CEO STAR AM, Reita Farianti : Generasi Milenial dan Z Potensial Dorong Pasar Modal

Gen Z adalah generasi yang lahir antara 1997 hingga 2012 dan saat ini berusia antara 9 dan 24 tahun
Hanum Kusuma Dewi • 22 Apr 2022
cover

Ilustrasi investor generasi milenial yang berbondong-bondong berinvestasi di pasar modal khususnya reksadana secara online melalui ponsel. (Shutterstock)

Bareksa.com - Presiden Direktur STAR Asset Management, Reita Farianti menilai generasi milenial dan generasi Z memiliki peran yang strategis untuk mendorong pertumbuhan pasar modal negeri, termasuk industri reksadana.

Reita mengatakan generasi milenial, merupakan generasi yang lahir di zaman yang sama dengan pesatnya pertumbuhan teknologi, saat akses ke segala informasi dan transaksi finansial dapat dilakukan dengan mudah.

"Selama beberapa tahun terakhir, kita dapat melihat peningkatan tren dalam berinvestasi di pasar modal di kalangan milenial," kata Reita kepada Bareksa, Kamis (21/4/2022).

Ia menyampaikan total jumlah investor di pasar modal Indonesia per 29 Desember 2021 saja, telah meningkat 92,7 persen menjadi 7,48 juta investor dari sebelumnya 3,88 juta investor per akhir Desember 2020.

Lebih lanjut jelasnya, berdasarkan data BEI, pertumbuhan investor ritel pada 2021 ditopang oleh kalangan milenial (kelahiran 1981- 1996) dan Gen-Z (kelahiran 1997 – 2012) atau rentang usia kurang lebih (≤)40 tahun sebesar 88 persen dari total investor ritel baru (per November 2021).

"Hal ini menunjukkan bahwa dengan upaya-upaya literasi dan edukasi yang baik dari pemerintah, regulator maupun pelaku pasar modal bukan tidak mungkin ke depannya investor dari kalangan milenial dan Gen Z, menjadi kelompok yang sangat potensial untuk menopang pertumbuhan pasar modal Indonesia," kata Reita.

Baca juga KSEI : Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 8,4 Juta di Maret 2022, Reksadana 7,7 Juta

Karakter Milenial dan Gen Z

Sebagai informasi, melansir laman Kontan, generasi milenial adalah istilah yang digunakan untuk menyebut generasi yang lahir pada tahun 1981 hingga 1996. Generasi milenial juga seringkali disebut dengan generasi Y. Saat ini rata-rata usia generasi millenial adalah 25 hingga 40 tahun.

Dirangkum dari laman The Kasasa Exchange, generasi milenial memberi kekuatan yang besar pada jumlah angkatan kerja, tetapi juga rata-rata masih belum memiliki tingkat finansial yang mapan.

Di sisi lain, Gen Z seperti dilansir Kontan, adalah generasi yang lahir antara 1997 hingga 2012. Saat ini mereka berusia antara 9 dan 24 tahun. Nama Generasi Z awalnya disebut pengganti orang termuda di planet ini, namun kini generasi A telah mengambil alih menjadi generasi termuda.

Gen Z telah tumbuh di dunia yang sangat terhubung dan smartphone adalah metode komunikasi pilihan mereka. Rata-rata, mereka menghabiskan 3 jam sehari di perangkat seluler mereka. 

Gen Z juga disebut-sebut akan belajar tentang pengelolaan keuangan pribadi lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka memiliki orientasi yang kuat untuk melek keuangan dan membuka rekening tabungan pada usia yang lebih muda dari generasi sebelumnya.

Baca juga Promo THR Bareksa, Beli Reksadana Raih Hadiah Total Rp50 Juta

(Martina Priyanti/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.