Top 5 Produk Reksadana Campuran Juara Dana Kelolaan Agustus 2022

Produk reksadana campuran dengan dana kelolaan reksadana campuran terbesar masih ditempati Schroder Dana Campuran Progresif
Hanum Kusuma Dewi • 19 Sep 2022
cover

Ilustrasi investasi di reksadana campuran. (Shutterstock)

Bareksa.com - Smart Investor yang sedang mencari produk investasi untuk jangka waktu 3 hingga 5 tahun, dapat mempertimbangkan reksadana campuran. Lalu produk reksadana campuran apa saja yang bisa dipilih?

Dalam memilih produk reksadana, dana kelolaan bisa menjadi indikator kepercayaan investor meski tidak selalu mencerminkan kinerja. Reksadana campuran cocok bagi investor yang ingin berinvestasi di berbagai instrumen investasi sekaligus tapi dengan dana terbatas. Sebab, portofolio reksadana campuran adalah campuran instrumen pasar uang, obligasi dan saham.

Reksadana campuran bisa menjadi instrumen favorit terutama bagi masyarakat yang baru mulai berinvestasi. Reksadana campuran memiliki risiko sedikit lebih rendah daripada reksadana saham tapi imbal hasilnya cukup menarik.

Lalu, produk reksadana campuran apa yang bisa dipilih? Dalam mencari produk reksadana campuran, dana kelolaan atau asset under management (AUM) reksadana bisa menjadi salah satu pertimbangan.

Dana kelolaan bisa menjadi salah satu indikator kepercayaan investor dalam menaruh dana di produk reksadana tersebut.

Baca juga Daftar Manajer Investasi Juara Dana Kelolaan Reksadana Campuran Agustus 2022

Top 5 Reksadana Campuran Terbesar

Berikut 5 produk reksadana campuran berdasarkan dana kelolaan terbesar pada Agustus 2022 :

1. Schroder Dana Campuran Progresif

Posisi pertama produk reksadana campuran dengan dana kelolaan terbesar masih ditempati Schroder Dana Campuran Progresif.

2. Syailendra Dana Investasi Dinamis

Posisi kedua produk reksadana campuran dengan dana kelolaan terbesar juga masih diisi oleh Syailendra Dana Investasi Dinamis.

3. Panin Dana Berimbang

Selanjutnya ada Panin Dana Berimbang yang bertahan menempati posisi ketiga sebagai produk reksadana campuran dengan dana kelolaan terbesar pada bulan lalu.

4. Schroder Dana Kombinasi

Schroder Dana Kombinasi juga tercatat bertahan mengisi posisi keempat pada Agustus 2022. Reksadana campuran Schroder ini tersedia di super app Bareksa.

5. Insight Benefit Balanced Fund

Sementara itu posisi kelima produk reksadana campuran dengan dana kelolaan terbesar bulan lalu, masih ditempati Insight Benefit Balanced Fund.

Daftar Top 20 Reksadana Campuran Kelolaan Terbesar Agustus 2022

Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report August 2022

Dari daftar Top 20 reksadana campuran tersebut di atas, ada tiga produk yang tersedia di super app Bareksa, yaitu Schroder Dana Kombinasi, Schroder Dana Terpadu II, dan Jarvis Balanced Fund.

Tumbuh Paling Besar

Di sisi lain sepanjang tahun berjalan/YTD, produk reksadana campuran yang membukukan pertumbuhan dana kelolaan terbesar kembali dicatatkan SAM Cipta Sejahtera Campuran. Reksadana yang diterbitkan Samuel Aset Manajemen ini tumbuh 70% YTD.

Sementara secara bulanan/MOM, produk reksadana campuran yang membukukan pertumbuhan dana kelolaan terbesar juga masih ada Panin Dana Berimbang Dua, yakni 4% pada bulan lalu.

Sebagian artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report August 2022. Untuk berlangganan laporan ini silakan hubungi [email protected] (cc: [email protected]).

Baca juga Promo Top Investment: Beli Reksadana Berhadiah iPhone hingga Voucher Rp1 Juta

(Martina Priyanti/Tim Data/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​

Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.