BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Pemerintah akan Lelang SBSN pada 7 November, Target Rp9 Triliun

Abdul Malik01 November 2023
Tags:
Pemerintah akan Lelang SBSN pada 7 November, Target Rp9 Triliun
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara (tengah) saat meresmikan Ground Breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Gedung Asrama Haji Jabal Uhud di Asrama Haji Embarkasi Balikpapan pada Ahad (16/7/2023), yang pembangunannya menggunakan dana dari hasil penerbitan SBSN. (Sumber : www.djppr.kemenkeu.go.id)

SBSN yang akan dilelang adalah seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara - Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk)

Bareksa.com - Pemerintah akan melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa (7/11/2023) mendatang. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementeriun Keuangan, Selasa (31/10) menyebutkan Seri SBSN yang akan dilelang adalah seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara - Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2023.

Lelang SBSN kali dengan target Indikatif Rp9 triliun dengan tanggal setelmen pada 9 November 2023.

Seri SBSN yang akan dilelang adalah sebagai berikut:

Promo Terbaru di Bareksa

1. SPN-S 07052024 (new issuance) tanggal jatuh tempo 7 Mei 2024
2. PBS036 (reopening) tanggal jatuh tempo 15 Agustus 2025
3. PBS003 (reopening) tanggal jatuh tempo 15 Januari 2027
4. PBS037 (reopening) tanggal jatuh tempo 15 Maret 2036
5. PBS034 (reopening) tanggal jatuh tempo 15 Juni 2039
6. PBS033 (reopening) tanggal jatuh tempo 15 Juni 2047

Alokasi pembelian non kompetitif 50% dari jumlah yang dimenangkan untuk seri SPN-S 07052024, sedangkan seri yang lainnya 30% dari jumlah yang dimenangkan. peserta lelang, dengan Dealer utama PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk, PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk, PT. Bank Permata, Tbk, PT. Bank Panin, Tbk, PT. Bank HSBC Indonesia, PT. Bank OCBC NISP, Tbk, Standard Chartered Bank.

Selanjutnya PT. Bank CIMB Niaga, Tbk, PT. Bank Maybank Indonesia, Tbk, Citibank N.A, PT. Bank Central Asia, Tbk, Deutsche Bank AG, PT. BRI Danareksa Sekuritas, PT. Mandiri Sekuritas, PT. Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk, PT. Bahana Sekuritas, PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Lembaga Penjamin Simpanan dan Bank Indonesia.

Investasi ORI024 di Sini

(IQPlus/30437730/AM)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama empat tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah penghargaan sebagai Midis SUN dengan Kinerja Terbaik 2021 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional). Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN Ritel.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Capital Fixed Income Fund

1.775,36

Up0,54%
Up3,36%
Up0,03%
Up6,74%
Up17,31%
Up44,99%

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.326,18

Up0,93%
Up4,25%
Up0,03%
Up5,89%
Up18,89%
-

STAR Stable Income Fund

1.925,85

Up0,48%
Up2,96%
Up0,02%
Up6,01%
Up29,39%
Up64,87%

I-Hajj Syariah Fund

4.822,06

Up0,51%
Up3,05%
Up0,02%
Up6,14%
Up21,89%
Up40,51%

Reksa Dana Syariah Syailendra OVO Bareksa Tunai Likuid

1.140,38

Up0,49%
Up2,80%
Up0,02%
Up4,93%
--

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua