BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Stock Pick : IHSG Tembus 7.200 Tunggu Suku Bunga BI, Rekomendasi Saham Hari Ini SMGR, SMRA dan ASII

Abdul Malik21 Desember 2023
Tags:
Stock Pick : IHSG Tembus 7.200 Tunggu Suku Bunga BI, Rekomendasi Saham Hari Ini SMGR, SMRA dan ASII
Ilustrasi seorang investor sedang memantau pergerakan IHSG dan memilih saham sesuai rekomendasi stock picks yang direkomendasikan oleh Tim Analis Bareksa. (Shutterstock)

IHSG melesat utamanya ditopang sentimen internal di mana pasar mencermati suku bunga BI, debat Cawapresr dan faktor teknikal

Bareksa.com - Berikut kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu (20/12/2023) dan saham pilihan rekomendasi Tim Analis Bareksa, Kamis (21/12/2023):

IHSG : last price 7.219,67

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja IHSG ditutup kembali naik menembus level psikologis 7.200 pada Rabu (20/12), atau tepat 7.219,67, dengan kenaikan 0,35% atau bertambah 3,37 poin. Senada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bertambah 3,37 poin atau naik 0,35% ke posisi 962,98. Penguatan IHSG dinilai karena sentimen internal, yakni pasar menanti rilis suku bunga Bank Indonesia hari ini (21/2) dan faktor teknikal.

Dalam rapat dewan gubernur (RDG) 2 hari ini, pasar memperkirakan BI akan kembali mempertahankan suku bunga acuan 6%. Pasar juga memperkirakan suku bunga BI baru akan dipangkas jelang semester I 2024, mengikuti peluang pemangkasan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve. Sepanjang tahun depan, suku bunga AS dan BI berpotensi dipangkas sekitar 0,75%.

Promo Terbaru di Bareksa

Investasi Saham di Sini

Pasar juga mencermati debat calon wakil presiden (Cawapres) yang akan digelar pekan ini Jumat (22/12/2023). Debat ini akan mempertemukan tiga cawapres, yaitu Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD. Debat ini bisa memberi petunjuk kemana arah kebijakan ekonomi masing-masing kandidat. Selain itu, secara teknikal IHSG dinilai sedang fase uptrend menuju 7.225.

Secara sektoral, penguatan IHSG kemarin utamanya ditopang 8 sektor saham yang meningkat, dipimpin sektor barang baku naik 2,63%, transportasi dan logistik, serta masing-masing bertambah 1,52% dan 0,43%. Sedangkan 3 sektor saham tercatat turun dipimpin kesehatan minus 0,29%, barang konsumen non primer dan industri masing-masing turun 0,15% dan 0,13%. Saham-saham dengan kenaikan tertinggi MEDS, GTBO, CARE, SURI, dan MDKA. Saham-saham dengan pelemahan terdalam yakni JTPE, RELF, EDGE, HOKI dan IRMA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.198.200 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan 21,58 miliar lembar senilai Rp14,37 triliun. Sebanyak 260 saham naik, 254 saham turun dan 251 stagnan. Kinerja Bursa Saham Asia bervariasi antara lain, indeks Nikkei menguat 1,37% jadi 33.675,89, indeks Hang Seng menguat 0,66% ke 16.613,81, indeks Shanghai melemah 1,03% jadi 2.902,11, dan indeks Strait Times melemah 0,28% jadi 3.108,03.

Investasi Saham di Sini

Di tengah penguatan IHSG, Tim Analis Bareksa merekomendasikan beberapa saham unggulan:

Stock Pick

SMGR

SMRA

ASII

Last price

Rp6.225

Rp560

Rp5.625

Recommendation

Buy on weakness

Trading buy

Buy on weakness

Entry

Rp6.200

Rp560

Rp5.625

Rp6.100

Rp540

Rp5.525

Target price (TP) 1

Rp6.325

Rp580

Rp5.750

Target price (TP) 2

Rp6.400

Rp600

Rp5.825

Stop loss

Rp6.050

Rp530

Rp5.450

Sumber : Tim Analis Bareksa, last price per 20/12/2023

Investasi Saham di Sini

SMGR : last price Rp6.225

Harga saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik 0,82% atau bertambah 50 poin menjadi Rp6.225 pada Rabu (20/12). Tim Analis Bareksa merekomendasikan beli saat melemah (BOW) saham SMGR di rentang harga Rp6.100 hingga Rp6.200, dengan target harga ambil untung di Rp6.325 dan Rp6.400, serta stop rugi Rp6.050.

SMRA : last price Rp560

Harga saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) stagnan di level Rp560 pada Rabu (20/12). Tim Analis Bareksa merekomendasikan trading buy saham SMRA di kisaran Rp540 hingga Rp560, dengan target harga ambil untung di Rp580 dan Rp600, serta stop rugi di Rp530.

ASII : last price Rp5.625

Harga saham PT Astra International Tbk (ASII) sagnan di level Rp5.625 pada Rabu (20/12). Tim Analis Bareksa merekomendasikan beli saat melemah (BOW) saham ASII di rentang harga Rp5,525 hingga Rp5,625, dengan target harga ambil untung di Rp5,750 dan Rp5,825, serta stop rugi di Rp5,450.

Investasi Saham di Sini

Ringkasan Berita Pasar

JSMR

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 309.733 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-7 s.d H-6 Hari Raya Natal 2023 yang jatuh pada periode Senin-Selasa (18-19 Desember 2023). Angka itu merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (menuju arah Merak), GT Ciawi (menuju arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung).

MDKA

PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) memberikan fasiliaas pinjaman kepada perusahaan terkendalinya yaitu PT. Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) pada tanggal 18 Desember 2023. Deny Greviartana Wijaya Corporate Secretary MBMA mengatakan berdasarkan Perjanjian MDKA memberikan pinjaman bersifat revolving credit facility kepada MBMA US$100 juta ditambah dengan Term SOFR dan margin 5,5% per tahun.

PTPP

PT PP (Persero) Tbk, BUMN konstruksi dan investasi, hingga November 2023 telah meraih kontrak senilai Rp30,20 triliun atau naik 14,38 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp26,41 triliun. Sampai akhir 2023, perseroan menargetkan perolehan kontrak proyek senilai Rp34,5 triliun dan PTPP optimistis target itu tercapai mengingat saat ini masih mengikuti sejumlah tender.

Investasi Saham di Sini

(Sigma Kinasih/Ariyanto Dipo Sucahyo/Christian Halim/AM)​

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.313,18

Up0,15%
Up3,81%
Up0,02%
Up5,82%
Up18,30%
-

Capital Fixed Income Fund

1.766,42

Up0,60%
Up3,41%
Up0,02%
Up7,32%
Up17,24%
Up43,22%

STAR Stable Income Fund

1.917,41

Up0,56%
Up2,94%
Up0,02%
Up6,33%
Up30,71%
Up60,33%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.753

Down- 0,46%
Up3,74%
Up0,01%
Up4,38%
Up18,76%
Up47,23%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.035,73

Down- 0,22%
Up1,77%
Up0,01%
Up2,68%
Down- 2,15%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua