BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

BPS Catat Inflasi 2,56% pada Oktober 2023

Abdul Malik01 November 2023
Tags:
BPS Catat Inflasi 2,56% pada Oktober 2023
Ilustrasi inflasi Indonesia. (Shutterstock)

Kelompok makanan, minuman dan tembakau naik 5,41%

Bareksa.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Oktober 2023 terjadi inflasi year on year (YOY) 2,56% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 115,64. Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan 5,43% dengan IHK 120,87 dan terendah terjadi di Jayapura 1,43% dengan IHK 112,88.

Dalam siaran pers (1/11), BPS menyatakan inflasi YOY terjadi karena adanya kenaikan harga seluruh indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau naik 5,41%, kelompok pakaian dan alas kaki 0,85%, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 1,16%, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 1,89%.

Selanjutnya kelompok kesehatan 2,04%, kelompok transportasi 1,2%, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,11%, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 1,5%, kelompok pendidikan 1,99%, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 2,21%, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 3,67%. Sementara itu tingkat inflasi month to month (MTM) Oktober 2023 sebesar 0,17% dan tingkat inflasi sepanjang tahun berjalan (YTD) Oktober 2023 sebesar 1,8%.

Promo Terbaru di Bareksa

Tingkat inflasi YOY komponen inti Oktober 2023 sebesar 1,91%, inflasi MTM 0,08%, dan inflasi YTD 1,54%.

Investasi Reksadana di Sini

(IQPlus/30441209/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Saham adalah instrumen investasi yang memiliki risiko kerugian. Artikel ini bertujuan untuk berbagi informasi seputar pasar dengan analisa untuk meminimalisir risiko. Setiap keputusan transaksi beli jual saham ada di tangan investor.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Capital Fixed Income Fund

1.775,04

Up0,58%
Up3,36%
Up0,03%
Up6,77%
Up17,29%
Up44,99%

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.325,82

Up0,87%
Up4,24%
Up0,03%
Up5,87%
Up18,86%
-

STAR Stable Income Fund

1.925,53

Up0,51%
Up2,96%
Up0,02%
Up6,04%
Up29,37%
Up64,92%

I-Hajj Syariah Fund

4.821,21

Up0,54%
Up3,05%
Up0,02%
Up6,18%
Up21,87%
Up40,51%

Reksa Dana Syariah Syailendra OVO Bareksa Tunai Likuid

1.140,22

Up0,55%
Up2,80%
Up0,02%
Up4,95%
--

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua