Peluang Umroh Ramadan Tipis? Tak Perlu Risau Jika Investasi di Reksadana Syariah

Hingga saat ini belum ada tanda-tanda Kerajaan Saudi akan mencabut kebijakan penutupan penerbangan dari 20 negara, termasuk dari Indonesia
Abdul Malik • 29 Mar 2021
cover

Ilustrasi sepasang suami istri yang bahagia karena menyiapkan biaya umroh dengan investasi di reksadana syariah. (Shutterstock)

Bareksa.com - Menjelang Ramadhan 1442 H/2021 M, Pemerintah Arab Saudi belum mengubah kebijakannya terkait penyelenggaraan umroh. Otoritas setempat masih menutup penerbangan dari 20 negara, termasuk Indonesia.

Pengiriman jamaah umroh dari Tanah Air tidak mungkin terlaksana selama penutupan itu diberlakukan. Dari Jeddah, Arab Saudi, Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Endang Jumali mengatakan, hingga saat ini belum ada tanda-tanda Kerajaan Saudi akan mencabut kebijakan tersebut.

Karena itu, peluang jamaah Indonesia untuk bisa mengikuti umroh pada Ramadan tahun ini cenderung tipis."Selama (penerbangan) tidak dibuka, suspend, (jamaah umroh) tidak bisa masuk walaupun bulan Ramadan,” ujar Endang dilansir Republika (28/3).

Dia juga belum dapat memastikan, apakah pada Syawal 1442 H/2021 M warga Indonesia kembali diizinkan memasuki wilayah Arab Saudi untuk menunaikan umroh. Seperti diketahui, animo masyarakat untuk berziarah ke Tanah Suci saat Idul Fitri cukup tinggi seperti saat bulan suci Ramadan.

“Kita juga tidak bisa memastikan, apakah (pada) Syawal tahun ini akses masuk Saudi untuk Indonesia dibuka. Intinya, jika dibuka, kemungkinan umroh bisa dilakukan,” ujarnya.

Cara Siapkan Biaya Umroh

Bagi kamu yag ingin segera menunaikan umroh, namun keberagkatan tertunda akibat kebijakan penutupan pemerintah Arab Saudi guna mengatasi pandemi Covid-19, tak perlu khawatir.

Sebab jika kamu menyiapkan biaya umroh dengan investasi di reksadana syariah di platform BareksaUmroh, justru tabungan bisa semakin berkembang. semakin lama tabunganmu disimpan di reksadana syariah, maka imbal hasilnya akan semakin optimal.

Selain aman karena diawasi Otoritas Jasa Keuangan, investasi di reksadana syariah juga halal karena telah meraih fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia.

Dengan membuat perencanaan investasi reksadana syariah di BareksaUmroh, kamu bisa membuat simulasi jumlah nilai reksadana yang perlu diinvestasikan agar dapat berangkat umroh. Rencana reksadana di BareksaUmroh juga tidak mengikat pada pembelian paket.

Dengan asumsi biaya minimal umroh selama masa pandemi ialah Rp26 juta sesuai ketetapan Kementerian Agama, kemudian kamu telah menyimpannya di reksadana syariah sejak awal 2020 dan hingga saat ini belum berangkat akibat larangan pemerintah Arab Saudi, maka hasilnya akan jadi seperti ini :

Sumber : Bareksa

Misalkan kamu telah menyimpan danamu di reksadana syariah Syailendra Sharia Money Market Fund yang tersedia di platform BareksaUmroh sejak awal 2020 hingga akhir pekan lalu (per 19 Maret), karena keberangkatan umroh masih tertunda akibat pandemi, maka dana investasimu telah tumbuh menjadi Rp27,79 juta.

Nilai itu dengan rincian Rp26 juta merupakan dana pokok investasi dan Rp1,79 juta merupakan imbal hasil investasi di reksadana syariah Syailendra Sharia Money Market Fund atau mencapai 6,92 persen. Besaran imbalan reksadana syariah tersebut jauh lebih menarik ketimbang kamu hanya menyimpannya di tabungan atau deposito konvensional maupun syariah.

Selain itu, imbal hasil yang diperoleh nasabah atau investor dari reksadana syariah juga tidak dipotong pajak, karena bukan merupakan objek pajak. Adapun imbal hasil dari tabungan atau deposito syariah masih harus dipotong pajak 20 persen. Cukup menarik bukan?

Diskon Biaya Umroh di BareksaUmroh

Nah, untuk menyambut Ramadan, BareksaUmroh mengadakan promo Welcoming Ramadhan, dengan mulai tabungan umroh sekarang bisa raih potongan harga paket umroh 5 persen saat pelunasan.

Syarat dan Ketentuan Promo Welcoming Ramadhan

1. Memulai tabungan umroh paket APA SAJA dengan jumlah awal tabungan minimal Rp5 juta di BareksaUmroh, berhak mendapatkan voucher potongan biaya umroh 5 persen pada saat pelunasan paket.

2. Periode promo 19 - 31 Maret 2021.

3. Masukan kode promo: WELCOMEUMROH 

4. Tidak berlaku kelipatan

5. Dana tabungan tidak boleh dicairkan hingga 31 Juni 2021.

6. Hadiah potongan paket akan diterima pemenang ketika akan melunasi paket umroh yang dipilih dalam kurun waktu tahun 2021 - 2023.

7. Total kuota pemenang 50 investor.

8. Bareksa akan mengumumkan pemenang melalui sosial media Bareksa dan email.

9. Hadiah tidak dapat diuangkan dan dipindah tangankan.

10. Keputusan Bareksa menentukan pemenang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

11. Seluruh pajak hadiah ditanggung Bareksa.

12. Bareksa dapat membatalkan pemenang jika nasabah terbukti melakukan kecurangan, atau tidak dapat dihubungi.

Langsung pakai kode promonya di www.bareksa.com/umroh. Hati-hati terhadap penipuan, pengumuman pemenang promo hanya dipublish di media sosial resmi Bareksa. Pastikan sudah follow akun resmi Bareksa ya. 

Jangan tunda lagi impian Smart Investor untuk tunaikan ibadah umroh dengan mulai menabung reksadana syariah di BareksaUmroh

​​​***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS

DISCLAIMER
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.​