Reksadana Pendapatan Tetap Sucor AM dan Pinnacle Return 11% Seahun, Ini Isi Portofolionya
Sucorinvest Bond Fund dan Pinnacle Indonesia Bond Fund mencetak imbal hasil 11,83% dan 11,03% dalam setahun

Sucorinvest Bond Fund dan Pinnacle Indonesia Bond Fund mencetak imbal hasil 11,83% dan 11,03% dalam setahun
Bareksa - Dua reksadana pendapatan tetap di Super App Investasi Bareksa berhasil mencetak imbal hasil 11,83% dan 11,03% dalam setahun terakhir. Dua reksadana itu ialah Sucorinvest Bond Fund dan Pinnacle Indonesia Bond Fund.
Sucorinvest Bond Fund yang dikelola oleh PT Sucor Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 11,83% dalam setahun. Menurut fund fact sheet periode Desember 2025, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi Bkljt I Hutama Karya Tahap I Tahun 2016, Obligasi III Waskita Karya Tahun 2021 Seri A, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0056, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0092, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0097, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0098, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0103, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0107, Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Btn Tahap I Tahun 2025, dan SBSN Seri PBS003.
Sedangkan Pinnacle Indonesia Bond Fund yang dikelola oleh PT Pinnacle Persada Investama, mencetak imbal hasil (return) 11,03% dalam setahun. Menurut fund fact sheet periode Desember 2025, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi FR0058, Obligasi FR0071, Obligasi FR0073, Obligasi FR0074, Obligasi FR0078, Obligasi FR0096, Obligasi FR0104, Obligasi FR0106, Obligasi FR0108, dan TD Bank Capital Indonesia.
Promo Terbaru di Bareksa
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (27/01/2026) naik 0,05%
ke level 8.980,23. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat tetap di level 6,364% pada Selasa (27/01/2026) pukul 08.45 WIB.
Kinerja Reksadana Unggulan di Super App Investasi Bareksa
Berikut kinerja reksadana yang tersedia di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 27 Januari 2026) :
Reksadana Saham
IHSG : 5,18%
Indeks Reksadana Saham : 5,86%
Sucorinvest Maxi Fund : 10,31%
Indeks Reksadana Saham Syariah : 6,29%
Sucorinvest Sharia Equity Fund : 6,13%
Reksadana Campuran
Indeks Reksadana Campuran : 3,1%
Sucorinvest Anak Pintar : 7,86%
Indeks Reksadana Campuran Syariah : 3,33%
Schroder Syariah Balanced Fund : 3,66%
Reksadana Pendapatan Tetap
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : -0,13%
Trimegah Dana Obligasi Nusantara : 0,41%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,03%
Eastspring Syariah Fixed Income Amanah Kelas A : -0,06%
Reksadana Pasar Uang
Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan
Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,36%
Setiabudi Dana Pasar Uang : 0,46%
Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,37%
Syailendra Sharia Money Market Fund : 0,41%
Reksadana Indeks
Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund Kelas A : 0,75%
BRI Indeks Syariah : 6,64%
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksa dana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksa dana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
Kesimpulan
Dua reksadana pendapatan tetap di Bareksa, Sucorinvest Bond Fund dan Pinnacle Indonesia Bond Fund, mencetak return tinggi setahun terakhir, masing-masing 11,83% dan 11,03%. Keduanya fokus pada Obligasi Negara dan korporasi berkualitas. Dibandingkan IHSG yang naik tipis 0,05%, reksadana ini menawarkan alternatif investasi pendapatan stabil dengan potensi imbal hasil menarik.
FAQ
1. Apa bedanya reksadana pendapatan tetap dengan saham?
Pendapatan tetap fokus obligasi & deposito, lebih stabil, cocok untuk risiko rendah–sedang.
2. Apakah return tinggi berarti risiko tinggi?
Tidak selalu; return dipengaruhi jenis obligasi & durasi, tapi risiko tetap lebih rendah dibanding saham.
3. Bagaimana memilih reksadana terbaik?
Perhatikan kinerja historis, portofolio, dan tujuan investasi kamu.
4. Apakah kinerja masa lalu menjamin hasil masa depan?
Tidak, calon investor harus tetap membaca prospektus & memahami risiko sebelum berinvestasi.
Investasi di Aplikasi Reksadana Terbaik - Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
(Reynaldi Gumay/AM)
Tentang Penulis
*Abdul Malik
adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di
jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis
makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih
beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.209,51 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.189,7 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.161,43 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.050,16 | - | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
