Defisit Anggaran RAPBN 2015 Kisaran 1,7--2,5 Persen
Kebijakan defisit tahun 2015 bersifat ekspansif namun terukur.

Kebijakan defisit tahun 2015 bersifat ekspansif namun terukur.
Bareksa.com - Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan pemerintah akan menerapkan kebijakan fiskal ekspansif dan menetapkan defisit anggaran dalam RAPBN 2015 pada kisaran 1,7 persen hingga 2,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Dilansir dari ANTARA News, Chatib juga menyampaikan sejumlah asumsi makro antara lain, pertumbuhan ekonomi 5,5 persen--6,0 persen, laju inflasi 3,0 persen--5,0 persen, nilai tukar rupiah Rp11.500 per dolar AS-Rp12.000 per dolar AS dan suku bunga SPN 3 bulan 6,0 persen-6,5 persen.
Promo Terbaru di Bareksa
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.210,09 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.200,4 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.170,94 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.049,18 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

ST016
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ORI030
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang