Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar Raih Return 8,5% YtD, Apa Rahasianya?
Dana Kelolaan Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS di rangking ketiga terbesar yakni Rp6,05 triliun

Dana Kelolaan Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS di rangking ketiga terbesar yakni Rp6,05 triliun
Bareksa.com - Reksadana Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS besutan PT Manulife Asset Management Indonesia membukukan kinerja yang cukup signifikan sejak peluncurannya pada 15 Februari 2016. Bahkan imbal hasil (return) reksadana ini berada di atas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) apabila dibandingkan akhir 2018.
Berdasarkan data Bareksa, Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS membukukan imbal hasil 8,55 persen secara year to date (ytd) dan 7,87 persen dalam 1 bulan. Meski, apabila dibandingkan secara year on year (yoy), imbal hasil reksadana syariah ini masih minus 8,32 persen.
Grafis Return Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS
Promo Terbaru di Bareksa

Sumber : Bareksa
Return Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS ini juga lebih tinggi apabila dibandingkan dengan jenis reksadana saham syariah yang lain, yaitu Simas Syariah Global yang merupakan pendatang baru di reksadana saham syariah.
Simas Syariah Global membukukan return 0,25 persen secara year to date dan 0,13 persen secara bulanan.
Return Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS dan Simas Syariah Global

Sumber : Bareksa
NAB Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS

Hal yang mendasari tingginya return reksadana Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS secara year to date didasari oleh kebijakan investasinya yang menempatkan hingga 80 persen di instrumen efek syariah bersifat ekuitas dan hingga 20 persen di instrumen berpendapatan atau instrumen pasar uang syariah.
Selain itu, disebabkan pula oleh pergerakan nilai tukar rupiah yang terus menurun sejak akhir Desember 2018 hingga saat ini.

Perkembangan imbal hasil Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS juga sejalan dengan perkembangan dana kelolaannya.
Pada Januari 2019, reksadana syariah ini membukukan dana kelolaan US$430,3 juta atau sekitar Rp 6,05 triliun, meningkat dibandingkan Januari 2018 yang mencapai US$ 259,22 juta.
Dana kelolaan ini juga meningkat dibandingkan sejak peluncuran pada Februari 2016 yang mencapai US$ 5 juta. Pencapaian dana kelolaan ini juga membuat Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS menempati posisi ketiga diantara produk reksadana lainnya pada Januari 2019.
Per Desember 2018, Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS menggenggam investasi di BHP Group Ltd, China Mobile Ltd, Rio Tinto Ltd, Samsung Electronics Co Ltd, dan Taiwan Semiconductor Manufactur Ltd.
Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.
Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.
Simak ulasan tips untuk memaksimalkan keuntungan berinvestasi di reksadana : Tips Menabung di Reksadana Agar Tujuan Investasi Dapat Tercapai
(AM)
***
Ingin berinvestasi di reksadana?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS
DISCLAIMER
Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.205,01 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.164,3 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.195,82 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.045,49 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
