Takut Harga Saham Turun Lagi, Kita Bisa "Parkir" Dana Di Reksa Dana Pasar Uang
Beta reksa dana pasar uang sangat kecil bahkan dibawah 0,1 yang menunjukan risiko rendah

Beta reksa dana pasar uang sangat kecil bahkan dibawah 0,1 yang menunjukan risiko rendah
Bareksa.com - Di tengah kondisi pasar modal yang fluktuasinya tinggi akibat pelemahan ekonomi, reksa dana pasar uang bisa menjadi alternatif "parkir" dana sementara bagi investor.
Ada berbagai jenis reksa dana, yang paling berisiko yakni reksa dana saham. Sebaliknya yang risikonya paling kecil yakni reksa dana pasar uang. Bagaimana ukuran risiko reksa dana tersebut terbentuk?
Tinggi rendahnya risiko dari suatu reksa dana salah satunya dilihat dari volatilitas nilai aktiva bersih reksa dana tersebut.
Promo Terbaru di Bareksa
Biasanya volatilitas dari suatu reksa dana terpengaruh dari kondisi pasar saham. Misalnya pergerakan NAB reksa dana saham yang sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga saham yang terangkum pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Jika IHSG melemah, pergerakan NAB reksa dana saham juga ikut melemah.
Seberapa kuat hubungan volatilitas antara IHSG dengan reksa dana diukur melalui indikator yang disebut dengan "beta reksa dana".
Jika beta reksa dana memiliki nilai lebih dari satu, mengindikasikan bahwa nilai reksa dana tersebut bergerak dengan volatilitas lebih tinggi dari IHSG. Sementara beta kurang dari satu mengindikasikan nilai reksa dana tersebut memiliki volatilitas lebih rendah dibanding IHSG.
Secara umum, reksa dana saham memiliki beta yang relatif tinggi karena isi portofolionya saham, sementara jenis reksa dana yang memiliki beta paling rendah adalah reksa dana pasar uang karena tidak ada saham di portofolionya.
Reksa dana pasar uang mayoritas berisi deposito dan obligasi yang jangka waktunya kurang dari satu tahun.
Grafik Pergerakan Reksa Dana Saham dan Reksa Dana Pasar Uang
Grafik Pergerakan Reksa Dana Pasar Uang

Sumber: Bareksa.com
Pada grafik diatas terlihat perbandingan pergerakan dari reksa dana pasar uang dan reksa dana saham. NAB reksa dana saham sangat berfluktuatif, sementara NAB reksa dana pasar uang bergerak fluktuasinya sangat rendah namun terus bergerak naik.
Sementara itu beta reksa dana pasar uang jauh dari angka 1, bahkan dibawah angka 0,1. Hal ini menunjukan volatilitas reksa dana pasar uang sangat rendah sehingga hampir tidak berpengaruh pada pergerakan IHSG.
Tabel: Return dan Beta Reksa Dana Pasar Uang

Sumber: Bareksa.com
Pada beberapa bulan ini IHSG mengalami penurunan yang cukup dalam. Dalam satu bulan terakhir saja, IHSG hanya mencatatkan return minus 6,7 persen. Akibat penurunan IHSG ini, kinerja reksa dana terutama reksa dana saham tentu saja mengalami penurunan yang signifikan.
Namun penurunan IHSG tersebut tidak mempengaruhi kinerja dari reksa dana pasar uang. Hampir semua kinerja reksa dana pasar uang dalam satu bulan terakhir mengalami kenaikan. Akibat tidak terpengaruh dengan pergerakan IHSG, return reksa dana pasar uang ini dalam satu tahun terakhir bahkan melebihi dari IHSG.
Dalam satu tahun terakhir, IHSG hanya menghasilkan return 2,3 persen. Sementara indeks reksa dana pasar uang mencatatkan return 5,82 persen dalam satu tahun terakhir.
Jadi bagi Anda yang ingin berinvestasi namun kurang menyukai volatilitas dapat memilih reksa dana pasar uang yang memiliki beta sangat rendah namun return yang dihasilkan lebih tinggi dibandingkan bunga bank maupun bunga deposito. Atau bagi anda investor saham yang masih menunggu kondisi pasar saham yang lebih kondusif bisa menempatkan dananya di reksa dana pasar uang. (np) (Baca juga : 'Menabung' di Reksa Dana Pasar Uang: Minim Risiko, Lebih Menarik dari Deposito)
***
Anda tertarik berinvestasi reksa dana, produk investasi resmi yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan RI? Jika tertarik, silakan mendaftar menjadi nasabah marketplace reksa dana online terintegrasi Bareksa - Buana Capital dengan mengklik tautan ini.
Jika Anda ingin belajar dan mendalami investasi reksa dana, termasuk bagaimana menggunakan berbagai perangkat online untuk mengukur, membandingkan, dan memonitor reksa dana dengan return terbaik, silakan mengikuti workshop Bareksa Fund Academy online maupun offline. Untuk mendaftar silakan klik tautan ini. GRATIS.
DISCLAIMER
Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.212 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.190,99 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.163,19 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.050,12 | - | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
