IHSG Masih Berfluktuasi, Coba Lirik Investasi Ini!
Beberapa investor justru menahan investasinya saat kondisi saat ini

Beberapa investor justru menahan investasinya saat kondisi saat ini
Bareksa.com - Di tengah fluktuasinya pasar saham yang cukup tinggi, beberapa investor justru menahan diri untuk berinvestasi karena kondisi saat ini dinilai masih memiliki risiko tinggi.
Padahal, dengan kondisi pasar saham yang masih bergerak cenderung menurun ini, merupakan momen terbaik untuk berinvestasi, khususnya untuk reksa dana saham. Sebab saat ini harga reksa dana bisa dikatakan 'murah', terimbas penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak beberapa waktu lalu.
Biasanya pergerakan reksa dana akan melambung saat pasar saham kembali pulih. (Baca juga: Investasi Saat Krisis, Raih Keuntungan Maksimal Saat Ekonomi Pulih)
Promo Terbaru di Bareksa
Namun, bagi sebagian investor tentu sangat berat untuk mulai berinvestasi pada saham, terutama bagi yang kurang menyukai fluktuasi tinggi. Apalagi dalam jangka pendek pergerakan saham diperkirakan masih berfluktuatif.
Oleh karena itu, investor tersebut dapat memilih jenis reksa dana lain yang memiliki risiko lebih rendah dibanding saham, yakni reksa dana pendapatan tetap dan pasar uang.
Tabel: Reksa Dana Pasar Uang dengan Return Tertinggi 1 Bulan

Sumber: Bareksa.com
Reksa dana pasar uang yang memiliki return tertinggi dalam sebulan terakhir adalah Danamas Rupiah. Reksa dana yang dikelola oleh PT Sinarmas Asset Management ini memberi imbal hasil 0,68 persen. Kemudian pada posisi kedua Mega Asset Multicash, reksa dana milik PT Mega Asset Management dengan return 0,65 persen.
Selanjutnya pada posisi ketiga reksa dana Bahana Dana Likuid. Reksa dana yang dikelola PT Bahana TCW Investment Management ini menghasilkan return 0,61 persen.
Tabel: Reksa Dana Pendapatan Tetap dengan Return Tertinggi 1 Bulan

Sumber: Bareksa.com
Sementara bagi Anda yang menginginkan imbal hasil yang lebih tinggi dibanding reksa dana pasar uang, dapat berinvestasi pada reksa dana pendapatan tetap. Meskipun risiko yang dimiliki reksa dana ini lebih tinggi dari reksa dana pasar uang, tapi risikonya jauh lebih rendah dibanding reksa dana saham.
Tidak hanya pada reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap milik PT Sinarmas Asset Management pun membukukan return tertinggi dalam sebulan. Dua reksa dana milik Sinarmas, yakni Danamas Stabil dan Simas Danamas Mantap Plus masing-masing menghasilkan return 0,6 persen dalam sebulan. Lalu kemudian GAP Fixed Income Fund II, reksa dana yang dikelola oleh PT GAP Capital menghasilkan return 0,56 persen.
Kinerja reksa dana pendapatan tetap pada bulan ini masih tertekan oleh sentimen global yang membuat dolar terus menguat. Hal tersebut juga mempengaruhi pergerakan yield obligasi sehingga terus mengalami kenaikan. Semakin tinggi yield maka harga obligasi tersebut semakin menurun.
Saat ini rupiah masih terus melanjutkan pelemahan hingga menyentuh level Rp14.334 per dolar Amerika. Sementara yield obligasi benchmark 10 tahun kini berada di level 9,19 persen -- level tertinggi dalam 1 tahun. Namun, dana asing masih stabil dan belum menunjukkan adanya outflow yang cukup besar di pasar obligasi ini.
Itulah beberapa reksa dana yang dapat dijadikan pertimbangan untuk berinvestasi saat pasar saham sedang berfluktuasi, terutama bagi investor yang belum memiliki keberanian untuk berinvestasi pada reksa dana saham. Jangan khawatir saat kondisi pasar sedang mengalami penurunan karena justru ini merupakan kesempatan untuk melakukan pembelian bertahap untuk mendapatkan imbal hasil yang maksimal.
***
Anda tertarik berinvestasi reksa dana, produk investasi resmi yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan RI? Jika tertarik, silakan mendaftar menjadi nasabah marketplace reksa dana onlineterintegrasi Bareksa - Buana Capital dengan mengklik tautan ini.
Jika Anda ingin belajar dan mendalami investasi reksa dana, termasuk bagaimana menggunakan berbagai perangkat online untuk mengukur, membandingkan, dan memonitor reksa dana dengan return terbaik, silakan mengikuti workshop Bareksa Fund Academy online maupun offline. Untuk mendaftar klik tautan ini. GRATIS.
DISCLAIMER
Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.209,41 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.189,87 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.161,61 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.048,72 | - | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
