AUM Reksadana Pasar Uang Tumbuh Tertinggi Januari 2020, Ini Top 5 Produknya

Reksadana pasar uang mencatat pertumbuhan tertinggi dibandingkan jenis lainnya, mencapai Rp6,51 triliun atau 9,42 persen
Selasa, 11 Februari 2020 15:24:35 WIB Arief Budiman
Image
Petugas mengitung uang rupiah di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc)

Bareksa.com - Membuka tahun 2020, industri reksadana di Indonesia mengalami sedikit koreksi pada Desember 2019. Hal itu tercermin dari menurunnya nilai dana kelolaan (asset under management/AUM).

Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), AUM industri reksadana tercatat Rp537,28 triliun per Januari 2020, atau turun 0,9 persen dibandingkan bulan Desember 2019 yang sebesar Rp542,18 triliun.

Sekadar informasi, penurunan dana kelolaan yang dicatatkan pada Januari 2020, merupakan penurunan yang ketiga kali beruntun sejak bulan November 2019.

NAB Reksadana per Jenis Akhir Desember 2019–Januari 2020


Sumber: OJK, diolah Bareksa

Jika dilihat berdasarkan jenisnya, per Januari 2020 reksadana pasar uang menjadi jenis reksadana yang mengalami pertumbuhan tertinggi dibandingkan dengan jenis lainnya, yakni mencapai Rp6,51 triliun atau sekitar 9,42 persen.

Dari total AUM reksadana pasar uang yang mencapai Rp75,69 triliun, produk reksadana pasar uang mana saja yang mencatatkan dana kelolaan terbesar per Januari 2020?

Top 5 Reksadana Pasar Uang Dana Kelolaan Terbesar per Januari 2020


Sumber: OJK, diolah Bareksa

Mengacu pada data tersebut, saat ini terdapat 5 produk reksadana pasar uang dengan AUM terbesar.

Reksadana pasar uang Mandiri Investa Pasar Uang yang dikelola oleh PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) berada di urutan pertama produk reksadana pasar uang dengan AUM terbesar yakni mencapai Rp9,91 triliun.

Berikutnya di urutan kedua Sucorinvest Money Market Fund yang dikelola PT Sucorinvest Asset Management dengan dana kelolaan Rp5,17 triliun, kemudian di urutan ketiga Eastpring Investments Cash Reserve Kelas B kelolaan PT Eastspring Investments Indonesia dengan AUM Rp3,8 triliun.

Di urutan keempat Batavia Dana Kas Maxima yang dikelola oleh PT Batavia Prosperindo Aset Manajemendengan AUM Rp3,78 triliun, dan di urutan kelima Bahana Dana Likuid yang dikelola PT Bahana TCW Investment Management dengan AUM Rp3,72 triliun.

Sebagai informasi, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Sementara reksadana pasar uang adalah jenis reksadana yang melakukan investasi pada jenis instrumen investasi pasar uang dangan masa jatuh tempo kurang dari satu tahun.

Selain itu, reksadana pasar uang bisa berinvestasi di efek surat utang atau obligasi. Biasanya, kupon atau imbal hasil obligasi ini juga bisa lebih tinggi daripada bunga deposito. Alhasil, ini bisa juga mendorong keuntungan reksadana pasar uang.

Reksadana pasar uang cocok untuk investor pemula yang baru mengenal investasi karena risikonya rendah. Selain itu, kinerjanya cukup stabil sehingga cocok untuk investasi jangka pendek (sekitar setahun).

(KA01/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER