BeritaArrow iconReksa DanaArrow iconArtikel

Pasar Bergejolak Akibat Suku Bunga AS Naik, Ini Reksadana Unggulan Barometer Bareksa

Abdul Malik04 Mei 2023
Tags:
Pasar Bergejolak Akibat Suku Bunga AS Naik, Ini Reksadana Unggulan Barometer Bareksa
Ilustrasi kenaikan sjuku bunga acuan Bank Sentral AS (The Federal Reserve) atau Fed Rate mengakibatkan pasar modal global bergejolak, termasuk minyak, IHSG, reksadana, SBN hingga emas. (Shutterstock)

The Fed kembali menaikkan suku bunga acuannya 0,25% atau 25 basis poin jadi 5-5,25% pada Rabu

Bareksa.com - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) kembali menaikkan suku bunga acuannya 0,25% atau 25 basis poin jadi 5-5,25% pada Rabu (3/5/2023). Kenaikan ini menjadi kesepuluh kalinya berturut-turut sejak Maret 2022 atau dalam 14 bulan. Penaikan ini membuat suku bunga acuan AS saat ini merupakan level tertinggi sejak 2007 atau dalam 16 tahun terakhir.

Bursa Saham AS Wall Street melemah pada Rabu (3/5/2023) waktu setempat atau Kamis dinihari WIB, setelah pernyataan Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell membuat investor bertanya-tanya soal langkah bank sentral AS selanjutnya dengan kenaikan suku bunga. Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 0,8%, S&P 500 kehilangan 0,7% dan Nasdaq turun 0,46%.

Pasar saham Tanah Air yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan pada Rabu juga ditutup melemah 0,74% di level 6.812,72. Meski begitu, pada penutupan perdagangan sesi I Kamis (4/5/2023), IHSG bangkit naik 0,24% di 6.829.

Promo Terbaru di Bareksa

Sentimen kenaikan suku bunga AS juga telah membuat harga minyak global anjlok 4% pada Kamis pagi WIB, akibat investor resah tentang prospek ekonomi yang bisa berdampak ke permintaan minyak global.

Meski begitu, harga emas di pasar spot justru meroket menembus level tertinggi sepanjang masa (all time high) pada Kamis pagi menyentuh US$2.072,19 per troy ons. Harga logam mulia melonjak karena The Fed mengisyaratkan akan menghentikan kenaikan suku bunganya.

Dengan tidak adanya kenaikan, maka dolar AS diharapkan akan melemah dan yield surat utang pemerintah AS akan melandai. Kondisi itu akan menguntungkan emas karena semakin terjangkau untuk investasi.

Beli Reksadana di Sini

Reksadana Unggulan Barometer Bareksa Pekan Ini

Gejolak pasar modal global dan Tanah Air akibat kenaikan suku bunga AS, tentu investor perlu menerapkan strategi jitu agar kinerja investasinya tetap maksimal. Pekan pertama Mei 2023, atau merupakan pekan pasca libur Lebaran, Barometer Bareksa memperbarui daftar produk reksadana unggulannya. Berikut daftar lengkapnya :

Top 5 Reksadana Saham Unggulan Barometer Bareksa

Reksadana

Jenis

Dana Kelolaan / AUM (Rp miliar)

Barometer Point

BNP Paribas Ekuitas

Konvensional

1.319,4

4

Mandiri Investa Atraktif Syariah

Syariah

59,2

4

Mandiri Investa Cerdas Bangsa

Konvensional

1.170,7

4

Avrist Ada Saham Blue Safir

Konvensional

331,3

3,5

Reksa Dana Allianz Alpha Sector Rotation

Konvensional

198,7

3,5

Sumber : Tim Analis Bareksa, data per 2 Mei 2023

Meskipun dari sisi komposisi produk masih sama dari pekan sebelumnya, namun penghuni top 3 reksadana saham unggulan Barometer Bareksa pekan ini berubah, yakni BNP Paribas Ekuitas, Mandiri Investa Atraktif Syariah dan Mandiri Investa Cerdas Bangsa dengan nilai Barometer point masing-masing 4.

Beli Allianz Alpha Sector di Sini

Beli Allianz Fixed Income di Sini

Top 5 Reksadana Pendapatan Tetap Unggulan Barometer Bareksa

Reksadana

Jenis

Dana Kelolaan/AUM (Rp miliar)

Barometer Point

Reksa Dana Allianz Fixed Income Fund 2

Konvensional

50,03

4,5

Mandiri Investa Dana Obligasi Seri II

Konvensional

532,4

4

Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A

Konvensional

4.293,2

4

Trimegah Dana Tetap Syariah

Syariah

38,7

4

BNP Paribas Prima II Kelas RK1

Konvensional

650,8

4

Sumber : Tim Analis Bareksa, data per 2 Mei 2023

Meskipun nama-nama produknya masih sama, namun urutan dalam top 5 reksadana pendapatan tetap unggulan Barometer Bareksa pekan ini berubah. Dalam 3 besar ditempati secara berurutan oleh Reksa Dana Allianz Fixed Income Fund 2 dan skor Barometer 4,5 poin, Mandiri Investa Dana Obligasi Seri II dan Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A masing-masing nilai Barometernya 4 poin.

Beli Mandiri Investa Dana Obligasi Seri II di Sini

Beli Trimegah Dana Tetap Syariah di Sini

Top 5 Reksadana Campuran Unggulan Barometer Bareksa

Reksadana

Jenis

Dana Kelolaan / AUM (Rp miliar)

Barometer Point

Schroder Dana Terpadu II

Konvensional

552,9

4,5

Schroder Syariah Balanced Fund

Syariah

103,8

4

Schroder Dynamic Balanced Fund

Konvensional

69,8

4

Setiabudi Dana Campuran

Konvensional

60,9

4

Sucorinvest Anak Pintar

Konvensional

234,7

3.5

Sumber : Tim Analis Bareksa, data per 2 Mei 2023​

Adapun top reksadana campuran unggulan Barometer Bareksa pekan ini tidak mengalami perubahan baik dari sisi nama-nama produk maupun urutannya, dibandingkan pekan lalu. Top 3 reksadana campuran unggulan Barometer Bareksa pekan ini masih diisi 3 produk reksadana milik Schroder Investment Management Indonesia. Yakni Schroder Dana Terpadu II dengan nilai Barometer 4,5, disusul Schroder Syariah Balanced dan Schroder Dynamic Balanced Fund dengan skor masing-masing 4.

Beli Schroder Dana Terpadu II di Sini

Beli Schroder Syariah Balanced Fund di Sini

Top 5 Reksadana Pasar Uang Unggulan Barometer Bareksa

Reksadana

Jenis

Dana Kelolaan / AUM (Rp miliar)

Barometer Point

Capital Money Market Fund

Konvensional

287,9

5

Mega Dana Kas

Konvensional

373,9

4.5

STAR Money Market

Konvensional

141,8

4

Capital Sharia Money Market

Syariah

39,2

4

Setiabudi Dana Pasar Uang

Konvensional

593,5

4

Sumber : Tim Analis Bareksa, data per 2 Mei 2023​

Dalam jajaran top 5 reksadana pasar uang rekomendasi Barometer Bareksa pekan ini ada perubahan nama produk reksadana, yakni reksadana Setiabudi Dana
Pasar Uang di posisi 5, yang jadi pendatang baru menggeser Syailendra Dana Kas yang pekan lalu di posisi 4. Namun posisi 3 besar masih tetap yaitu Capital Money Market Fund, Mega Dana Kas dan STAR Money Market.

Beli Capital Money Market Fund di Sini

Beli STAR Money Market di Sini

Top 5 Reksadana Indeks Unggulan Barometer Bareksa

Reksadana

Jenis

Dana Kelolaan / AUM (Rp miliar)

Barometer Point

Reksa Dana Indeks BNP Paribas Sri Kehati

Konvensional

1.606,6

5

Reksa Dana Indeks Allianz SRI KEHATI Index Fund

Konvensional

248,2

5

Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund Kelas A

Konvensional

1.172,2

4.5

Reksa Dana Indeks Avrist Indeks LQ45

Konvensional

707,2

4.5

BNP Paribas IDX Growth30

Konvensional

285,8

3.5

Sumber : Tim Analis Bareksa, data per 2 Mei 2023

​Terakhir, untuk top 5 reksadana indeks unggulan Barometer Bareksa pekan ini tidak ada perubahan baik dari sisi nama-nama produk maupun urutannya. Tiga besar reksadana indeks unggulan Barometer ialah Reksa Dana Indeks BNP Paribas Sri Kehati, Allianz Sri Kehati Index Fund dan Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund kelas A dengan skor masing-masih 5,5 dan 4,5.

Beli BNP Paribas Sri Kehati di Sini

Beli Reksadana Indeks Syailendra MSCI di Sini

Apa yang Baru dari Barometer Bareksa?

Apa inovasi terbaru yang diterapkan Barometer Bareksa dalam menilai produk reksadana? Berbeda dengan metode sebelumnya, kini Tim Analis Bareksa memaksimalkan penilaian Barometer Bareksa dari sisi momentum pergerakan pasar.

Model baru ini dipilih karena Tim Analis Bareksa mempertimbangkan beberapa peristiwa penting yang sangat berdampak ke pasar modal. Di antaranya beberapa kasus di industri pasar modal, pandemi Covid-19, hingga ancaman resesi global akibat kenaikan agresif suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS).

Akibat beberapa peristiwa itu, pergerakan pasar saham dan obligasi menjadi sangat fluktuatif dan bergejolak, sehingga membuat investor ragu untuk berinvestasi ke aset yang lebih berisiko atau produk selain reksadana pasar uang.

Padahal, dengan strategi dan momentum yang tepat, dinamika pasar itu justru bisa dimanfaatkan untuk meraih cuan secara optimal. Karena itulah, Tim Analis Bareksa menyesuaikan model penilaian Barometer Bareksa guna menangkap peluang tersebut.

Meski begitu, penilaian dari sisi tata kelola yang baik (GCG) tidak mengalami perubahan dalam metode penilaian Barometer Bareksa.

Beli Reklsadana Avrist Indeks LQ45 di Sini

Beli BNP Paribas IDX Growth30 di Sini

(Romainah/Christian Halim/AM)

* * *

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.331,48

Up1,07%
Up4,31%
Up0,04%
Up5,21%
Up18,40%
-

Capital Fixed Income Fund

1.782,09

Up0,63%
Up3,37%
Up0,03%
Up6,87%
Up16,25%
Up43,60%

STAR Stable Income Fund

1.932,78

Up0,58%
Up3,01%
Up0,03%
Up6,02%
Up28,65%
Up60,28%

I-Hajj Syariah Fund

4.840,99

Up0,63%
Up3,13%
Up0,03%
Up6,14%
Up21,94%
Up40,57%

Reksa Dana Syariah Syailendra OVO Bareksa Tunai Likuid

1.143,25

Up0,43%
Up2,80%
Up0,03%
Up4,97%
--

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua