Enam Cara Memutus Mata Rantai Generasi Sandwich

Memutus rantai sandwich generation bukan hal mudah, tapi kamu bisa melakukannya dengan perencanaan keuangan
Abdul Malik • 08 Jun 2022
cover

Ilustrasi generasi sandwich. (Shutterstock)

Bareksa.com - Tidak mudah memang terhimpit kebutuhan finansial diri sendiri dan juga orang tua serta anak. Alhasil, orang-orang yang berada di posisi ini sering disebut dengan sandwich generation. Masuk ke jajaran generasi sandwich generation memang tidak mudah untuk menjalaninya karena untuk mengatur keuangan karena menghidupi banyak orang bersamaan. Membayar kebutuhan seperti cicilan, biaya pendidikan anak, perawatan orang tua, kebutuhan pribadi, dan masih banyak lagi.

Menurut OCBC NISP, kamu yang menjadi generasi sandwich bisa saja stres ketika dihadapkan dengan kondisi seperti itu, selain karena beban finansial yang berat, juga harus menyeimbangkan peran untuk merawat orang tua dan juga anak.

Walaupun masuk ke dalam generasi sandwich sekarang ini, tentu kamu juga bisa memutus rantai generasi sandwich untuk masa depan anak-anak.

Berikut enam cara yang bisa dilakukan untuk memutus rantai generasi sandwich menurut OCBC NISP :

1. Kelola penghasilan dengan bijak

Kamu bisa memakai rumus 50/30/20 atau 40/30/20/10 untuk mengelola gaji. Dengan menggunakan rumus ini, kamu bisa membagi penghasilan kamu menjadi 50 persen untuk kebutuhan seperti bayar cicilan, tagihan, belanja bulanan dan lainnya. Kemudian 30 persennya kamu bisa masukan ke bagian untuk hiburan dan keinginan. Sisanya 10 persen untuk ditabung.

Atau dengan menerapkan rumus 40/30/20/10. Kamu bisa atur 40 persen untuk kebutuhan, 30 persen untuk kewajiban, 20 persen untuk di tabung, dan 10 persen untuk berdonasi atau kebaikan lain.

2. Miliki catatan keuangan

Mencatat arus kas keluar masuknya uang merupakan cara yang sangat penting. Hal itu dapat membantu kamu untuk mengetahui pergerakan keuangan kamu setiap bulannya. Dengan begitu, kamu bisa menentukan rencana keuangan untuk bulan ini dan bulan berikutnya dengan baik.

3. Menambah sumber penghasilan

Untuk memperbaiki kondisi keuangan, kamu juga bisa menambah sumber penghasilan kamu dengan cara menyiapkan pasif income di luar active income misalnya dengan berinvestasi, menyewakan properti, kemitraan dan lainnya.

Dengan bertambahnya penghasilan, kamu akan lebih mudah untuk mengatur arus keuangan sesuai rumus di atas.

4. Menyiapkan program pensiun

Hal ini adalah hal yang penting untuk memutus rantai generasi sandwich. Kamu bisa menyisihkan sebagian dari penghasilan kamu agar bisa diinvestasikan untuk dana pensiun.

Jika kamu rutin untuk menginvestasikan penghasilan untuk dana pensiun, ketika kamu nanti pensiun tidak membebani anak-anak Anda yang sudah beranjak dewasa.

5. Punya asuransi kesehatan

Dengan mempunyai asuransi kesehatan, biaya pengobatan bisa ditanggungkan oleh asuransi sesuai dengan kontrak dan kesepakatan bersama. Jadi kamu tidak akan memerlukan biaya besar ketika harus berobat.

6. Berbicara dengan keluarga

Membicarakan soal keuangan ke anggota keluarga mungkin tidak biasa bagi sebagian orang karena takut berakhir canggung. Tapi hal itu harus dilakukan agar tidak memberatkan kamu dan terus menjadi generasi sandwich.

Kamu harus bisa jujur tentang kemampuan finansial kamu, agar keluarga kamu sendiri tidak terlalu memberatkan dalam sisi finansial. Agar orang tua kamu mengerti tentang kondisi finansial kamu dan akhirnya tidak memaksakan kamu untuk membiayai mereka.

Memutus rantai sandwich generation memang bukan hal yang mudah, tapi kamu akan perlahan bisa memutus rantai tersebut dengan perencanaan keuangan yang baik. Saat ini jenis investasi sudah semakin berkembang, kamu bisa dengan mudah memilih produk mana yang cocok untuk kamu dan tentu saja menanamkan kedisplinan dan diversifikasi investasi.

Diversifikasi Investasi

"Saat ini, menabung secara tradisional tidak cukup. Tabungan harus ditransformasikan agar dapat memberikan hasil yang optimal dan hal ini dapat dilakukan dengan melakukan diversifikasi tabungan dengan menempatkan dana tabungan di berbagai instrumen keuangan yang terjangkau sesuai dengan risiko profil yang dimiliki," ujar Juky Mariska, Wealth Management Head Bank OCBC NISP.

Menurutnya diversifikasi investasi sangat penting untuk mengoptimalkan keuntungan. Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko dan tingkat keuntungan yang berbeda, sehingga dengan menyebarkan penempatan dana kamu di beberapa instrumen investasi, nantinya akan mendapatkan cuan yang optimal dengan risiko yang sesuai dengan kamu.

Untuk dapat secara efektif melakukan diversifikasi investasi, ada baiknya harus membekali diri dengan pemahaman yang tepat dan menyeluruh soal kondisi keuangan kamu. Untuk memulai, kamu harus dapat memahami kondisi keuangan kamu dan bila merasa membutuhkan bisa melakukan asesmen secara independen dan selalu bersemangat untuk mengikuti kelas keuangan.

Menjadi generasi sandwich memang berat, kamu bisa memikul beban tanggungjawab 2 hingga 3 kali lebih berat dari pada orang lain. Nah, dengan adanya tips di atas kamu bisa mulai melakukannya sedari sekarang, agar kamu bisa memutus rantai generasi sandwich dan juga kamu akan merasa lebih bahagia ketika sudah tua nanti.

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.