Berita / SBN / Artikel

Biayai Public Goods, Pemerintah Private Placement 4 SUN ke BI Rp27 Triliun

Ini merupakan transaksi ketujuh dari total kebutuhan pembiayaan Public Goods diproyeksikan Rp397,56 triliun
Abdul Malik • 19 Nov 2020
cover

Logo Bank Indonesia (shutterstock)

Bareksa.com - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan mengumumkan pada hari ini pemerintah telah melakukan penerbitan empat seri Surat Utang Negara (SUN) dengan cara private placement kepada Bank Indonesia dengan jumlah total nominal penerbitan Rp27 triliun.

"Penerbitan SUN hari ini merupakan transaksi yang ke tujuh untuk pemenuhan sebagian pembiayaan Public Goods. Total kebutuhan pembiayaan Public Goods diproyeksikan sebesar Rp397,56 triliun, meliputi pembiayaan untuk belanja kesehatan, perlindungan sosial, serta pembiayaan sektoral Kementerian/Lembaga dan Pemda dalam rangka penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)," ungkap DJPPR Kemenkeu dalam keterangannya (19/11/2020).

Kemenkeu menyatakan transaksi ini dilakukan berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia nomor 347/KMK.08/2020 dan 22/9/KEP.GBI/2020 tanggal 20 Juli 2020 tentang Skema dan Mekanisme Koordinasi Pembelian SUN dan/atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) oleh Bank Indonesia di Pasar Perdana dan Pembagian Beban Biaya dalam rangka Pembiayaan Penanganan Dampak Pandemi COVID-19 dan PEN, serta sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002 tentang SUN dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 51/PMK.08/2019 tentang Penjualan SUN Dengan Cara Private Placement.

Pokok-pokok ketentuan dan persyaratan dari keempat seri SUN tersebut :

Ketentuan &
Persyaratan

VR0058

VR0059

VR0060

VR0061

Total Nominal (volume)

Masing-masing seri sebesar Rp6.750.000.000.000,00
(enam triliun tujuh ratus lima puluh miliar rupiah)

Jenis SUN

 Variable Rate (VR)

Status SUN

Dapat diperdagangkan

Kupon

Suku Bunga Reverse Repo Bank Indonesia tenor 3 (tiga) bulan
(Kupon tiga bulan pertama masing-masing seri sebesar 3,81729%)

Harga

100,00%

Tanggal jatuh tempo

23 November 2025

23 November 2026

23 November 2027

23 November 2028

Tanggal Setelmen

23 November 2020

Sumber : DJPPR Kemenkeu

"Selanjutnya, penerbitan SUN dan/atau SBSN baik untuk Public Goods maupun Non-Public Goods dalam rangka penanggulangan COVID-19 dan PEN akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan target yang telah ditetapkan," ungkap Kemenkeu.

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Pemerintah membuka masa penawaran Green Sukuk Ritel, Sukuk Tabungan seri ST007 pada 4-25 November 2020. Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di Bareksa untuk memesan ST007.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.