Rupiah Mendekati Nilai Tukar Terburuk dalam 6 Tahun Terakhir
Seharusnya, Indonesia bisa memanfaatkan pelemahan Rupiah yang terjadi untuk meningkatkan nilai ekspor

Seharusnya, Indonesia bisa memanfaatkan pelemahan Rupiah yang terjadi untuk meningkatkan nilai ekspor
Bareksa.com – Dalam delapan bulan terakhir, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah merosot 7,72 persen ke level 12.271, akibat belum membaiknya fundamental ekonomi Indonesia. Pelemahan ini bahkan mendekati level terburuknya dalam enam tahun terakhir, yakni pada level Rp12.330 per dolar AS, yang terjadi 24 November 2008 lalu.
Direktur Bahana TCW Investment Budi Hikmat kepada Bareksa.com mengatakan seharusnya Indonesia bisa memanfaatkan pelemahan rupiah yang sekarang terjadi untuk menggenjot nilai ekspornya.
“Kita belum bisa memanfaatkan kondisi ini, tercermin dari rilis data inflasi dan neraca perdagangan kemarin. Ekspor melemah, sedangkan inflasi malah lebih tinggi dari yang diduga.”
Promo Terbaru di Bareksa
Berdasarkan data neraca perdagangan bulan Oktober 2014, nilai ekspor Indonesia tercatat turun 2,23 persen menjadi $15,35 miliar dari tahun sebelumnya $15,94 miliar. Sementara, nilai impor malah mengalami kenaikan 1,2 persen menjadi $15,33 miliar.
Jika kondisi ini terus berlangsung, akan membahayakan perekonomian Indonesia. Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo telah memperkirakan tahun depan mata uang dolar AS akan menguat secara global seiring membaiknya perekonomian AS dan normalisasi suku bunga.
“Penguatan dolar AS akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan. Penguatan dolar tersebut akan berimbas pada pengetatan likuiditas di negara-negara emerging market,” ungkap Agus saat ditemui di sela kegiatan BI, Selasa 2 Desember 2014. (al)
Grafik. Pergerakan Nilai Tukar Rupiah
Sumber: Bareksa.com
Selengkapnya data dapat di akses pada : Analisa Pasar
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.210,58 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.190,48 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.162,65 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.048,49 | - | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
