BeritaArrow iconEmasArrow iconArtikel

Harga Emas Hari Ini Turun, Begini Potensi Investasi Logam Mulia

Hanum Kusuma Dewi07 November 2023
Tags:
Harga Emas Hari Ini Turun, Begini Potensi Investasi Logam Mulia
Ilustrasi emas logam mulia menjadi penyeimbang portofolio investasi yang digambarkan dengan emas batangan di atas timbangan. (Shutterstock)

Penurunan harga emas bisa jadi kesempatan berinvestasi logam mulia terlebih untuk tujuan investasi jangka panjang

Bareksa.com - Harga emas hari ini, Selasa (7/11/2023) baik di pasar dunia maupun di dalam negeri, kompak turun. Investor menilai dampak ketegangan geopolitik yang tengah terjadi di Timur Tengah, berkurang dampaknya kepada emas meski harganya tetap memiliki potensi untuk tujuan jangka panjang.

Harga Emas Hari Ini, Selasa (7/11/2023)

Emas

Harga Beli Emas Hari Ini

Emas Comex

US$1.971,24 per troy ounce

Emas Treasury​

Rp1.021.244 per gram

Emas Pegadaian​

Rp1.006.000 per gram

Emas Indogold

Rp1.003.500 per gram

Emas Antam

Rp1.111.000 per gram

Sumber: Investing (13.55 WIB), Antam (08.30 WIB), dan Bareksa Emas

Promo Terbaru di Bareksa

Harga emas pada awal pekan ini, seperti dilansir Treasury, bergerak melandai karena faktor ketegangan geopolitik sudah memudar. Pelaku pasar melihat belum ada potensi jika ketegangan geopolitik akan meluas sehingga tak menganggap emas faktor penting safe haven.

Saat bersamaan, pada saat ini pelaku pasar juga menunggu pidato penting Chairman bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell. Pidato Powell diharapkan bisa memberi sinyal kepada pelaku emas mengenai arah kebijakan The Fed.

Harga emas di pasar spot pada perdagangan kemarin, Senin (6/11/2023) ditutup di posisi US$1.977,66 per troy ons, jatuh 0,73%. Pelemahan ini memutus tren positif emas yang terjadi pada dua hari perdagangan sebelumnya.

Pelemahan berlanjut pada hari ini. Pada perdagangan Selasa (7/11/2023) pukul 05:40 WIB, harga emas ada di posisi US$1.976,72 per troy ons, melandai 0,05%. Sementara per pukul 13.55 WIB seperti dilansir Investing, harganya tercatat US$1.971,24 per troy ons. Pelemahan emas termasuk sangat cepat mengingat sang logam mulia masih menembus US$1.992 pada Jumat pekan lalu.

Melansir laman Treasury, harga emas sempat mengalami tren kenaikan ketika ketegangan geopolitik di Timur Tengah mencuat di awal Oktober 2023. Logam mulia naik lebih dari 7%, pada bulan lalu karena konflik di Timur Tengah tersebut mendorong investor beralih ke aset yang aman atau safe haven.

Namun kini pelaku pasar mulai beralih ke aset berisiko dan mengurangi minatnya terhadap emas. Indeks-indeks utama Wall Street sempat naik tipis, meski pada akhirnya berubah negatif.

Pelaku pasar tengah menanti pidato setidaknya 9 anggota The Fed pada pekan ini. Pidato tersebut akan menjadi gambaran terhadap keputusan suku bunga ke depan. Jika The Fed akan kembali hawkish maka harga emas bisa melemah demikian juga sebaliknya.

Para investor memperkirakan 90% kemungkinan The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada Desember 2023, menurut alat pengukur CME FedWatch. Artinya, hingga akhir tahun suku bunga masih berada di level 5,25%-5,50%.

Lebih lanjut seperti dilansir Treasury, emas sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS karena meningkatkan opportunity cost memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil. Harga beli emas dapat bergerak secara berkelanjutan di atas US$2.000 per troy ons, mungkin diperlukan sinyal yang lebih jelas dari The Fed bahwa pemotongan suku bunga akan dilakukan, dan kembalinya investor ke exchange-traded-funds (ETF).

Turunnya harga emas disebabkan karena rebound-nya yield obligasi treasury AS jangka panjang, sentimen pasar yang mulai mencari risiko (risk-on) dan pertaruhan akan netralnya Federal Reserve AS mengakhiri tahun ini. Yield obligasi treasury AS benchmark 10 tahun naik ke 4,6% pada hari Senin meskipun resiko turun tetap tinggi karena ekspektasi bahwa the Fed sudah selesai dengan kenaikan tingkat bunganya.

Harga Emas Dalam Negeri

Bagi Kamu yang merupakan investor pemula, perlu mengetahui bahwa harga emas di pasar dunia menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi harga emas di dalam negeri. Naik turunnya harga emas di pasar dunia biasanya diikuti oleh harga di dalam negeri, meskipun terkadang ada jeda.

Emas Antam yang tiap harinya diumumkan pada pukul 08.30 WIB, pada hari ini turun Rp12 ribu per gram dibandingkan harga kemarin, menjadi Rp1.111.000 per gram. Harga emas Pegadaian yang tersedia dalam fitur Bareksa Emas, juga turun yakni sekitar Rp11 ribu per gram menjadi Rp1.006.000 per gram.

Kemudian, harga emas Treasury di Bareksa Emas, turun Rp624 per gram menjadi Rp1.021.868 per gram, serta emas Indogold yang juga tersedia di Bareksa Emas, turun Rp6.000 per gram menjadi Rp1.003.500 per gram.

