Daftar 5 Produk Reksadana Pasar Uang Kelolaan Terbesar April 2022

Mandiri Investa Pasar Uang masih menempati posisi puncak dengan dana kelolaan pada bulan lalu tercatat Rp14,07 triliun
Hanum Kusuma Dewi • 12 May 2022
cover

Ilustrasi top 5 manajer investasi juara dana kelolaan reksadana, lonjakan unit penyertaan reksadana, reksadana imbalan tertinggi dan dana kelolaan terbesar. (Shutterstock) (shutterstock)

Bareksa.com - ​Anda sedang mencari instrumen investasi yang stabil dan risikonya rendah? Jika iya, reksadana pasar uang bisa dipertimbangkan untuk dipilih bahkan oleh investor pemula.

Berikut ulasan mengenai produk reksadana pasar uang. Besaran dana kelolaan bisa menjadi satu pertimbangan untuk memilih suatu produk reksadana yang dalam hal ini reksadana pasar uang.

Seperti diketahui bahwa dana kelolaan atau asset under management (AUM) mencerminkan kepercayaan investor untuk menaruh dana mereka dalam produk reksadana. Daftar produk reksadana pasar uang dengan dana kelolaan terbesar berikut bisa Anda pertimbangkan.

Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report April 2022 yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyebutkan industri reksadana mengalami penurunan dana kelolaan sepanjang Maret dan jenis pasar uang juga salah satu yang terkoreksi. Walau demikian, masih ada produk yang mengalami peningkatan dana kelolaan.

Baca juga Kelolaan Reksadana Pasar Uang Rp109,2 Triliun di April 2022, Ini 5 Manajer Investasi Terbesar

Berikut top 5 produk reksadana pasar uang yang membukukan dana kelolaan terbesar per April 2022, sebagai berikut:

1. Mandiri Investa Pasar Uang

Posisi pertama produk reksadana pasar uang dengan dana kelolaan terbesar masih ditempati Mandiri Investa Pasar Uang. Pada bulan lalu dana kelolaan salah satu produk dari Mandiri Manajemen Investasi/MMI ini adalah Rp14,07 triliun.

2. Sucorinvest Money Market Fund

Reksadana Sucorinvest Money Market Fund bertahan di posisi ke-2. Dana kelolaan Sucorinvest Money Market Fund pada bulan lalu Rp11,84 triliun, tumbuh 19 persen secara bulanan/MOM dan naik 55 persen sepanjang tahun berjalan.

3. Batavia Dana Kas Maxima

Batavia Dana Kas Maxima juga bertahan pada posisi ke-3 dengan nilai kelolaannya Rp9,18 triliun. Dana kelolaan Batavia Dana Kas Maxima tumbuh secara MOM dan YTD, masing-masing 3 persen dan 2 persen.

4. Bahana Dana Likuid

Bahana Dana Likuid, reksadana pasar uang kelolaan Bahana TCW Investment Management juga masih bertahan di posisi ke- 4, dengan dana kelolaan Rp5,69 triliun pada akhir bulan lalu. Dana kelolaan Bahana Dana Likuid tumbuh 9 persen dalam sebulan.

5. Syailendra Dana Kas

Sementara itu Syailendra Dana Kas berhasil naik empat peringkat dibandingkan posisinya pada Maret 2022, jadi ke-5 pada April 2022. Kelolaan Syailendra Dana Kas pada bulan lalu tercatat Rp4,92 triliun, tumbuh 32 persen secara bulanan dan naik 37 persen sepanjang tahun berjalan.

Baca juga Top 10 Reksadana Terlaris di Bareksa April 2022

Daftar 20 Reksadana Pasar Uang dengan Kelolaan Terbesar April 2022

Sumber : Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report April 2022

Reksadana pasar uang sendiri adalah reksadana yang menempatkan portofolionya ke dalam instrumen pasar uang seperti deposito, surat berharga atau surat utang dengan jatuh tempo kurang dari setahun. Reksadana pasar uang cocok untuk investor dengan profil risiko rendah dan untuk investasi jangka pendek.

Data dalam artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report April 2022. Untuk berlangganan laporan ini silakan hubungi [email protected] (cc: [email protected]).

Baca juga Investasi Reksadana, Bisa Raih Hadiah Laptop hingga Voucher  

(Martina Priyanti/Tim Data/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.