Inilah Daftar 10 Reksadana Terlaris Sepanjang Januari 2022

Daftar 10 reksadana dengan peningkatan unit penyertaan terbesar sepanjang Januari 2022 didominasi oleh reksadana pasar uang sebanyak 6 produk, sementara 4 produk lainnya merupakan reksadana pendapatan tetap
Abdul Malik • 09 Feb 2022
cover

Ilustrasi top 10 reksadana kenaikan unit penyertaan terbesar. (Shutterstock)

Bareksa.com - Membuka tahun 2022, industri reksadana Tanah Air terlihat sedikit mengalami penurunan kinerja dalam hal total dana kelolaan (asset under management/AUM) jika dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2021.

Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), per Januari 2022 AUM industri reksadana di Indonesia tercatat Rp574,63 triliun, turun Rp5,33 triliun (-0,92 persen) dari posisi per Desember 2021 yang senilai Rp579,96 triliun.

Hal tersebut sekaligus memutus rally kenaikan AUM selama 6 bulan beruntun yang sudah terjadi sejak Juli 2021 hingga Desember 2021.

Di sisi lain, penurunan AUM yang terjadi pada bulan lalu juga disebabkan oleh keluarnya sebagian kecil pelaku pasar, di mana mereka cenderung mengurangi kepemilikan reksadananya. 

Hal tersebut terlihat dari berkurangnya unit penyertaan dari sebelumnya 422,19 miliar unit per Desember 2021, menjadi 421,78 miliar unit penyertaan per Januari 2022.

Artinya, sepanjang Januari 2022 terdapat penurunan unit penyertaan 413,28 juta atau sekitar -0,1 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Baca : Bareksa Raih Pendanaan Seri C dari Grab, Kukuhkan Sinergi Grab - Bareksa - OVO

Di tengah industri reksadana yang secara umum mengalami penurunan UP, tentu masih terdapat beberapa produk yang tetap saja laris manis di-subscribe alias mencatatkan pertumbuhan UP tertinggi sepanjang Januari 2022.

Berdasarkan reksadana yang dijual di Bareksa, berikut top 10 reksadana dengan peningkatan unit penyertaan tertinggi pada Januari 2022.

No.

Nama Reksa Dana

Manajer Investasi

Jenis

UP Des-21

UP Jan-22

Pertumbuhan

1

Sucorinvest Stable Fund

Sucorinvest Asset Management, PT

Pendapatan Tetap

 6,501.22

 7,430.92

 929.70

2

Sucorinvest Money Market Fund

Sucorinvest Asset Management, PT

Pasar Uang

 4,743.15

 5,532.68

 789.53

3

Danareksa Seruni Pasar Uang III

Danareksa Investment Management, PT

Pasar Uang

 1,448.07

 2,021.31

 573.24

4

BNI-AM Dana Likuid

BNI Asset Management, PT

Pasar Uang

 1,211.74

 1,687.21

 475.48

5

TRIM Kas 2

Trimegah Asset Management, PT

Pasar Uang

 2,336.13

 2,668.02

 331.89

6

Syailendra Dana Kas

Syailendra Capital, PT

Pasar Uang

 2,419.08

 2,708.73

 289.65

7

Sucorinvest Sharia Sukuk Fund

Sucorinvest Asset Management, PT

Pendapatan Tetap

 131.07

 254.63

 123.57

8

Reksa Dana BNI-AM Dana Pendapatan Tetap Makara Investasi

BNI Asset Management, PT

Pendapatan Tetap

 115.35

 202.82

 87.47

9

HPAM Ultima Money Market

Henan Putihrai Asset Management, PT

Pasar Uang

 368.71

 449.51

 80.80

10

Manulife Pendapatan Bulanan II

Manulife Aset Manajemen Indonesia, PT

Pendapatan Tetap

 7,349.49

 7,428.27

 78.78

Sumber: OJK, diolah Bareksa; Nominal dalam Juta Unit

Baca : Kerahkan Sinergi Ekosistem, Grab-OVO Ikut Mendukung Perluasan Distribusi SBN Melalui Bareksa​

Berdasarkan tabel tersebut, dapat dilihat 10 produk yang tersedia di Bareksa dengan peningkatan unit penyertaan terbesar sepanjang Januari 2022 didominasi oleh reksadana pasar uang sebanyak 6 produk, sementara 4 produk lainnya merupakan reksadana pendapatan tetap.

Peningkatan UP yang terjadi pada produk-produk tersebut memberikan gambaran bahwa investor memiliki antusiasme dan percaya bahwa reksadana yang dikelola oleh manajer investasi yang bersangkutan memiliki reputasi yang baik dalam mengelola dana milik investornya.

Hal tersebut tentu dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi investor yang ingin membeli suatu produk reksadana.

Perlu diketahui, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Baca : Kolaborasi PT Pegadaian - Bareksa, Hadirkan Tabungan Emas Online untuk Investasi Terintegrasi

(KA01/Arief Budiman/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​

Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.