Beli Emas di Sini

Waktu Tepat Jual Beli Emas

Apakah saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membeli emas? Bagi investor yang jeli dan memiliki target investasi jangka panjang, maka penurunan harga bisa jadi kesempatan untuk membeli emas di harga murah.

Meski begitu, sejatinya waktu terbaik untuk membeli emas adalah ketika Kamu memiliki dana untuk investasi emas. Selain itu, Kamu juga perlu yakni bahwa investasi emas sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuanganmu.

Sementara untuk menjual emas, hal itu kembali kepada kebutuhanmu apakah saat ini sedang membutuhkan dana tambahan atau ada alasannya lainnya. Karena itu, Kamu perlu pertimbangan yang jeli sebelum memutuskan untuk menjual kepemilikan logam mulia.

Dilansir laman Galeri24 dan sumber lainnya, berikut tips membeli atau menjual emas dengan bijak dan tepat.

Beli Emas di Sini

Membeli Emas

Harga emas dipengaruhi banyak hal, salah satunya kondisi sosial dan politik berbagai negara. Logam mulia merupakan aset yang aman dan stabil, banyak investor yang berburu emas untuk menyelamatkan ‘uang’ mereka. Makanya ketika krisis terjadi, harga emas justru akan naik.

Contohnya ketika pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia. Alih-alih turun, harga emas dunia justru menunjukkan tren naik. Demikian juga ketika terjadi ketegangan antara Rusia dan Ukraina.

Meski naik turun, harga emas bisa dibilang kenaikannya konsisten. Karena itu, ketika diprediksi akan terjadi krisis dunia, maka Kamu bisa segera membeli emas, namun dengan catatan Kamu haru memantau harga emas terbaru.

Konon, ketika rupiah menguat, harga emas cenderung turun (meskipun harga global tetap). Sebaliknya ketika rupiah melemah, maka harga emas akan naik. Nah, di saat rupiah turun, itulah waktu yang tepat untuk membeli emas. Makanya, memantau pergerakan rupiah dan harga emas harus rutin, agar kamu tahu kapan momen yang pas untuk membeli emas logam mulia.

Beli Emas di Sini

Menjual Emas

Melihat perkembangan harga emas juga bisa menjadi langkah yang bijak jika ingin menjualnya, agar mendapat banyak keuntungan. Apalagi, emas bersifat likuid atau mudah dicairkan menjadi uang, jadi kapanpun bisa dijual.

Saat Kamu butuh uang cepat, mencairkan emas merupakan pilihan tepat. Sehingga jika ditanya kapan waktu yang tepat menjual emas, maka jawabannya adalah ketika Kamu memang membutuhkan uang dalam waktu cepat.

Tidak seperti jenis investasi lain, emas tak menjanjikan keuntungan besar dalam waktu cepat. Investasi emas akan terasa bila untuk tujuan jangka panjang, setidaknya 5 sampai 10 tahun.

Jika memang Kamu sudah menyimpan emas dalam waktu lama, maka itu waktu yang tepat untuk menjualnya. Cobalah tunggu momen di mana harga emas sedang naik, kemudian lekas jual.

Tapi pada dasarnya Kamu bisa menjual kapan saja, jika memang membutuhkan uang untuk banyak keperluan. Apalagi bila kebutuhan itu sifatnya mendesak dan darurat.

Beli Emas di Sini

Investasi Emas di Bareksa Emas

Salah satu cara mudah investasi emas adalah dengan memanfaatkan fitur Bareksa Emas yang tersedia di Bareksa. Kamu bisa berinvestasi emas dari manapun dan kapanpun.

Dalam menyediakan fitur Bareksa Emas, Bareksa bekerja sama dengan Pegadaian, Treasury, dan Indogold. Bareksa Emas sebagai alternatif pilihan investor untuk memiliki emas fisik yang bisa dibeli secara digital atau emas online.

Mitra pengelolaan emas di Bareksa Emas yaitu Treasury berlisensi sebagai pedagang emas digital dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan. Sementara Pegadaian juga memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Investasi emas secara online bukan berarti tidak ada wujudnya. Sekarang, setelah membeli emas digital Treasury di Bareksa Emas, Smart Investor juga bisa memiliki wujud fisiknya yang diantar langsung ke rumah dengan fitur Cetak Fisik.

Emas batangan yang tersedia di Bareksa Emas adalah emas murni dengan kadar 99,99%. Smart Investor dapat memilih emas Antam ataupun emas UBS untuk Tarik Fisik di Bareksa Emas.

Ayo investasi emas dan lakukan cetak fisik di Bareksa!

Beli Emas di Sini

(Martina Priyanti/hm)

***

Ingin investasi emas dan reksadana di Bareksa?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Capital Fixed Income Fund

1.747,02

Up0,57%
Up3,50%
Up0,01%
Up7,36%
Up17,13%
Up44,26%

STAR Stable Income Fund

1.897,81

Up0,48%
Up2,83%
Up0,01%
Up6,41%
Up29,62%
Up63,23%

I-Hajj Syariah Fund

4.751,23

Up0,52%
Up2,77%
Up0,01%
Up6,49%
Up22,15%
Up40,59%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.752,61

Up0,52%
Up2,11%
Up0,01%
Up5,46%
Up20,35%
Up50,55%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.033,69

Up0,58%
Up1,57%
Up0,01%
Up2,39%
Down- 3,60%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua