BeritaArrow iconPasar ModalArrow iconArtikel

Harga Warrant Sentuh Rp 400, Saham NASA Berpeluang Melonjak 188 Persen

Bareksa07 Agustus 2017
Tags:
Harga Warrant Sentuh Rp 400, Saham NASA Berpeluang Melonjak 188 Persen
Pengunjung melintasi layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Hingga pukul 15.00 WIB, harga warrant Rp 400, harga pelaksanaan Rp 105, modal yang harus dikeluarkan pemodal Rp 505

Bareksa.com – Pada perdagangan hari ini 7 Agustus 2017, pukul 15.00 WIB harga saham PT Ayana Land International Tbk (NASA) kembali melonjak hingga mencapai batas persentase peningkatan tertinggi harian. Meskipun tidak ada sentimen signifikan yang memengaruhi pergerakan harga saham ini, terpantau perdagangan warrant yang menyertai saham ini cukup ramai. (Baca Juga : Hanya Ada Transaksi 15 Lot, Banyak Investor Tak Mau Lepas Saham NASA. Kenapa?)

Pada hari ini, saham NASA mulai diperdagangkan perdana di Bursa Efek Indonesia. Seiring dengan listing perdananya, perusahaan properti dan hotel ini menerbitkan sebanyak-sebanyaknya 3 miliar lembar saham baru yang dilekatkan dengan warrant sebanyak 2,7 miliar unit. Setiap pemegang 10 saham baru mendapat 9 warrant dengan harga nominal Rp 100 dan harga pelaksanaan Rp 105.

Mengacu pada data KSEI, NASA warrant dengan kode NASA-W dapat diperdagangkan selama tiga tahun hingga jatuh tempo pada 3 Agustus 2020. Hingga pukul 15.00 WIB, harga NASA-W berada di level Rp 400 atau menguat 400 kali lipat dibandingkan harga pembukaannya yang dibuka Rp 1 per unit. Namun pada pembukaan perdagangan hari ini pukul 09.00 WIB, harga warrant di level Rp 150. Sebab tingginya permintaan beli mendongkrak harga warrant tersebut.

Promo Terbaru di Bareksa

Saham NASA Masih Mempunyai Potential Upside

Meskipun sudah mengalami peningkatan signifikan, harga saham NASA di pasar reguler itu masih lebih murah atau terdiskon hingga 188 persen bila dibandingkan dengan harga warrant ditambah harga pelaksanaannya.

Berdasarkan analisis Bareksa, harga pelaksanaan (exercise) saham NASA hanya Rp 105 per saham. Bila seorang investor membeli warrant di harga saat ini yaitu Rp 400, dia harus membayar lagi Rp 105 untuk mengeksekusi warrant tersebut hingga menjadi saham NASA. Artinya, modal yang dia keluarkan untuk saham NASA melalui warrant itu adalah Rp 505 (Rp 400 + Rp 105).

Angka ini tentu lebih tinggi dibandingkan dengan harga saham di pasar reguler; berarti sang investor mengharapkan di masa depan harga saham NASA akan naik lebih tinggi dibandingkan dengan modal yang ia keluarkan tersebut.

Jika Besok Menguat 35 Persen, Saham Induk NASA Masih Murah

Melihat kondisi ini, harga saham NASA bisa terbilang lebih murah karena masih ada potential upside mencapai 188 persen bila dibandingkan dengan harga warrant (dengan asumsi setelah dikonversi). Maka dari itu, pelaku pasar berpotensi meraih keuntungan lebih besar dengan membeli saham NASA seharga Rp 175 di pasar reguler, dibandingkan dengan potensi upside tersebut di Rp 453.

Harga saham NASA ditutup Rp 175 per lembar hari ini, jika besok masih menguat 35 persen maka saham NASA akan ditutup di level Rp 236. Artinya jika harga saham induk NASA Rp 236 ditambah dengan harga pelaksanaan warrant Rp 105, berarti harga saham NASA diperdagangkan Rp 341 per lembar atau dengan kata lain masih lebih murah dibandingkan dengan membeli harga saham induk melalui warrant yang jika dijumlah setara dengan Rp 505 per lembar.

Selama harga warrant masih terus menanjak, maka semakin besar ruang potential upside saham NASA untuk cenderung menguat.

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui saham mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami kinerja keuangan saham tersebut.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.205,01

Down- 0,89%
Up1,74%
Down- 0,12%
Up7,82%
Up19,69%
Up15,87%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.164,3

Down- 0,41%
Up2,34%
Up0,79%
Up7,74%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.195,82

Up0,05%
Up2,44%
Up0,93%
Up8,12%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.045,49

Down- 1,51%
Up2,95%
Down- 0,20%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua