Menguat 3,88 Persen, Ini Analisa Teknikal Saham ADRO

Bareksa • 22 Dec 2017

an image
Pemindahan batubara ke kapal Tongkang (Adaro.com)

Saham ADRO ditransaksikan sebanyak 4.014 kali dengan nilai transaksi perdagangan mencapai Rp114,54 miliar

Bareksa.com - Harga saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) pada perdagangan Kamis, 21 Desember 2017, ditutup menguat 3,88 persen ke level Rp1.870 per saham. Saham ADRO ditransaksikan sebanyak 4.014 kali dengan nilai transaksi perdagangan mencapai Rp114,54 miliar.

Berdasarkan aktivitas broker summary, anggota bursa yang menempati jajaran top buyer saham ADRO antara lain Deutsche Sekuritas (DB) dengan nilai pembelian Rp26,49 miliar, kemudian Mandiri Sekuritas (CC) Rp21,9 miliar, dan Ciptadana Sekuritas (KI) Rp7,04 miliar. (Baca : Berita Hari Ini : ADRO Bagikan Dividen Interim, Perdagangan HMETD Medco Selesai)

Analisis Teknikal ADRO

Sumber : Bareksa

Menurut analisis Bareksa, secara teknikal candle saham ADRO pada perdagangan kemarin membentuk bullish candle disertai short upper shadow. Kondisi tersebut menggambarkan saham ini dari awal hingga akhir perdagangan terus bergerak dalam zona positif hingga berhasil di tutup satu tick di bawah level tertingginya. (Lihat : Melonjak 5,84 Persen, Ini Analisa Teknikal Saham ADRO)

Indikator volume terlihat mengalami lonjakan dalam tiga hari terakhir mengindikasikan adanya akumulasi pembelian yang cukup masif pada saham ini. Selain itu, secara foreign flow investor asing juga tercatat melakukan net buy senilai Rp39,21 miliar.

Indikator moving average, saham TLKM terlihat masih bergerak naik menjaga momentum uptrend jangka pendek saham ADRO dengan target resisten terdekat di level Rp1.935 per saham. (Baca : ADRO Ditutup Naik 3,49 Persen, Ini Analisa Fundamental dan Teknikal Saham Adaro)

Indikator relative strength index (RSI) terlihat kembali bergerak naik dan saat ini berada di level 60 atau masih cukup jauh dari area overbought (jenuh beli) di level 80 menandakan sinyal kenaikan saham ini masih cukup kuat. (Lihat : Dijual Sandiaga Uno Melalui Saratoga, Saham ADRO Turun 4,21%)

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui saham mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami kinerja keuangan saham tersebut