana Kombinasi bisa memberikan return 41,48 persen dalam 5 tahun
Bareksa • 15 Apr 2019
cover

Pegawai Schroders Indonesia sedang menjelaskan produk reksa dana kepada nasabah di kantor Schroders Indonesia, Jakarta.

Bareksa.com - PT. Schroder Investment Management Indonesia menilai, reksadana saham dan reksadana yang ada portofolio obligasinya akan banyak mendapatkan keuntungan di tahun pemilu seperti saat ini. Hal ini terjadi karena indeks harga saham gabungan (IHSG) akan merespons positif hasil pemilihan umum pada 17 April 2019 mendatang.

Bagi investor yang masih khawatir akan hasil pemilihan umum, tetapi tetap ingin mendapatkan imbal hasil yang tetap signifikan, reksadana campuran bisa menjadi pilihan. Sebab, reksadana campuran memiliki kedua portofolio baik saham maupun obligasi.

Executive Vice President Intermediary Business Schroders Indonesia Renny Rahardja mengatakan, salah satu produk reksadana campuran di Schroders yang banyak dipilih nasabah Schroders Indonesia adalah Schroder Dana Kombinasi. Produk ini memiliki portofolio yang cukup banyak di obligasi dengan portofolio saham yang lebih sedikit.

Produk ini, menurut Renny banyak dipilih oleh nasabah karena bisa menyeimbangkan risiko nasabah dengan imbal hasil (return) yang diinginkan. “Apabila hasil pemilu sesuai atau tidak sesuai, (nasabah) masih bisa dapat return plus minus 7 persen (setahun),” ungkap dia di Jakarta, belum lama ini.

Berdasarkan data fund fact sheet Maret 2019, Schroder Dana Kombinasi diluncurkan oleh Schroders Indonesia sejak 27 Desember 2004 dengan dana kelolaan per Maret 2019 sebesar Rp1,51 triliun. Reksadana ini per 123 April 2019 telah memberikan imbal hasil hingga 20,15 persen dalam 3 tahun dan 139,73 persen dalam 10 tahun.

Tabel Imbal Hasil Reksadana Schroder Dana Kombinasi per 12 April 2019

Sumber: Bareksa.com

Tingginya imbal hasil yang diberikan disebabkan oleh alokasi investasi dari Schroder Dana Kombinasi. Per Maret 2019, alokasi aset Schroder Dana Kombinasi adalah 78,59 persen di obligasi, 17,04 persen di pasar uang dan 4,36 persen di saham. Schroder Dana Kombinasi menggenggam portofolio investasi di instrumen obligasi Adira Tahap III, FIF I 2017 Seri B, Oto Multiartha I 2020, SAN Finance 2020 dan XL Axiata Seri B.

Grafik Pergerakan NAB/Unit Schroder Dana Kombinasi

Sumber: Bareksa.com

Schroder Dana Kombinasi merupakan salah satu dari 30 produk reksadana yang dimiliki oleh Schroder Indonesia dan termasuk dalam 10 produk reksadana Schroder Indonesia yang menorehkan dana kelolaan terbesar.

Apabila dibandingkan dengan 36 reksadana campuran yang ada di Bareksa, Schroder Dana Kombinasi termasuk dalam reksadana campuran yang bisa memberikan imbal hasil di atas IHSG dalam 5 tahun. Schroder Dana Kombinasi bisa memberikan return hingga 41,48 persen dalam 5 tahun, jauh dari IHSG yang meningkat 33 persen dalam 5 tahun.

Grafik Perbandingan Return Schroder Dana Kombinasi dan IHSG

Sumber: Bareksa.com 

Schroder Dana Kombinasi tersedia di marketplace investasi Bareksa dan dapat dibeli dengan modal hanya Rp100.000 saja.

Jenis reksadana ini merupakan pilihan cocok bagi investor dengan profil risiko sedang hingga tinggi, dan lebih optimal untuk investasi dalam jangka panjang. Untuk kenyamanan berinvestasi, pastikan dulu tujuan keuangan dan profil risiko Anda.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(hm)

* * *

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.