BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Outlook 2024 : IHSG Bisa Tembus 7.500, Investor Diminta Tetap Hati-hati, Saham-saham Ini Prospektif

Abdul Malik01 Desember 2023
Tags:
Outlook 2024 : IHSG Bisa Tembus 7.500, Investor Diminta Tetap Hati-hati, Saham-saham Ini Prospektif
Outlook pasar modal 2024, termasuk pasar saham atau IHSG, SBN, reksadana hingga emas. (Shutterstock)

Saham-saham pilihan di 2024 yakni BBRI, BBNI, TLKM, EXCL, GGRM, MDKA, MEDC, JSMR dan SILO

Bareksa.com - Laporan Equity Market Outlook 2024 : A good time to be optimistic, but cautiously so yang dirilis PT Ciptadana Sekuritas Asia (6/11/2023) memproyeksi pasar saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa tembus 7.493 atau dibulatkan 7.500 di 2024. Karena itu ada potensi kenaikan 6,56% dari level saat ini 7.036 (29/11/2023) dan 8,7% dari ekspektasi pertumbuhan pendapatan yang diperkirakan Ciptadana.

Ciptadana Sekuritas memprediksi pasar saham RI punya ketahanan dan mencapai level tertinggi baru di tengah pendapatan perusahaan yang positif dan kebangkitan makroekonomi domestik tahun depan. IHSG diperdagangkan di 11,9x PER pada proyeksi 2024 dari rata-rata valuasi pasar saham Asia Tenggara 12,8x. Valuasi ini akan jadi peluang menarik baik bagi para value investor untuk masuk ke pasar saham di Indonesia. Imbal hasil dividen yang solid 3,1% juga akan mendorong total imbal hasil bagi para investor.

Pendapatan emiten yang dipantau Ciptadana Sekuritas diprediksi akan tumbuh 8,7% pada 2024, melambat dari proyeksi kenaikan 17,8% di 2023. Perlambatan ini akibat normalisasi harga komoditas batu bara dan logam. Jika tanpa memperhitungkan sektor komoditas, maka pertumbuhan pendapatan emiten diramal bisa naik 12,1% pada 2024.

Promo Terbaru di Bareksa

Investasi Saham di Sini

Sektor perbankan diperkirakan masih akan mencatat pertumbuhan 10,9% dari proyeksi pertumbuhan tinggi 19,4% di 2023 dan 47,3% di 2022F. Pada 2024, pendapatan perbankan akan menyumbang 49% terhadap pendapatan perusahaan yang diamati Ciptadana Sekuritas, naik dari 46% pada 2023, karena kontribusi pendapatan terkait komoditas menurun dari 13,1% menjadi 9,3%.

“Kami yakin prospek perekonomian Indonesia pada tahun 2024 secara umum positif, dengan pertumbuhan PDB diperkirakan 5,2%. Ditambah dengan sektor perbankan yang tangguh, beragam industri, dan peningkatan rantai nilai logam misalnya nikel, tembaga dan bauksit untuk produksi kendaraan listrik. Kami yakin hal ini akan mendukung pertumbuhan pendapatan perusahaan yang positif,” tulis Ciptadana Sekuritas.

Investasi Saham di Sini

Pemilu 2024

Pemungutan suara pada pemilu 2024 dijadwalkan pada 14 Februari dengan tiga kandidat yang mendaftar ke KPU untuk mencalonkan diri sebagai presiden, yaitu mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Konstitusi mengamanatkan pasangan calon presiden dan wakil presiden harus memperoleh minimal 50% suara. Berdasarkan hasil rata-rata jajak pendapat terbaru, Prabowo memimpin dengan 35,8%, diikuti Ganjar 30,9%, dan Anies dengan popularitas 19,7%. Hasil survei itu menunjukkan tidak ada kandidat yang akan memenangkan Pemilu dengan selisih cukup besar.

“Karena itu, kami yakin tidak satupun dari ketiga kandidat tersebut akan meraih lebih dari 50% suara pada putaran pertama Pilpres 2024 akan dilanjutkan ke putaran kedua,” ungkap Ciptadana Sekuritas.

Menurut Ciptadana, Pemilu 2024 tidak akan berdampak signifikan terhadap variabel makroekonomi dalam negeri seperti pertumbuhan dan inflasi, namun akan memberikan perbedaan dalam hal sentimen, kepercayaan, dan kepastian kebijakan. Pemilu juga berdampak pada kepercayaan dunia usaha, yang cenderung melemah sebelum Pemilu, namun membaik setelah Pemilu seiring dengan berkurangnya ketidakpastian kebijakan dan kembali berjalannya operasional pemerintahan secara normal.

Di sisi eksternal, pergerakan nilai tukar pada saat Pemilu lebih fluktuatif dipengaruhi oleh kondisi perekonomian pada saat itu. Namun, investasi portofolio asing dan nilai transaksi secara umum menurun menjelang Pemilu karena sebagian besar investor mungkin mengambil pendekatan menunggu dan melihat. Hal ini antara lain dipengaruhi oleh situasi politik di Indonesia yang masih berubah-ubah.

Investasi Saham di Sini

Di tengah optimisme pertumbuhan IHSG dan pelaksaan Pemilu, ini saham-saham pilihan Ciptadana Sekuritas di 2024:

Saham

Rekomendasi

Harga saat ini

Target harga (TP)

BBRI

Beli

Rp5.275

Rp6.250

BBNI

Beli

Rp5.275

Rp5.825

TLKM

Beli

Rp3.760

Rp4.800

EXCL

Beli

Rp2.120

Rp2.950

GGRM

Beli

Rp21.125

Rp31.500

MDKA

Beli

Rp2.530

Rp4.150

MEDC

Beli

Rp1.155

Rp2.100

JSMR

Beli

Rp4.650

Rp5.050

SILO

Beli

Rp2.740

Rp3.035

Sumber : Ciptadana Sekuritas Asia, harga saat ini per 30/11/2023​

Investasi Saham di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Capital Fixed Income Fund

1.748,61

Up0,60%
Up3,49%
Up0,01%
Up7,75%
Up17,70%
Up43,65%

STAR Stable Income Fund

1.899,32

Up0,51%
Up2,82%
Up0,01%
Up6,45%
Up30,02%
Up62,01%

I-Hajj Syariah Fund

4.755,2

Up0,55%
Up2,78%
Up0,01%
Up6,46%
Up22,18%
Up40,57%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.754,13

Up0,56%
Up2,12%
Up0,01%
Up5,47%
Up20,26%
Up50,06%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.032,96

Up0,52%
Up1,50%
Up0,01%
Up2,50%
Down- 2,95%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua