BeritaArrow iconSBNArrow iconArtikel

Target ORI029 Rp25 Triliun, Menkeu Purbaya Bidik Penjualan SBN Ritel 2026 hingga Rp170 Triliun

Abdul Malik26 Januari 2026
Tags:
Target ORI029 Rp25 Triliun, Menkeu Purbaya Bidik Penjualan SBN Ritel 2026 hingga Rp170 Triliun
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTA yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (20/11). (Dok. Kemenkeu)

ORI029 ditargetkan laku Rp25 triliun. Pemerintah membidik penjualan SBN Ritel 2026 hingga Rp170 triliun dengan kupon menarik dan jaminan negara.

Bareksa - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan yang dipimpin Menteri Purbaya Yudhi Sadewa resmi menghadirkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 sebagai pembuka penjualan SBN Ritel tahun 2026 dengan masa penawaran pada 26 Januari–19 Februari.

Menurut Novi Puspita Wardani Plt. Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kemenkeu, untuk seri ORI029 ini, pemerintah memasang target penjualan Rp25 triliun, sejalan dengan target menghimpun dana Rp150–170 triliun dari seluruh SBN Ritel sepanjang 2026.

ORI029 ditawarkan kepada masyarakat luas sebagai instrumen investasi yang aman, terjangkau, dan stabil, di tengah kondisi pasar global yang masih bergejolak.

Promo Terbaru di Bareksa

Apa Itu ORI029 dan Apa yang Ditawarkan?

ORI029 adalah Surat Berharga Negara (SBN) yang ditujukan khusus untuk investor ritel. Instrumen ini terbagi menjadi dua seri:

  • ORI029T3 dengan tenor 3 tahun: kupon 5,45%
  • ORI029T6 dengan tenor 6 tahun: kupon 5,8%

Keduanya menawarkan kupon tetap (fixed rate) yang dibayarkan setiap bulan, serta dijamin 100% oleh negara. Masa penawaran ORI029 berlangsung dari 26 Januari hingga 19 Februari 2026, dengan minimum pembelian hanya Rp1 juta.

Kenapa Pemerintah Optimistis?

Menurut Novi, optimisme pemerintah bukan tanpa alasan. Sepanjang 2025, penjualan SBN Ritel mencapai Rp153 triliun dari 8 seri penerbitan, dengan total 262.927 investor. menunjukkan minat investor ritel di Indonesia terhadap SBN Ritel tetap kuat.

Grafik Historis Realisasi Penjualan SBN Ritel​

Illustration

Sumber: DJPPR Kemenkeu

“Sejak penerapan Single Investor Identification (SID), jumlah investor SBN Ritel telah melampaui 500 ribu SID. Secara kumulatif sejak penerbitan awal pada 2006, total investor SBN Ritel mencapai 1,02 juta per Desember 2025. Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan SBN Ritel rata-rata mencapai 16% per tahun, dengan imbal hasil yang kini semakin kompetitif dan tidak lagi jauh berbeda dari SBN reguler di pasar sekunder,” ungkap Novi dalam konferensi pers peluncuran ORI029 di Jakarta (26/1).

Basis investor juga semakin luas. Investor perempuan mendominasi (58%), sementara dari sisi usia, Generasi Milenial menjadi kontributor terbesar (lebih dari 50%), disusul Gen X dan Baby Boomers. Artinya, SBN Ritel bukan lagi produk “investor senior”, tapi sudah menjadi pilihan generasi produktif.

Grafik Basis Investor SBN Ritel

Illustration

Sumber: DJPPR kemenkeu

Dari sisi profesi dan wilayah, investor datang dari berbagai latar belakang dan tersebar hampir di seluruh Indonesia. Ini memperkuat peran SBN Ritel sebagai instrumen inklusif dan nasional.

Kenapa ORI029 Menarik?

Bagi investor, ORI029 menawarkan kepastian di tengah ketidakpastian. Saat pasar saham dan global masih volatil, ORI029 memberi:

  • Arus kas bulanan
  • Risiko sangat rendah
  • Serta kontribusi langsung ke pembangunan nasional.

Sementara bagi negara, ORI029 membantu pembiayaan APBN secara sehat sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan, terutama di kalangan investor muda yang kini mendominasi pasar SBN Ritel.

Kesimpulan

Dengan target Rp25 triliun untuk ORI029 dan ambisi Rp150–170 triliun dari SBN Ritel 2026, pemerintah menunjukkan keyakinan tinggi terhadap partisipasi masyarakat. Didukung tren investor yang makin muda, beragam, dan digital-savvy, ORI029 berpotensi menjadi salah satu instrumen favorit investor ritel di awal 2026—aman, stabil, dan berdampak.

FAQ

Apakah ORI029 bisa dijual sebelum jatuh tempo?
Bisa, melalui pasar sekunder setelah masa minimum kepemilikan.

Siapa yang cocok membeli ORI029?
Investor pemula, pencari pendapatan bulanan, hingga investor konservatif.

Apa bedanya ORI029 dengan deposito?
ORI029 dijamin negara, kupon tetap, dan berpotensi diperdagangkan, sementara deposito dijamin LPS dengan batas nominal.

Apakah kupon ORI029 kena pajak?
Ya, namun pajaknya lebih rendah dibanding pajak bunga deposito.

Investasi di Aplikasi SBN Ritel Terbaik - Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.

Beli ORI029 di Sini

(Rahmat Hidayat/AM)

*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​

Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua