Suku Bunga AS Kembali Naik 0,75%, Harga Emas Hari Ini Melompat 1%

Harga emas melompat merespons pernyataan Jerome Powell ihwal potensi resesi AS
Abdul Malik • 22 Sep 2022
cover

Ilustrasi harga emas naik menyusul kenaikan suku bunga AS. (Shutterstock)

Bareksa.com - Harga emas global melompat lebih dari 1% sehari, merespons keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) yang kembali menaikkan suku bunga acuan 0,75% pada Rabu (21/9) waktu AS ke level ke level 3-3,25%. Lonjakan harga emas menyusul pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell tentang potensi resesi Negara Paman Sam akibat kenaikan agresif bunga acuan hinga 75 basis poin tiga kali beruntun. 

Harga emas berjangka Comex untuk pengiriman Desember hampir menembus US$1.700 per ounce, atau bertambah lebih dari US$20 sehari pada Rabu (21/9). Pada penutupan perdagangan, harga emas di level US$1.692 per ounce. 

Soal kenaikan agresif suku bunga acuan, Powell menyatakan periode pertumbuhan ekonomi di bawah tren sangat mungkin terjadi. “Ini adalah sesuatu yang perlu kita miliki bersama dengan kondisi pasar tenaga kerja yang lebih lembut,” katanya dilansir Kitco News (21/9).

“Tidak ada yang tahu apakah proses ini akan menyebabkan resesi atau seberapa signifikan resesi itu. Itu akan tergantung pada seberapa cepat tekanan harga turun dan apakah kita mendapatkan lebih banyak pasokan tenaga kerja," tambah Powell. "Peluang soft landing cenderung berkurang sejauh kebijakan harus lebih ketat," ungkapnya. 

Tetapi Powell juga menegaskan kegagalan untuk memulihkan stabilitas harga akan diterjemahkan menjadi kesakitan yang lebih besar di kemudian hari. Kesimpulan besar dari konferensi pers Powell ialah ekspektasi kenaikan tambahan suku bunga acuan The Fed 125 basis poin atau 1,25% hingga akhir tahun ini. 

Kenaikan itu diprediksikan 75 basis poin atau 0,75% pada November dan 50 basis poin atau 0,5% pada Desember 2022. Namun keputusan penaikan itu akan tergantung perkembangan data inflasi dan keputusan The Fed saat rapat demi rapat. 

"Kita harus memindahkan kebijakan ke tingkat yang cukup ketat yang akan menurunkan inflasi menjadi 2%," kata Powell.

Suku bunga acuan The Fed berpeluang naik jadi 4,4% pada akhir 2022 dan kemudian naik jadi 4,6% pada 2023 guna menekan lonjakan inflasi AS hingga sesuai target The Fed di kisaran 2%. 

Departemen Tenaga Kerja AS sebelumnya mengumumkan indeks harga konsumen (IHK) AS naik 8,3 persen secara tahunan pada Agustus 2022. Inflasi AS Agustus lebih rendah dari Juli 2022 yang mencapai 8,5 persen secara tahunan. 

Harga Emas Dalam Negeri Hari Ini

Adapun untuk harga emas dalam negeri menunjukkan kinerja beragam. Harga emas Pegadaian hari ini, Kamis (22/9/2022) di fitur Bareksa Emas naik Rp1.000 jadi Rp846.000 per gram dibandingkan Rabu yang seharga Rp845.000 per gram. 

Sedangkan harga beli emas Treasury hari ini, Kamis di Rp829.290 per gram, atau sedikit menurun dari Rabu di Rp830.794 per gram. 

Sumber : Bareksa

Menyusul pernyataan Powell soal potensi resesi AS, maka hal ini bisa jadi merupakan sentimen positif bagi harga emas. Dengan begitu, harga emas yang masih murah saat ini, bisa jadi peluang untuk membeli di harga rendah atau murah, untuk kemudian berpotensi mengalami kenaikan di masa mendatang. 

Promo Investasi Emas di Bareksa

Salah satu cara mudah investasi emas adalah dengan memanfaatkan fitur Bareksa Emas yang tersedia di Bareksa. Berinvestasi emas di Bareksa mudah karena semua serba online, dari mana saja dan kapan saja. Bareksa Emas menyambut mitra terbaru, yaitu Treasury sebagai alternatif pilihan investor untuk memiliki emas fisik yang bisa dibeli secara digital atau emas online

Emas Treasury menawarkan harga yang kompetitif, mudah dan aman. Treasury telah berlisensi sebagai Pedagang Emas Digital dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan. 

Smart Investor Bareksa bisa mulai berinvestasi Emas Treasury mulai dari nominal Rp50.000. Harga Emas Treasury lebih kompetitif, dengan update harga dua kali sehari. Selain itu, transaksi emas Treasury bisa mencapai hingga 10 kilogram per hari. 

Agar Smart Investor makin semangat investasi emas logam mulia, Bareksa dan Treasury juga menawarkan Promo Launching Bareksa Emas - Treasury berhadiah Emas Treasury senilai Rp50.000 untuk 500 orang pemenang. 

Caranya mudah, investor hanya perlu membeli Emas Treasury senilai minimal Rp500.000 dengan kode promo NEWTREASURE. Simak juga syarat dan ketentuannya berikut ini. 

Syarat dan Ketentuan Promo Launching Bareksa Emas - Treasury

1. Periode promo  21 September - 21 Oktober 2022
2. Berlaku khusus untuk pembelian Bareksa Emas TREASURY dengan metode pembayaran apa saja dengan memasukan kode promo NEWTREASURE
3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa
4. Investor dengan pembelian tercepat berhak memenangkan hadiah
5. Satu investor hanya berhak memenangkan satu jenis hadiah pada program promo dalam satu periode selama kuota tersedia
6. Bareksa akan mengumumkan pemenang pada tanggal 10 November 2022 melalui sosial media Bareksa dan email
7. Hadiah tidak dapat diuangkan dan dipindah tangankan
8. Keputusan Bareksa menentukan pemenang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
9. Seluruh pajak hadiah ditanggung Bareksa
10. Bareksa dapat membatalkan pemenang jika investor terbukti melakukan kecurangan, atau tidak dapat dihubungi.

Ayo segera investasi emasTreasury di Bareksa Emas, dapatkan cuan berlipat!

Baca juga Jelang Pertemuan Bank Sentral AS, Bagaimana Prospek Harga Emas?

(AM)

Investasi Sekarang

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.