BeritaArrow iconEmasArrow iconArtikel

Mantul, Harga Emas Hari Ini Kembali Naik

Martina Priyanti01 Februari 2024
Tags:
Mantul, Harga Emas Hari Ini Kembali Naik
Ilustrasi tumpukan emas batangan untuk menggambarkan investasi logam mulia atau emas. (Shutterstock)

Jajak pendapat terbaru Reuters memperkirakan harga logam mulia rata-rata US$2.053,5 per troy ons pada tahun ini

Bareksa.com - Harga emas hari ini, Kamis (1/2/2024) kembali naik harga baik di pasar spot dunia dan juga mayoritas harga emas di dalam negeri. Kenaikan harga emas di pasar spot dunia, terutama karena pasar masih menilai bahwa emas merupakan salah satu aset yang tepat sebagai safe haven terutama di tengah ancaman risiko geopolitik. Nah, bagi kamu yang merupakan investor emas pemula perlu mengetahui kalau harga emas di pasar spot dunia, ikut mempengaruhi harga emas di dalam negeri.

Harga Emas Hari Ini, Kamis (1/2/2024)

Emas

Harga Beli Emas Hari Ini

Emas spot

US$2.046,58 per troy ounce

Emas Treasury​

Rp1.070.731 per gram

Emas Pegadaian​

Rp1.065.000 per gram

Emas Indogold

Rp1.057.500 per gram

Emas Antam

Rp1.143.000 per gram

Sumber: Bareksa Emas per pukul 11.07 WIB, harga emas spot investing per pukul 11.07 WIB, logam mulia 08.30 WIB

Promo Terbaru di Bareksa

Harga Emas Hari Ini

Hari ini, Kamis (1/2/2024), seperti dilansir Investing, per pukul 11.07 WIB, harga emas di pasar spot tercatat US$2.046,58 per troy ons. Sebelumnya, pada kemarin, (31/1/2024), harga emas berada dikisaran US$2.034,37 per troy ons.

Kenaikan harga emas di pasar spot dunia pada pekan ini, diawali pada penutupan perdagangan Senin (29/1/2024) dan berlanjut pada kemarin, Selasa (20/1/2024). Dari sebelumnya US$2.031,58 per troy ons, menjadi harga emas berada pada posisi US$2.032,51 per troy ons.

Terkait harga emas di pasar spot dunia, terlebih bagi investor emas pemula, perlu mengetahui bahwa harga emas di pasar spot dunia, ikut mempengaruhi harga emas di dalam negeri. Nah, baik di pasar spot dunia maupun harga emas di dalam negeri, juga dipengaruhi oleh nilai tukar dolar AS terhadap mata uang lain misalnya dengan rupiah. Selain itu, harga emas juga dipengaruhi besaran penawaran dan permintaan. Makanya, saat harga emas emas dunia naik atau turun, kadang kala langsung diikuti oleh harga emas di dalam negeri.

Sebagai gambaran, kenaikan harga emas di pasar spot dunia juga diikuti dengan sejumlah emas fisik digital yang tersedia di fitur Bareksa Emas di Bareksa. Harga emas fisik digital Treasury di fitur Bareksa Emas, pada hari ini harganya naik Rp4.071 per gram dibandingkan harga kemarin menjadi Rp1.070.731 per gram. Kenaikan harga juga terjadi pada harga emas Pegadaian yang juga tersedia di fitur Bareksa Emas, hari ini berada pada posisi Rp1.065.000 per gram atau naik Rp2.000 per gram dibandingkan harga kemarin.

Namun demikian, naik turunnya harga emas pada saat ini tidak serta merta langsung diikuti harga emas di dalam negeri sekarang juga. Emas digital fisik Indogold yang juga tersedia di Bareksa Emas, pada hari ini bertahan pada harga Rp1.057.500 per gram. Sementara itu harga emas Aneka Tambang pada hari ini turun Rp1.000 per gram dibandingkan harga kemarin menjadi pada posisi Rp1.143.000 per gram.

Investasi Emas di Sini
Pendorong Kenaikan Harga Emas

Naiknya harga emas di pasar spot dunia pada hari ini, dinilai sejumlah kalangan menarik karena di tengah kebijakan bank sentral Amerika Serikat/AS atau The Federal Reserve (The Fed), seperti dilansir CNBC Indonesia, belum memberi sinyal pemangkasan suku bunga pada Maret mendatang. The Fed pada Kamis dini hari waktu Indonesia, memutuskan untuk menahan suku bunga di level 5,25%-5,50% untuk pertemuan keempat berturut-turut, sejalan dengan perkiraan para pelaku pasar.

Pada kemarin, penguatan harga emas di pasar spot terutama karena melemahnya nilai tukar dolar AS dan melandainya imbal hasil obligasi pemerintah AS atau kerap disebut US Treasury. Kedua faktor inilah yang juga turut mempengaruhi harga emas pada hari ini.

Tapi apa hubungannya emas dengan suku bunga AS? Melansir CNBC Indonesia, harga emas sangat sensitif terhadap pergerakan suku bunga AS. Kenaikan suku bunga AS akan membuat dolar AS dan imbal hasil US Treasury menguat. Kondisi ini tidak menguntungkan emas karena dolar yang menguat membuat emas sulit dibeli sehingga permintaan turun. Emas juga tidak menawarkan imbal hasil sehingga kenaikan imbal hasil US Treasury membuat emas kurang menarik.

Tapi, suku bunga yang lebih rendah akan membuat dolar AS dan imbal hasil US Treasury melemah, sehingga dapat menurunkan opportunity cost memegang emas. Sehingga emas menjadi lebih menarik untuk dikoleksi.

Investasi Emas di Sini
Prediksi Harga Emas 2024
Sementara itu melansir Kontan, jajak pendapat terbaru Reuters memperkirakan harga logam mulia rata-rata US$2.053,5 per troy ons pada tahun ini. John Reade, Ahli Strategi Pasar Dewan Emas Dunia atawa World Gold Council (WGC), pembelian emas oleh bank sentral diperkirakan akan melambat sekitar 200 ton pada 2024, tetapi tetap lebih tinggi dibandingkan sebelum 2022. Dia menyebut, prediksi ini adalah skenario konservatif dan permintaan dapat meningkat.

Selain pembelian emas oleh bank sentral, harga emas pada tahun ini juga disebut-sebut karena akan menguatnya harga emas jika dibandingkan dengan rata-rata 10 tahun karena faktor geopolitik dan ketidakpastian ekonomi.

Dewan Emas Dunia atawa World Gold Council (WGC) mengatakan, konflik yang sedang berlangsung, ketegangan perdagangan, dan lebih dari 60 pemilu yang berlangsung di seluruh dunia kemungkinan akan mendukung permintaan emas tahun ini. Hal tersebut juga mengompensasi potensi pukulan terhadap pembelian perhiasan di tengah tingginya harga dan perlambatan ekonomi.

Investasi Emas di Sini

Investasi Emas di Bareksa Emas

Menimbang potensi emas yang diprediksi semakin bersinar, saat harganya fluktuatif saat ini bisa jadi peluang menarik untuk mengakumulasi investasi. Salah satu cara mudah investasi emas adalah dengan memanfaatkan fitur Bareksa Emas yang tersedia di Bareksa.

Kamu bisa berinvestasi emas dari manapun dan kapanpun. Dalam menyediakan fitur Bareksa Emas, Bareksa bekerja sama dengan Pegadaian, Treasury, dan Indogold. Bareksa Emas sebagai alternatif pilihan investor untuk memiliki emas fisik yang bisa dibeli secara digital atau emas online.

Mitra pengelolaan emas di Bareksa Emas yaitu Treasury berlisensi sebagai pedagang emas digital dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan. Sementara Pegadaian juga memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Investasi emas secara online bukan berarti tidak ada wujudnya. Sekarang, setelah membeli emas digital Treasury di Bareksa Emas, Smart Investor juga bisa memiliki wujud fisiknya yang diantar langsung ke rumah dengan fitur Cetak Fisik.

Emas batangan yang tersedia di Bareksa Emas adalah emas murni dengan kadar 99,99%. Smart Investor dapat memilih emas Antam ataupun emas UBS untuk Tarik Fisik di Bareksa Emas.

Ayo investasi emas dan lakukan cetak fisik di Bareksa!

Investasi Emas di Sini

(Martina Priyanti)

***

Ingin investasi emas dan reksadana di Bareksa?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.314,62

Up0,74%
Up4,00%
Up0,02%
Up6,36%
Up19,84%
-

Capital Fixed Income Fund

1.760,38

Up0,56%
Up3,43%
Up0,02%
Up7,02%
Up18,00%
Up42,94%

STAR Stable Income Fund

1.911,44

Up0,52%
Up2,88%
Up0,02%
Up6,21%
Up31,34%
Up59,99%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.765,08

Up0,50%
Up3,61%
Up0,02%
Up5,37%
Up20,01%
Up48,78%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.038,61

Up0,45%
Up2,06%
Up0,02%
Up3,06%
Down- 0,64%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua