BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Anggaran Kesehatan Naik, Saham Hermina (HEAL) Punya Potensi Upside 16%

Abdul Malik02 Januari 2026
Tags:
Anggaran Kesehatan Naik, Saham Hermina (HEAL) Punya Potensi Upside 16%
Ilustrasi aplikasi Medikaloka Hermina atau HEAL. (Shutterstock)

Medikaloka Hermina (HEAL) diuntungkan JKN dan reformasi tarif kesehatan. Analis rekomendasikan BUY dengan target harga Rp1.600 dan potensi kenaikan 16%.

Bareksa - PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) muncul jadi pemimpin rumah sakit berbasis volume di Indonesia. Menurut riset Ciptadana Sekuritas Asia(30/12/2025), dengan cakupan jaminan kesehatan nasional (JKN) yang telah menjangkau sekitar 99% populasi, HEAL berada di posisi strategis untuk menangkap permintaan layanan kesehatan mass market, khususnya ibu, anak, dan persalinan. Keunggulan historis di bidang obstetri, ginekologi, dan pediatri membuat volume pasien HEAL relatif stabil dan resilien.

Di saat yang sama, HEAL juga mulai mengerek kualitas pendapatan dengan memperluas layanan bernilai tambah tinggi seperti onkologi dan kardiologi. Jaringan rumah sakit yang luas menjadi fondasi basis pasien jangka panjang, ditopang rencana ekspansi agresif menuju 12.000–15.000 tempat tidur pada 2030. Pertumbuhan ini diperkuat kemitraan strategis dengan Astra, Grup Djarum, kolaborasi farmasi domestik, kerja sama BPJS-TK untuk rujukan kecelakaan kerja nasional, serta model kemitraan dokter yang menjadi keunggulan dalam menjaga kualitas dan retensi tenaga medis.

Kenapa Ini Penting?

Sektor rumah sakit Indonesia memasuki fase struktural yang lebih mendukung di bawah pemerintahan baru. Hal ini tercermin dari proyeksi kenaikan anggaran kesehatan 2026, peningkatan subsidi premi JKN, serta upaya penyehatan keuangan BPJS agar cakupan universal tetap terjaga. Program skrining nasional dan pelatihan dokter spesialis juga diperkirakan mendorong trafik pasien sekaligus mengurangi bottleneck tenaga medis.

Promo Terbaru di Bareksa

Meski demikian, dengan kepesertaan JKN yang mendekati jenuh, pertumbuhan volume diperkirakan mulai normalisasi. Di sinilah faktor kebijakan menjadi krusial. Rencana transisi dari sistem tarif INA-CBG ke iDRG yang lebih mencerminkan biaya riil dinilai sebagai game changer bagi industri. Operator dengan basis pasien JKN besar seperti HEAL berpotensi menikmati margin yang lebih stabil, visibilitas laba yang lebih baik, serta insentif untuk memperluas layanan berkompleksitas tinggi.

Apa Artinya bagi Investor?

Kami menginisiasi cakupan HEAL dengan rekomendasi BUY dan target harga Rp1.600/saham, merefleksikan potensi kenaikan sekitar 16% dari harga terakhir. Valuasi didasarkan pada metode DCF dengan horizon 5 tahun, basis 2025F, terminal growth 4%, dan WACC 8%. Target harga ini setara 13,6x EV/EBITDA 2026F, sejalan dengan rerata historis HEAL meski berada di atas rata-rata peer domestik.

Dengan basis permintaan struktural yang kuat, skala operasional besar, serta posisi strategis sebagai pemain volume mass market, valuasi HEAL dinilai masih memberikan margin of safety yang wajar. Namun, investor tetap perlu mencermati sejumlah risiko, antara lain perlambatan trafik pasien, tekanan berkelanjutan pada keuangan BPJS, penundaan reformasi tarif, ramp-up rumah sakit yang tidak sesuai target, pelemahan makroekonomi, serta meningkatnya wisata medis ke luar negeri.

Kesimpulan

HEAL bukan sekadar cerita ekspansi, melainkan kombinasi antara skala, stabilitas volume, dan peningkatan kualitas pendapatan. Dalam lanskap kesehatan nasional yang makin matang, HEAL berada di posisi yang tepat untuk tetap relevan dan bertumbuh, itulah alasan saham ini dinilai layak dikoleksi.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(AM)

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.​

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.209,41

Up0,32%
Up4,73%
Up0,25%
Up9,44%
Up19,71%
Up10,85%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.189,87

Up0,44%
Up4,08%
Up0,43%
Up8,97%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.161,61

Up0,57%
Up4,44%
Up0,55%
Up8,96%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.048,72

Up0,14%
-
Up0,11%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua