BeritaArrow iconReksa DanaArrow iconArtikel

GOTO Susul BUKA Masuk Indeks LQ45, 19 Reksadana Koleksi Sahamnya

Abdul Malik02 Juni 2022
Tags:
GOTO Susul BUKA Masuk Indeks LQ45, 19 Reksadana Koleksi Sahamnya
Ilustrasi kenaikan harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turut mendongkrak kinerja reksadana dengan portofolio saham GOTO. (Shutterstock)

Pada perdagangan hari ini (2/6/2022), harga saham BUKA dan GOTO sama-sama menguat

Bareksa.com - Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyusul PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) masuk dalam jajaran konstituen indeks LQ45. Berdasarkan pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 31 Mei 2022, GOTO jadi penghuni baru Indeks LQ45 dengan mendepak saham PT Waskita Karya (Perseroan) Tbk (WSKT). Tak hanya itu, GOTO juga menggeser posisi WSKT di IDX30. GOTO juga masuk ke dalam indeks IDX80 menggantikan saham PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI).

Masuknya emiten berkode saham GOTO ini berkat jalur cepat atau fast entry yang diberikan oleh Bursa Efek Indonesia. GOTO baru efektif akan masuk ke dalam tiga indeks tersebut mulai 8 Juni-Juli 2022.

"Daftar dan jumlah saham yang digunakan dalam penghitungan indeks pada indeks-indeks tersebut akan efektif berlaku pada tanggal 8 Juni 2022," tulis BEI dalam pengumumannya, Selasa (31/5) dilansir Kontan.

Promo Terbaru di Bareksa

Adapun, saham BUKA yang listing sejak 6 Agustus 2021 lalu sudah terlebih masuk ke dalam indeks LQ45. Tak tanggung-tanggung, di awal debutnya di BEI, BUKA malah masuk ke dalam lima indeks.

Mengacu pengumuman BEI pada 22 September 2021, selain indeks LQ45, saham BUKA juga masuk dalam indeks IDX30, IDX80, JII dan JII70. BUKA juga mendapatkan tiket jalur cepat untuk masuk ke indeks-indeks tersebut.

BEI menetapkan tiga kriteria bagi perusahaan tercatat untuk dipertimbangkan dapat segera masuk (fast entry) ke dalam konstituen indeks. Pertama, telah tercatat minimal 20 hari bursa. Kedua, memiliki kapitalisasi pasar free float minimal berada pada peringkat 5 atau minimal 2 persen dari total kapitalisasi pasar free float indeks IDX30. Ketiga, memenuhi kriteria dan mengikuti proses seleksi indeks IDX30 yang ditentukan oleh BEI.

Pada perdagangan hari ini, Kamis (2/6/2022) pukul 14.48 saham BUKA diperdagangkan menguat 5,44 persen di level Rp310 per saham. Tidak berbeda, seiring pengumuman jadi penghuni indeks LQ45 saham GOTO terbang 12,5 persen jadi Rp342 per saham. Harga saham GOTO sudah melampaui harga sewaktu melantai di Bursa Efek Indonesia di Rp336 per saham.

Kinerja BUKA dan GOTO

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mencatatkan pendapatan bersih senilai Rp787,91 miliar pada kuartal I 2022 atau meningkat 85,95 persen secara year on year (YOY) dari sebelumnya Rp423,7 miliar.

BUKA mengantongi laba dari nilai investasi yang belum dan sudah terealisasi Rp15,49 triliun. Capaian tersebut meningkat dari periode yang sama pada tahun sebelumnya Rp297,93 juta. Emiten teknologi ini membukukan peningkatan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk senilai Rp14,54 triliun. Dengan kata lain, BUKA membalik posisi rugi bersih Rp323,8 miliar pada kuartal I 2021 menjadi laba bersih pada kuartal I 2022.

Adapun kinerja GOTO pada kuartal I 2022 masih membukukan rugi bersih Rp6,47 triliun. Nilai tersebut naik 257,2 persen dari rugi Rp1,81 pada kuartal I 2021. GoTo membukukan pendapatan bersih Rp1,49 triliun. Realisasi ini naik 65,48 persen secara tahunan dari Rp904,83 miliar pada kuartal I 2021.

Presiden Direktur GoTo Andre Soelistyo menyatakan GOTO akan fokus menuju jalur percepatan profitabilitas. Ke depannya, GoTo akan akan fokus untuk mendorong pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan untuk mempercepat langkah menuju profitabilitas.

Reksadana dengan Portofolio Saham BUKA dan GOTO

Melihat positifnya harga saham BUKA dan GOTO, kira-kira reksadana mana saja yang mengoleksi dua saham emiten teknologi ini dalam portofolionya? Menurut penelusuran Bareksa terhadap lembar fakta reksadana per April 2022, tercatat ada 7 produk reksadana yang mengoleksi saham BUKA dan 13 reksadana mengoleksi saham GOTO. Salah satu produk reksadana yakni Batavia Disruptive Equity mengoleksi kedua saham tersebut.

Reksadana dengan portofolio saham BUKA

- Bahana Dana Prima
- Batavia Dana Saham Syariah
- Batavia Disruptive Equity
- BNP Paribas Solaris
- Manulife Saham SMC Plus
- TRIM Syariah Saham
- Trimegah Balanced Absolute Strategy

Illustration

Sumber : Bareksa

Dari 7 reksadana dengan portofolio saham BUKA tersebut, reksadana Bahana Dana Prima berhasil mencatatkan cuan tertinggi dengan imbal hasil 17,29 persen setahun terakhir (per 31 Mei 2022). Kemudian disusul Trimegah Balanced Absolute Strategy dengan cuan 16,42 persen dan Batavia Dana Saham Syariah dengan imbal hasil 10,59 persen.

Adapun Batavia Disruptive Equity karena baru diluncurkan pada 15 Desember 2021 berhasil mencatatkan cuan 8,19 persen sepanjang tahun berjalan.

Reksadana dengan portofolio saham GOTO

- Batavia Dana Saham
- Batavia Dana Saham Optimal
- Batavia Disruptive Equity
- BNP Paribas Infrastruktur Plus
- Eastspring Investments Alpha Navigator Kelas A
- Eastspring Investments Value Discovery Kelas A
- Jarvis Balanced Fund
- Manulife Greater Indonesia Fund
- Manulife Saham Andalan
- Reksa Dana Principal Total Return Equity Fund Kelas O
- Prospera Bijak
- TRIM Kapital
- TRIM Kapital Plus

Illustration

Sumber : Bareksa

Tercatat dari 13 reksadana yang mengoleksi saham GOTO tersebut, cuan tertinggi setahun terakhir dibukukan TRIM Kapital Plus dengan imbalan 20,52 persen, disusul TRIM Kapital Plus dengan imbal hasil 20,02 persen. Kemudian reksadana Jarvis Balanced Fund dengan cuan 16,1 persen dan Eastspring Investments Alpha Navigator Kelas A dengan imbalan 15,97 persen.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi,atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/Romainah/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.


Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.313,93

Up0,21%
Up3,89%
Up0,02%
Up5,88%
Up18,64%
-

Capital Fixed Income Fund

1.765,78

Up0,56%
Up3,45%
Up0,02%
Up7,28%
Up17,13%
Up42,93%

STAR Stable Income Fund

1.916,73

Up0,53%
Up2,93%
Up0,02%
Up6,30%
Up30,61%
Up60,34%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.754,19

Down- 0,39%
Up3,83%
Up0,01%
Up4,45%
Up18,86%
Up47,37%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.036,49

Down- 0,15%
Up1,85%
Up0,01%
Up2,75%
Down- 2,19%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua