INFOGRAFIK: Strategi Semen Indonesia di Tengah Kondisi Oversupply
Kompetisi di industri semen semakin meningkat

Kompetisi di industri semen semakin meningkat
Bareksa.com – Sekitar Rp387 Triliun akan dianggarkan untuk infrastruktur dalam RAPBN 2017. Angka ini melesat lima kali lipat dibandingkan anggaran tahun 2010 yang hanya Rp86 triliun, sehingga mendorong minat investor berinvestasi di industri semen. Akibatnya persaingan di industri ini semakin tinggi.
Oleh karena itu, Semen Indonesia yang merupakan perusahaan BUMN dan market leader harus terus meningkatkan competitive advantage, salah satunya dengan membangun pabrik baru. Untuk mengamankan posisi dan daya saing di regional, Semen Indonesia juga berekspansi ke luar negeri.
Semen Indonesia saat ini mempunyai pabrik di 4 lokasi yang sudah beroperasi. Semen Indonesia juga sedang membangun pabrik di tiga lokasi baru yakni Rembang, Indarung IV dan Pidie. Pabrik di Rembang dan Indarung IV sudah masuk tahap penyelesaian, sementara di Aceh baru memulai tahap pembangunan. Semen Indonesia pun berencana berinvestasi di Kupang.
Promo Terbaru di Bareksa
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.210,41 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.168,88 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.204,49 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.023,9 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.



