Harga Emas Tembus Rekor US$4.500! Analis Prediksi Bisa Melonjak ke US$7.000 di 2030
Harga emas tembus US$4.500 per ons, melonjak 71% sepanjang 2025. Didorong suku bunga AS, geopolitik, dan aksi beli bank sentral. Target US$7.000 di 2030?

Harga emas tembus US$4.500 per ons, melonjak 71% sepanjang 2025. Didorong suku bunga AS, geopolitik, dan aksi beli bank sentral. Target US$7.000 di 2030?
Bareksa - Harga emas spot kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dengan menembus level psikologis US$4.500 per ons pada penutupan Selasa (23/12), tepatnya berada di US$4.503 dan sempat menyentuh US$4.510, menurut data Investing.
Pada Rabu pagi (24/12), reli harga emas spot berlanjut ke kisaran US$4.517 per ons. Sepanjang 2025, harga emas telah melonjak lebih dari 71%, menjadi kenaikan tahunan terbesar sejak 1979.
Grafik: Pergerakan Harga Emas
Sumber: Investing
Promo Terbaru di Bareksa
Kenapa Harga Emas Terus Naik?
Menurut laporan Reuters (23/12), lonjakan harga emas ditopang oleh ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat (AS), meningkatnya ketegangan geopolitik, serta kuatnya permintaan aset lindung nilai. Reli juga diperkuat oleh pembelian agresif bank sentral, arus masuk ETF emas, dan tren dedolarisasi global.
Data World Gold Council menunjukkan permintaan emas global mencapai 1.313 ton pada kuartal III 2025, tertinggi sepanjang sejarah, dengan China mencatatkan pembelian emas selama 13 bulan berturut-turut.
Apa Artinya bagi Investor?
Reli emas dinilai belum mencapai puncak. Mengutip Kitco News(23/12), CIO dan pendiri ByteTree Charlie Morris menilai emas masih berada dalam tren bullish jangka panjang.
Ia bahkan memproyeksikan harga emas dapat mencapai US$7.000 per troy ounce pada 2030, seiring naiknya ekspektasi inflasi jangka panjang di negara maju dari sekitar 2% ke 4% akibat defisit fiskal dan ekspansi likuiditas global.
Minimnya euforia dan masih rendahnya alokasi investor institusi justru dinilai menjadi sinyal bahwa ruang kenaikan emas masih terbuka.
FAQ Seputar Harga Emas
Kenapa emas naik tajam di 2025?
Karena kombinasi suku bunga AS berpotensi turun, geopolitik memanas, pembelian bank sentral, dan arus masuk ETF emas. (Reuters)
Q: Apakah harga emas sudah terlalu mahal?
Menurut analis global, reli emas belum euforia dan minat institusi masih relatif rendah. (Kitco News)
Benarkah emas bisa ke US$7.000?
Proyeksi tersebut disampaikan Charlie Morris (ByteTree) sejak 2020 dan kini dinilai semakin realistis seiring tren inflasi struktural. (Kitco News)
Bagaimana cara investor ritel berinvestasi emas?
Melalui emas fisik digital di Super App Investasi Bareksa, sesuai profil risiko.
Investasi di Aplikasi Jual - Beli Emas Terbaik - Bareksa
Bareksa merupakan pioneer aplikasi investasi emas yang praktis dan aman untuk membeli serta menyimpan emas secara digital. Kamu bisa memantau harga emas harian, melihat tren, dan menentukan waktu beli terbaik langsung dari aplikasi. Selain emas, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan saham, sehingga kamu bisa mengatur strategi investasi dalam satu super app berizin OJK sejak 2016.
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.209,11 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.186,2 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.156,68 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.055,03 | - | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.