World Bank: Indonesia Kehilangan Potensi Pertumbuhan 1% per
Pemerintah diharuskan mengujrangi anggaran subsidi dan mengalihkannya untuk Infrastruktur

Pemerintah diharuskan mengujrangi anggaran subsidi dan mengalihkannya untuk Infrastruktur
Bareksa.com - World Bank dalam laporannya menyatakan Indonesia kehilangan potensi pertumbuhan ekonomi sekitar 1 persen per tahun selama 1 dekade terakhir. Hal itu karena alokasi belanja infrastruktur pemerintah yang masih rendah.
"Selama ini anggaran infrastruktur di Indonesia kurang dari 4 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB)." ungkap Ekonom Bank Dunia, Ndiame Diop.
Menurut Ndiame, idealnya anggaran untuk infrastruktur harus lebih dari 4 persen dari PDB agar laju pertumbuhan ekonomi dapat melaju lebih kencang.
Promo Terbaru di Bareksa
Masih tingginya beban subsidi energi menjadi penyebab Indonesia sulit untuk meningkatkan belanja infrastruktur.
Kontan, Hal.2
Profil Penulis
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.227,51 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.184,69 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.029,05 | - | - | - | |||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.202,65 | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

ORI030T3
Obligasi Negara Ritel
Imbal Hasil/Th
6,90%
Periode Pembelian
Jangka Waktu
4 tahun

ORI030T6
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Imbal Hasil/Th
5,20%
Periode Pembelian
Jangka Waktu
3 tahun

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang
