BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

IHSG Naik 2,82% Meski Asing Net Sell Rp68 Triliun, BEI Percepat Reformasi Transparansi Pasar

22 Juni 2026
Tags:
IHSG Naik 2,82% Meski Asing Net Sell Rp68 Triliun, BEI Percepat Reformasi Transparansi Pasar
Ilustrasi kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Shutterstock)

IHSG menguat 2,82% dalam sepekan. Di tengah aksi jual asing Rp68,25 triliun sepanjang 2026, BEI mempercepat reformasi transparansi pasar modal.

Bareksa - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan dengan naik 2,82% sepanjang pekan 15–19 Juni 2026 menjadi 6.177,139.

Kenaikan tersebut terjadi di tengah aksi jual bersih investor asing yang telah mencapai Rp68,25 triliun secara year to date (YTD).

Di saat yang sama, Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mempercepat reformasi transparansi pasar modal melalui peningkatan keterbukaan kepemilikan saham, penguatan aturan free float, hingga pengungkapan konsentrasi kepemilikan saham atau High Shareholding Concentration (HSC).

Promo Terbaru di Bareksa

Tabel Kinerja IHSG Sepekan

Indikator
19 Juni 2026
13 Juni 2026
Perubahan

IHSG

6.177,139

6.007,656

+2,82%

Kapitalisasi Pasar

Rp10.788 triliun

Rp10.524 triliun

+2,51%

Rata-rata Nilai Transaksi Harian

Rp24,81 triliun

Rp25,06 triliun

-1,02%

Rata-rata Volume Harian

34,03 miliar saham

36,14 miliar saham

-5,83%

Rata-rata Frekuensi Harian

2,25 juta transaksi

2,51 juta transaksi

-10,33%

Net Sell Asing YTD

Rp68,25 triliun

Rp67,34 triliun

Naik

Sumber: BEI

BEI Dorong Keterbukaan Kepemilikan Saham

Di forum pasar modal yang digelar bersama OJK, KPEI, dan KSEI pada 17 Juni, regulator dan Self-Regulatory Organization (SRO) memaparkan perkembangan reformasi pasar modal yang tengah dijalankan.

Agenda reformasi tersebut mencakup peningkatan batas free float menjadi 15%, keterbukaan data pemegang saham di atas 1%, serta publikasi data High Shareholding Concentration (HSC) yang bertujuan meningkatkan kualitas transparansi dan perlindungan investor.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menyampaikan berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pasar modal Indonesia melalui peningkatan transparansi, tata kelola, dan literasi investor.

Tabel Reformasi Pasar Modal

Reformasi
Tujuan

Free Float 15%

Meningkatkan likuiditas saham

Keterbukaan pemegang saham >1%

Memperkuat transparansi

Data HSC

Mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan

Penguatan keterbukaan emiten

Mendukung perlindungan investor

Buyback saham

Mendukung nilai jangka panjang pemegang saham

Sumber: BEI

Fundamental Pasar Dinilai Tetap Solid

BEI menilai pasar modal Indonesia masih menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian global.

Hal tersebut tercermin dari jumlah investor pasar modal yang telah melampaui 28,3 juta SID, rata-rata nilai transaksi harian sekitar Rp24,7 triliun, serta sekitar 80% perusahaan tercatat yang membukukan laba positif pada kuartal I 2026.

Selain reformasi transparansi, BEI juga memperluas edukasi investor melalui peresmian enam Galeri Investasi baru di Kepulauan Bangka Belitung serta mendorong implementasi prinsip ESG, termasuk penguatan kepemimpinan perempuan di perusahaan tercatat.

Kesimpulan

Yang menarik dari data BEI pekan ini bukan kenaikan IHSG 2,82% semata. Namun pasar tetap mampu menguat meskipun asing masih mencatat net sell Rp68,25 triliun YTD, sementara BEI terus mendorong reformasi transparansi melalui keterbukaan kepemilikan saham, free float, dan HSC untuk memperkuat kepercayaan investor jangka panjang.

FAQ

1. Mengapa IHSG naik 2,82% pada pekan 15–19 Juni 2026?
IHSG menguat 2,82% menjadi 6.177,139 dari 6.007,656 pada pekan sebelumnya. Penguatan tersebut terjadi di tengah membaiknya sentimen pasar dan tetap terjaganya fundamental pasar modal Indonesia.

2. Berapa kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia saat ini?
Kapitalisasi pasar BEI mencapai Rp10.788 triliun per 19 Juni 2026, meningkat 2,51% dibandingkan Rp10.524 triliun pada pekan sebelumnya.

3. Mengapa investor asing masih mencatat net sell?
Investor asing membukukan jual bersih (net sell) Rp3,19 triliun pada perdagangan 19 Juni 2026. Sepanjang tahun berjalan 2026, nilai net sell asing mencapai Rp68,25 triliun, yang mencerminkan kehati-hatian investor global di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik dunia.

4. Apa itu reformasi transparansi pasar modal yang sedang dilakukan BEI?
BEI bersama OJK, KPEI, dan KSEI sedang mendorong sejumlah reformasi pasar modal, antara lain:

  • Peningkatan batas free float menjadi 15%

  • Keterbukaan kepemilikan saham di atas 1%

  • Publikasi data High Shareholding Concentration (HSC)

  • Penguatan keterbukaan informasi emiten

Langkah tersebut bertujuan meningkatkan transparansi, likuiditas, dan perlindungan investor.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Profil Penulis

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.214,39

Up0,03%
Up0,87%
Up0,63%
Up6,29%
Up19,29%
Up13,77%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.172,24

Up0,17%
Up1,66%
Up1,47%
Up6,18%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.195,33

Down-0,72%
Up1,00%
Up0,83%
Up6,05%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.023,32

Down-1,37%
Down-2,07%
Down-2,32%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua