BeritaArrow iconBerita Ekonomi TerkiniArrow iconArtikel

Suku Bunga Acuan BI Naik Lagi, Ini Tiga Besar Saham Paling Diburu Asing

Bareksa30 Mei 2018
Tags:
Suku Bunga Acuan BI Naik Lagi, Ini Tiga Besar Saham Paling Diburu Asing
Pekerja membersihkan layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Rabu (21/3). IHSG ditutup menguat 1,11 persen atau 69,25 poin ke level 6.312,83. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Melalui Rapat Dewan Gubernur BI, suku bunga acuan naik lagi 25 basis poin menjadi 4,75 persen

Bareksa.com - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan kembali menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 4,75 persen, hari ini (Rabu, 30 Mei 2018). Langkah ini pun dipercaya bisa menahan dana investor asing tetap berada di dalam negeri.

Lalu bagaimana pergerakan dana asing di pasar modal pasca penaikan bunga acuan ini?

Pantauan Bareksa hingga pukul 14:39 WIB, asing kembali mencatatkan net buy di Bursa Efek Indonesia. Jika pada perdagangan Senin, 28 Mei 2018 net buy asing mencapai Rp512,72 miliar, hingga berita ini ditulis hari ini catatan net buy asing baru mencapai Rp137,97 miliar.

Promo Terbaru di Bareksa

Dari catatan net buy asing itu, tiga besar saham yang paling banyak diminati asing antara lain PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Guyuran dana asing pun membuat tiga saham itu dalam posisi hijau.

Misalnya saja PTBA. Saham perusahaan tambang yang saat ini berada di bawah PT Inalum mencatat net buy asing Rp109,35 miliar. Atas catatan ini, saham PTBA dalam posisi naik 4,1 persen dari Rp3.660 menjadi Rp3.810.

Secara total, transaksi saham PTBA jelang pukul 15:00 WIB sudah mencapai Rp209,42 miliar yang terjadi atas volume 554.738 lot dengan frekuensi 4.929 kali.

Pergerakan Intraday Saham PTBA Hingga Pukul 14:46 WIB Perdagangan Rabu, 30 Mei 2018

Illustration

Sumber: Bareksa.com

Berada di bawah PTBA adalah saham BMRI. Saham bank pelat merah ini sudah mencatat net buy asing Rp87,15 miliar dan membuatnya naik 1,36 persen ke level Rp7.475 dari hari sebelumnya Rp7.375. Sebelum menguat, saham BMRI sempat turun hingga Rp7.175.

Secara total, transaksi saham BMRI mencapai 574.088 lot dengan frekuensi 9.485 kali bernilai Rp425,19 miliar.

Pada posisi tiga, saham BBCA menjadi yang paling banyak diburu asing. Nilainya telah mencapai Rp79,27 miliar dan membawa saham BBCA naik 0,22 persen ke level Rp22.900. Hingga pukul 14:50 WIB, saham BBCA ditransaksikan sebanyak 6.927 kali atas volume 117.519 lot dengan nilai Rp269,04 miliar. (hm)

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui saham mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami kinerja keuangan saham tersebut.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.330,84

Up0,38%
Up3,77%
Up0,04%
Up4,57%
Up18,78%
-

Capital Fixed Income Fund

1.784,99

Up0,56%
Up3,37%
Up0,03%
Up6,90%
Up17,11%
Up42,50%

I-Hajj Syariah Fund

4.849,34

Up0,58%
Up3,16%
Up0,03%
Up6,14%
Up21,95%
Up40,60%

Reksa Dana Syariah Syailendra OVO Bareksa Tunai Likuid

1.144,14

Up0,34%
Up2,74%
Up0,03%
Up4,96%
Up14,32%
-

STAR Stable Amanah Sukuk

Produk baru

1.043,45

Up0,53%
Up3,65%
Up0,03%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua