BeritaArrow iconSBNArrow iconArtikel

SBN Ritel Terakhir Anti Rungkad Tahun Ini, ORI024 Cuannya Pasti

Abdul Malik24 Oktober 2023
Tags:
SBN Ritel Terakhir Anti Rungkad Tahun Ini, ORI024 Cuannya Pasti
Ilustrasi pasar modal, termasuk IHSG, SBN dan rupiah yang sedang bergejolak, baik itu bullish atau tren naik atau bearish atau tren turun. (Shutterstock)

ORI024 merupakan SBN Ritel dengan cuan pasti hingga 6,35%, sehingga anti rungkad di tengah gejolak pasar

Bareksa.com - Pasar modal Tanah Air benar-benar bergejolak akhir-akhir ini. Pasar saham yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,57% di level 6.741,96 pada Senin (23/10), setelah sepanjang pekan lalu turun 1,12%. Senada, nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,38% Rp15.930 per dolar AS pada Senin, level terlemah dalam 3,5 tahun terakhir dan melanjutkan koreksi dalam 4 hari beruntun.

Gejolak pasar saham dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terus melemah mendekati level psikologis Rp16.000, ditekan sentimen tekanan eksternal dan internal. Bank Indonesia mencatat data transaksi pada 16-19 Oktober 2023, investor asing jual neto Rp5,36 triliun, terdiri dari jual neto Rp3,45 triliun di pasar SBN, jual neto Rp3,01 triliun di pasar saham dan beli neto Rp1,1 triliun di SRBI.

Agar nilai investasimu nggak ikut ambyar akibat gejolak pasar, maka Kamu perlu melakukan diversifikasi di Surat Berharga Negara (SBN) Ritel jenis Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI024. Sebab ORI024 merupakan SBN Ritel dengan cuan pasti 6,1% hingga 6,35%, sehingga anti rungkad di tengah gejolak pasar.

Promo Terbaru di Bareksa

Investasi ORI024 di Sini

Dengan imbal hasil menarik, tak heran ORI024 terus diborong investor. Nilai pemesanan SBN Ritel seri keenam di 2023 itu telah mencapai Rp10,48 triliun pada Selasa siang (24/10), atau hampir 70% dari total kuota pemesanan Rp15 triliun. Rinciannya, nilai pemesanan ORI024 tenor 3 tahun atau ORI024T3 senilai Rp8,52 triliun atau 85% dari kuota Rp10 triliun dan pemesanan ORI024 tenor 6 tahun atau ORI024T6 mencapai Rp1,96 triliun atau 39% dari kuota Rp5 triliun.

Akibatnya, kuota nasional pemesanan ORI024 semakin menipis. Kuota pemesanan ORI024T3 tinggal Rp1,47 triliun dan kuota pemesanan ORI024T6 tersisa Rp3,03 triliun. Karena itu, agar Kamu nggak ketinggalan investasi di instrumen anti PHP dan pasti cuan di tengah gejolak pasar ini, maka segeralah memesan ORI024. Sebab masa penawaran semakin mendekati akhir.

Masa penawaran SBN Ritel yang bisa diperdagangkan di pasar sekunder (tradable) ini dimulai pada 9 Oktober hingga 2 November 2023 pukul 10.00 WIB atau dalam 25 hari masa penawaran. Namun pemerintah bisa menutup masa penawaran ORI024 lebih awal jika target sudah tercapai.

Investasi ORI024 di Sini

Historis Kupon ORI

Illustration

Sumber: Kemenkeu diolah Bareksa​

Beli ORI024 di Sini

Daya Tarik ORI024

Mengapa ORI024 menarik? Dengan risiko investasi yang hampir zero atau 0%, ORI024 sangat menarik dipilih karena pasti cuan dan aman karena 100% pokok investasi dan imbal hasilnya dijamin oleh negara. Imbal hasil ORI024 juga jauh lebih menarik dari deposito.

Kemudian pajak imbal hasil ORI024 hanya 10%, lebih rendah dari pajak bunga deposito yang 20%. Setelah dipotong pajak 10%, maka imbal hasil hasil bersih ORI024T3 jadi 5,49% dan kupon bersih ORI024T6 jadi 5,715%.

Menurut data terbaru statistik perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juni 2023, rata-rata suku bunga deposito rupiah bank umum jangka waktu 12 bulan ialah 5,06%. Setelah dipotong pajak, maka bunga bersih deposito bank umum jadi 4,048%.

Perlu dicatat, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hanya menjamin deposito dengan bunga maksimal sesuai tingkat bunga penjaminan atau di bawahnya. Saat ini tingkat bunga penjaminan LPS di 4,25%, berlaku pada 1 Oktober 2023 hingga 31 Januari 2024. Selain itu, nilai simpanan maksimal yang dijamin LPS hanya Rp2 miliar.

Simulasi imbal hasil bersih per bulan investasi ORI024 vs deposito

Nilai Investasi

ORI024-T3

ORI024-T6

Deposito

Rp10.000.0000

-

Rp47.628.000

Rp28.333.334

Rp5.000.000.000

Rp22.873.500

Rp23.814.000

Rp14.166.667

Rp2.000.000.000

Rp9.149.400

Rp9.525.600

Rp5.666.667

Rp1.000.000.000

Rp4.574.700

Rp4.762.800

Rp2.833.333

Rp100.000.000

Rp457.470

Rp476.280

Rp283.333

Rp50.000.000

Rp228.735

Rp238.140

Rp141.667

Rp20.000.000

Rp91.494

Rp95.256

Rp56.667

Rp10.000.000

Rp45.747

Rp47.628

Rp28.333

Sumber : Kemenkeu, OJK diolah Bareksa​​

Nilai investasi ORI024 minimal Rp1 juta, maksimal untuk ORI024T3 senilai Rp5 miliar dan ORI024T6 maksimum Rp10 miliar. Gabungan dari kedua tenor, kuota pemesanan maksimal per investor Rp15 miliar, seluruhnya dijamin negara dan Undang-Undang, baik nilai pokok investasi maupun imbal hasilnya.

Beli ORI024 di Sini

(Rahmat Hidayat/AM)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama empat tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah penghargaan sebagai Midis SUN dengan Kinerja Terbaik 2021 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional). Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN Ritel.​

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Empty Illustration

Produk Belum Tersedia

Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua