BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Stock Pick : IHSG Kembali Melemah, Rekomendasi Saham Hari Ini ACES, BBTN dan CTRA

Abdul Malik10 Januari 2024
Tags:
Stock Pick : IHSG Kembali Melemah, Rekomendasi Saham Hari Ini ACES, BBTN dan CTRA
Ilustrasi investor memantau pergerakan pasar saham, termasuk IHSG yang naik (bullish) dilambangkan dengan patung banteng dan menurun (bearish) dengan lambang patung beruang, serta memilih saham unggulan sesuai rekomendasi stock pick Tim Analis Bareksa. (Shutterstock)

IHSG tertekan akibat aksi ambil untung oleh pelaku pasar dan penurunan saham-saham emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu

Bareksa.com - Berikut kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (9/1/2024) dan saham pilihan rekomendasi Tim Analis Bareksa, Rabu (10/1/2024):

IHSG : last price 7.200,2

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja IHSG kembali melemah di hari kedua perdagangan pekan kedua di 2024, utamanya akibat aksi ambil untung (profit taking) oleh pelaku pasar. IHSG melemah juga akibat tertekan penurunan saham-saham emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu. Aksi profit taking itu setelah pekan lalu IHSG sempat melesat dan mencatatkan rekor tertinggi barunya (all time high).

IHSG ditutup anjlok 1,14% atau berkurang 83,28 poin ke level 7.200,2 pada Selasa sore (9/1), dengan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,65% menjadi 970,07. Tercatat 3 saham emiten milik Prajogo yakni PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ambrol masing-masing 20%, 20% dan 18%. Besarnya bobot 3 saham itu di IHSG mengakibatkan indeks saham kebanggaan Tanah Air ikut melorot.

Promo Terbaru di Bareksa

Investasi Saham di Sini

Pelemahan IHSG kemarin dicatatkan di tengah penguatan bursa saham di kawasan Asia, menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) pekan ini yang bisa memberi petunjuk potensi kebijakan Bank Sentral The Federal Reserve (The Fed). Menurut survei ekspektasi konsumen terbaru, inflasi konsumen AS diperkirakan akan turun ke level terendah dalam hampir 3 tahun pada Desember 2024.

Selain itu, pasar menanti kebijakan pemerintah China dalam mendongkrak perekonomian, seiring potensi pelemahan di Negara Panda. Bank Sentral China diprediksi akan menerapkan pelonggaran kebijakan moneter guna mendorong perekonomian, di antaranya operasi pasar terbuka, fasilitas pinjaman jangka menengah, hingga penurunan persyaratan cadangan untuk mendongkrak pertumbuhan kredit.

IHSG kemarin sempat dibuka menguat, namun kemudian di zona negatif hingga penutupan. Secara sektoral, tercatat 9 sektor saham turun dipimpin sektor barang baku minus 4,3%, infrastruktur serta sektor transportasi & logistik masing-masing amblas 1,76% dan 1,67%. Hanya 2 sektor saham menguat yakni barang konsumen naik 1,13% dan keuangan bertambah 0,4%. Frekuensi perdagangan tercatat 1.320.341 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan 18,45 miliar lembar senilai Rp10,32 triliun. Sebanyak 193 saham naik, 337 saham turun dan 241 saham stagnan.

Kinerja bursa saham regional Asia kemarin di antaranya indeks Nikkei naik 1,16% jadi 38.763,19, indeks Hang Seng melemah 0,21% jadi 16.190,02, indeks Shanghai melemah 0,2% jadi 2.893,25, serta indeks Strait Times bertambah 0,34% jadi 3.197,96.

Investasi Saham di Sini

Di tengah pelemahan IHSG, Tim Analis Bareksa merekomendasikan beberapa saham unggulan berikut:

Stock Pick

ACES

BBTN

CTRA

Last price

Rp765

Rp1.330

Rp1.255

Recommendation

Trading buy

Trading buy

Trading buy

Entry

Rp755

Rp1.315

Rp1.240

Rp730

Rp1.290

Rp1.200

Target price (TP) 1

Rp780

Rp1.350

Rp1.275

Target price (TP) 2

Rp790

Rp1.370

Rp1.285

Stop loss

Rp725

Rp1.265

Rp1.180

Sumber : Tim Analis Bareksa, last price per 9/1/2024

Investasi Saham di Sini

ACES : last price Rp765

Harga saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) melesat 4,08% atau bertambah 30 poin menjadi Rp765 pada Selasa (9/1). Tim Analis Bareksa merekomendasikan trading buy saham ACES di rentang harga Rp730 hingga Rp755, dengan target harga ambil untung di Rp780 dan Rp790, serta stop rugi di Rp725.

BBTN : last price Rp1.330

Harga saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) melonjak 3,5% atau bertambah 45 poin menjadi Rp1.330 pada Selasa (9/1). Tim Analis Bareksa merekomendasikan trading buy saham BBTN di kisaran harga Rp1.290 hingga Rp1.315, dengan target harga ambil untung di Rp1.350 dan Rp1.370, serta stop rugi di Rp1.265.

CTRA : last price Rp1.225

Harga saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) naik 2,45% atau bertambah 30 poin menjadi Rp1.255 pada Selasa (9/1). Tim Analis Bareksa merekomendasikan trading buy saham CTRA di rentang harga Rp1.200 hingg Rp1.240, dengan target harga ambil untung di Rp1.275 dan Rp1.285, serta stop rugi di Rp1.180.

Investasi Saham di Sini

Ringkasan Berita Pasar

KRAS

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) optimistis permintaan baja pada 2024 akan meningkat seiring adanya proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) pemerintah. Permintaan baja domestik diproyeksikan akan naik 1,9% di 2024 menjadi 18,49juta metrik ton. KRAS memprediksi 76% permintaan akan datang dari sektor infrastruktur. Perseroan melihat tahun ini anggaran belanja pemerintah di sektor infrastruktur akan naik 7,9%, sehingga diharapkan bisa mendorong kinerja perusahaan membaik.

Otomotif

Pemerintah kembali memberikan insentif bagi kendaraan listrik dengan menghapus bea masuk dan pajak impor mobil listrik dan hanya berlaku bagi importir yang ingin membangun pabrik mobil listrik di Indonesia ke depannya. Selain membangun pabrik, perusahaan juga harus memenuhi standar tingkat kandungan dalam negeri (TKDN). Pemerintah menunda target TKDN 40% pada 2026, dari sebelumnya ditarget di 2023, untuk mendukung transisi ke kendaraan ramah lingkungan.

AKRA

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mendirikan perusahaan pembangkit listrik yang diharapkan mampu mendorong kenaikan laba bersih perseroan ke depan. Untuk tahun ini, AKRA menargetkan kenaikan pendapatan 10-15%, dengan pendapatan di segmen bahan bakar ditarget naik 6-8%, didukung meningkatnya permintaan solar dan BBM di wilayah Indonesia Timur.

Investasi Saham di Sini

(Sigma Kinasih/Ariyanto Dipo Sucahyo/Christian Halim/AM)​

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.314,62

Up0,74%
Up4,00%
Up0,02%
Up6,36%
Up19,84%
-

Capital Fixed Income Fund

1.760,38

Up0,56%
Up3,43%
Up0,02%
Up7,02%
Up18,00%
Up42,94%

STAR Stable Income Fund

1.911,44

Up0,52%
Up2,88%
Up0,02%
Up6,21%
Up31,34%
Up59,99%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.765,08

Up0,50%
Up3,61%
Up0,02%
Up5,37%
Up20,01%
Up48,78%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.038,61

Up0,45%
Up2,06%
Up0,02%
Up3,06%
Down- 0,64%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua