Rekomendasi Saham Hari Ini: TLKM, PGAS & MBMA, IHSG Dinilai Masih Bullish Teknikal
Rekomendasi saham hari ini TLKM, PGAS, dan MBMA untuk trading. IHSG diperkirakan konsolidasi namun tren teknikal masih bullish.

Rekomendasi saham hari ini TLKM, PGAS, dan MBMA untuk trading. IHSG diperkirakan konsolidasi namun tren teknikal masih bullish.
Bareksa - Riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia (2/1/2026) merekomendasikan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) sebagai saham pilihan untuk trading hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bepotensi konsolidasi namun dinilai trennya masih bullish teknikal.
1. TLKM: Beli Spekulatif di Rp3.480–3.450
TLKM bertahan di atas level support Rp3.390. Level Rp3.390 sebelumnya merupakan resistance sebelum berhasil ditembus. Secara historis, level resistance berada di Rp3.700. Tren jangka menengah masih positif selama harga tetap bertahan di atas support Rp3.390.
Pada grafik candlestick terbentuk pola pembalikan arah. Rekomendasi: Beli, dengan stop rugi jika harga turun di bawah Rp3.390.
Promo Terbaru di Bareksa
2. PGAS: Beli Spekulatif di Rp1.910–1.890
PGAS bergerak menembus level resistance Rp1.895 dan ditutup di Rp1.910. Jika breakout ini terkonfirmasi, harga berpeluang menguji resistance berikutnya di Rp1.990, dan tren jangka menengah akan mulai memasuki fase positif.
Dalam satu tahun terakhir, pergerakan harga berada dalam pola channel, dengan resistance di kisaran Rp2.200–2.300. Rekomendasi: Beli, dengan cut loss jika harga turun di bawah Rp1.885.
3. MBMA: Beli Spekulatif di Rp570–560
MBMA bergerak dan ditutup di atas level resistance Rp565. Jika penembusan ini terkonfirmasi, level Rp565 akan berubah menjadi support, dan harga berpotensi menguji resistance berikutnya di sekitar Rp700.
Tren jangka menengah masih positif. Rekomendasi: Beli, dengan cut loss jika harga turun di bawah Rp560.
Highlight Pasar
Grafik Pergerakan IHSG
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
IHSG naik 0,03% ke level 8.647 (30/12/2025), dengan investor asing mencatatkan net sell Rp938 miliar. Sektor penggerak utama IHSG adalah consumer cyclical naik 3,03%, infrastruktur (2,04%), keuangan (0,97%), consumer non-cyclical (0,51%), properti & real estat (0,36%), dan industri (0,19%).
Saham-saham yang menjadi penopang indeks antara lain BREN naik 1,84% ke Rp9.700), BBCA (0,62% ke Rp8.075), dan BBNI (2,58% ke Rp4.370). Nilai tukar rupiah menguat 79 poin ke level 16.690 per dolar AS. Secara teknikal, IHSG diprediksi bergerak di kisaran 8.580 (support) – 8.750 (resistance) hari ini (2/1/2026).
IHSG dinilai masih bullish secara teknikal, dengan pergerakan harga saat ini paling tepat digambarkan sebagai konsolidasi yang sehat di dekat level support dari channel uptrend. Selama indeks bertahan di atas 8.525, probabilitas lebih mendukung kelanjutan tren untuk menguji kembali resistance utama di 8.776 dibandingkan terjadinya pembalikan arah yang signifikan.
Dari perspektif teknikal gelombang Elliott, level 8.525 dihitung sebagai level support untuk gelombang menit 4, dan indeks diperkirakan akan membentuk gelombang menit 5, yang akan menguji kembali level tertinggi indeks di 8.776. Target teoretis untuk gelombang menit 5 berada di kisaran 9.640–9.750 (proyeksi Fibonacci 1,618), yang juga merupakan level resistance dari channel uptrend indeks.
Untuk siklus yang lebih panjang, puncak gelombang menit 5 akan ditandai sebagai puncak gelombang minor 3, dan indeks diperkirakan akan mengalami konsolidasi yang signifikan setelah mencapai puncak tersebut.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(AM)
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.209,26 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.186,54 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.157,7 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.054,67 | - | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.