Sentimen Penurunan Bursa Saham AS dan Harga Minyak, IHSG Hari Ini Rawan Koreksi
Kemarin IHSG menguat 0,68 persen di level 6.598

Kemarin IHSG menguat 0,68 persen di level 6.598
Bareksa.com - Pada perdagangan Selasa 27 Februari 2018, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,68 persen di level 6.598,93. Volume perdagangan mencapai 20,53 miliar saham dengan nilai transaksi Rp9,09 triliun. Sebanyak 174 saham mengalami kenaikan,185 saham mengalami penurunan, serta 126 saham tidak mengalami perubahan harga. Investor asing tercatat melakukan nett buy pada perdagangan kemarin senilai Rp385,56 miliar.
Secara sektoral, mayoritas sektor berakhir di zona hijau pada perdagangan kemarin dengan kenaikan tertinggi terjadi di sektor industri dasar (1,56 persen), kemudian sektor manufaktur (1,30 persen), dan konsumer (1,29 persen).
Sementara itu terdapat tiga sektor berakhir di zona merah yaitu sektor pertanian (-1,23 persen), infrastruktur (-0,26 persen), dan pertambangan (-0,06 persen).
Promo Terbaru di Bareksa
Beberapa saham yang menopang kenaikan IHSG pada perdagangan kemarin antara lain :
• PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP) : 3,71 persen
• PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) : 9,25 persen
• PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) : 1,5 persen
• PT Astra International Tbk (ASII) : 1,23 persen
• PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) : 0,8 persen
Analisis Teknikal IHSG

Sumber : Bareksa
Menurut analisis Bareksa, secara teknikal pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin membentuk bullish harami yang menggambarkan indeks bergerak positif namun masih berada dalam rentang yang relatif terbatas.
Secara intraday, pergerakan indeks terlihat cukup tertekan pada awal perdagangan meskipun masih berada dalam zona hijau. Memasuki sesi kedua, indeks perlahan mulai bergerak naik dan terjadi lonjakan saat sesi pre close yang mendorong indeks dari level 6.573 ke level 6.599.
Selain itu, penutupan indeks terlihat masih berada di bawah garis MA 20 yang menandakan indeks belum keluar dari fase pelemahannya. Namun relative strength index (RSI) mulai mencoba bergerak naik di sekitar area netral level 55.
Dilihat dari sudut teknikal, pada hari ini IHSG berpotensi bergerak melemah. Kondisi bursa saham Amerika Serikat (AS) yang pagi ini ditutup terkoreksi dengan indeks Dow Jones melemah 1,16 persen, S&P500 (-1,27 persen), dan Nasdaq (-1,23 persen) berpotensi menjadi katalis negatif untuk pergerakan indeks pada hari ini.
Selainitu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga ditutup terkoreksi 1,72 persen dapat menjadi sentimen negatif tambahan khususnya terhadap saham berbasis komoditas pertambangan.
Imbal hasil obligasi 10 tahun AS terpantau kembali naik ke level 2,9 persen yang menandakan adanya penurunan harga obligasi. (AM)
DISCLAIMER
Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui saham mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami kinerja keuangan saham tersebut.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.210,41 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.168,88 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.204,49 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.023,9 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.



