BeritaArrow iconEmasArrow iconArtikel

Apa Faktor yang Memengaruhi Harga Emas Naik Turun?

Abdul Malik24 Desember 2025
Tags:
Apa Faktor yang Memengaruhi Harga Emas Naik Turun?
Ilustrasi gejolak harga emas yang naik turun akibat berbagai sentimen pasar. (Shutterstock)

Ada beberapa faktor terjadinya harga emas naik ataupun turun

Bareksa - Emas adalah salah satu instrumen investasi yang paling populer di Indonesia. Banyak orang memilih emas karena sifatnya yang tahan inflasi dan dianggap aman ketika kondisi ekonomi sedang tidak stabil. Namun harga emas tidak selalu bergerak naik; kadang bisa turun tajam dalam waktu singkat. Untuk memahami pergerakan tersebut, kamu perlu mengetahui faktor-faktor utama yang memengaruhi harga emas naik turun di pasar global.

1. Nilai Tukar Dolar AS

Dolar AS memiliki hubungan yang sangat kuat dengan harga emas. Ketika dolar menguat, emas sering kali melemah. Sebaliknya, saat dolar melemah, harga emas cenderung naik. Hal ini terjadi karena emas ditransaksikan dalam dolar di pasar internasional, sehingga fluktuasi kurs dolar langsung mempengaruhi nilai emas.

Bagi investor, mengikuti pergerakan indeks dolar dapat menjadi salah satu cara mengantisipasi arah harga emas ke depan.

Promo Terbaru di Bareksa

2. Kebijakan Suku Bunga Bank Sentral

Suku bunga acuan, terutama dari Bank Sentral AS, The Fed, menjadi salah satu penentu pergerakan harga emas. Saat suku bunga naik, instrumen seperti deposito atau obligasi menjadi lebih menarik sehingga minat terhadap emas menurun. Akibatnya, harga emas bisa melemah.

Sebaliknya, ketika suku bunga turun, emas lebih diminati karena dianggap menawarkan perlindungan nilai yang lebih baik dibanding instrumen berbunga rendah. Oleh karena itu, agenda rapat suku bunga bank sentral selalu menjadi perhatian besar investor emas.

3. Inflasi dan Stabilitas Ekonomi

Inflasi tinggi mendorong banyak investor membeli emas sebagai alat lindung nilai (hedging). Ketika inflasi meningkat, daya beli mata uang menurun sehingga permintaan emas naik dan harganya terdorong lebih tinggi.

Namun ketika inflasi stabil dan ekonomi berada dalam kondisi baik, investor cenderung memilih instrumen berisiko seperti saham. Pada periode ini, permintaan emas bisa turun dan harganya melemah.

4. Permintaan dan Penawaran Global

Faktor paling dasar dalam menentukan harga emas adalah keseimbangan antara permintaan dan penawaran. Jika produksi tambang emas turun, pasokan menjadi terbatas dan harga bisa naik. Sebaliknya, jika produksi tinggi sementara permintaan stagnan, harga cenderung turun.

Beberapa sektor yang paling banyak menyerap emas adalah:

  • Industri perhiasan
  • Bank sentral dunia
  • Investor ritel dan institusi
  • Industri teknologi tertentu

Memahami pola permintaan ini dapat membantu kamu memprediksi tren harga emas jangka panjang.

5. Sentimen Pasar dan Aktivitas Investor Besar

Harga emas juga sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar. Ketika terjadi krisis, konflik geopolitik, atau ketidakpastian ekonomi, investor global biasanya berburu emas sebagai aset aman. Lonjakan permintaan ini membuat harga emas naik dengan cepat.

Sebaliknya, ketika pasar saham sedang menguat dan investor optimistis, aliran dana kembali ke aset berisiko sehingga harga emas bisa turun. Aktivitas investor besar seperti bank sentral dan hedge fund turut mempercepat pergerakan harga karena volume transaksi mereka sangat besar.

6. Pergerakan Harga Minyak dan Komoditas Lain

Harga minyak dunia juga bisa memberi pengaruh tidak langsung terhadap emas. Ketika harga minyak naik, biaya produksi dan biaya hidup meningkat sehingga inflasi ikut terangkat. Kondisi ini mendorong permintaan emas sebagai aset lindung nilai.

Sebaliknya, saat harga minyak turun dan ekonomi melambat, permintaan emas dapat melemah.

Mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi harga emas membantu kamu mengambil keputusan lebih bijak. Kamu bisa mulai memantau berita ekonomi global, mengikuti data inflasi, hingga memperhatikan kebijakan suku bunga.

Untuk investor pemula, memulai dari ekosistem yang edukatif dan mudah dipahami sangat membantu. Platform seperti Bareksa menyediakan informasi pasar, pilihan instrumen investasi, dan edukasi yang relevan sehingga kamu bisa memahami cara kerja berbagai produk sebelum memperluas portofolio Kamu. Banyak investor memilih belajar dan membangun kebiasaan investasi di platform yang nyaman terlebih dahulu, termasuk ketika ingin berinvestasi emas digital atau instrumen pendukung lainnya.

Pergerakan harga emas dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari dolar AS, suku bunga, inflasi, hingga sentimen pasar global. Dengan memahami faktor-faktor tersebut, kamu bisa menentukan strategi investasi emas yang lebih tepat, baik baru mulai atau sudah berpengalaman.

Investasi di Aplikasi Jual - Beli Emas Terbaik - Bareksa

Bareksa merupakan pioneer aplikasi investasi emas yang praktis dan aman untuk membeli serta menyimpan emas secara digital. Kamu bisa memantau harga emas harian, melihat tren, dan menentukan waktu beli terbaik langsung dari aplikasi. Selain emas, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan saham, sehingga kamu bisa mengatur strategi investasi dalam satu super app berizin OJK sejak 2016.

Beli Emas di Sini

(Tubagus Imam Satrio/AM)

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.210,31

Up0,51%
Up4,92%
Up0,32%
Up9,65%
Up19,74%
Up11,44%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.188,85

Up0,45%
Up4,24%
Up0,34%
Up8,91%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.160,55

Up0,57%
Up4,44%
Up0,46%
Up8,88%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.053,01

Up0,57%
-
Up0,52%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua