Top 5 Reksadana Campuran Juara Dana Kelolaan Oktober 2021

Tiga dari lima produk reksadana campuran dengan dana kelolaan terbesar pada bulan lalu dikelola Schroder
Hanum Kusuma Dewi • 18 Nov 2021
cover

Ilustrasi investasi di reksadana campuran. (Shutterstock)

Bareksa.com - Dana kelolaan maupun unit penyertaan reksadana campuran per akhir Oktober 2021 tercatat turun, bila dibandingkan dengan angka pada akhir 2020. Sebaliknya, secara bulanan/MoM, unit penyertaan dan dana kelolaan reksadana campuran kompak naik.

Laporan Bareksa Mutual Fund Industry Data Market – Monthly Report October 2021 yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan dana kelolaan reksadana campuran secara YtD terkoreksi 0,54 persen, menjadi Rp26,62 triliun per akhir Oktober 2021. Di sisi lain, unit penyertaan reksadana campuran pada bulan lalu sebanyak 20,49 miliar unit, terkoreksi 1,36 persen dibandingkan akhir 2020.

Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report October 2021

Reksadana campuran dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin berinvestasi di pelbagai instrumen investasi sekaligus tapi dengan dana terbatas. Seperti es campur yang berisi banyak jenis isinya, reksadana campuran pun demikian. Reksadana campuran berisi campuran instrumen pasar uang, pendapatan tetap, dan saham.

Melansir laman resmi Schroders Indonesia, reksadana campuran ialah reksadana yang berinvestasi minimum 79 persen di campuran instrumen pasar uang atau instrumen pendapatan tetap atau saham. Maksudnya, bobot masing-masing aset tidak boleh lebih dari 79 persen total portofolio reksadana campuran.

Top 5 Reksadana Campuran Dana Kelolaan Terbesar

Lalu, apa saja produk reksadana campuran yang membukukan kelolaan terbesar pada Oktober 2021? Berikut posisi 5 besar produk reksadana campuran berdasarkan dana kelolaan pada Oktober 2021 :

1. Schroder Dana Campuran Progresif

Posisi pertama produk reksadana campuran dengan dana kelolaan terbesar ditempati Schroder Dana Campuran Progresif. Secara bulanan/MoM, dana kelolaan Schroder Dana Campuran Progresif tumbuh 3 persen.

2. Syailendra Dana Investasi Dinamis

Syailendra Dana Investasi Dinamis menempati posisi kedua produk reksadana campuran dengan dana kelolaan terbesar. Produk ini mengalami pertumbuhan kelolaan baik secara YtD dan MoM, masing-masing 41 persen dan 2 persen.

3. Schroder Dana Kombinasi

Posisi ketiga ditempati Schroder Dana Kombinasi, yang mengalami pertumbuhan dana kelolaan baik secara YtD dan MoM, masing-masing 11 persen dan 39 persen.

4. Panin Dana Berimbang

Sementara itu Panin Dana Berimbang menempati posisi keempat. Kelolaan Panin Dana Berimbang tumbuh positif baik secara YtD dan MoM, masing-masing 6 persen dan 2 persen.

5. Schroder Dana Terpadu II

Posisi kelima produk reksadana campuran dengan dana kelolaan terbesar ditempati Schroder Dana Terpadu II. Produk ini mengalami pertumbuhan 1 persen secara MoM.

Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report October 2021

Sementara itu secara YtD, produk reksadana campuran yang mengalami pertumbuhan paling besar adalah Jarvis Balanced Fund yakni mencapai 1218 persen.

Sebagian artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report October 2021. Untuk berlangganan laporan ini sila hubungi [email protected] (cc: [email protected]).

(Martina Priyanti/Tim Data/am)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.